Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

THE INFLUENCE OF SELF-EFFICACY, EMPLOYEE BEHAVIOR, AND INTERNAL COMMUNICATION ON ORGANIZATIONAL CULTURE THROUGH THE PERFORMANCE OF THE MINISTRY OF MARINE AFFAIRS AND FISHERIES Widya Dini, Winda; Madiistriyatno, Harries; Taufiq, Kemal
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jmbo.v4i1.389

Abstract

This study aims to analyze the influence of self-efficacy, employee behavior, and internal communication on organizational culture and employee performance at the Ministry of Marine Affairs and Fisheries. In addition, the study also examines the effect of organizational culture on performance. The research population consists of 18,120 employees, with a sample of 100 respondents determined using a probability sampling technique with the simple random sampling method, based on the Slovin formula. Data were collected through questionnaires and observations. This study employed a descriptive quantitative approach, with data analysis conducted using the SmartPLS 3.0 application. The results of the study indicate that self-efficacy, employee behavior, and internal communication have a positive and significant influence on organizational culture. These three variables also show a positive and significant impact on employee performance. Furthermore, organizational culture is proven to have a positive and significant effect on performance. These findings suggest that improvements in self-efficacy, positive employee behavior, and effective internal communication can strengthen organizational culture and directly contribute to enhancing employee performance within the Ministry of Marine Affairs and Fisheries.
Konsep Butterfly Effect Dalam Pengaruh Emosi Kontrol Generasi Zoomer Dan Hasil Masa Depan Mereka Dini, Winda Widya; adiastari, Mirza R; Raditantri, Risti; Sanjaya, Rendi David
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15246

Abstract

The “butterfly effect” refers to a concept in chaos theory, where small events can have significant, large-scale consequences. It is described that an action or decision that seems small will have very different consequences. As a generation of Zoomers who we know are emotionally unstable, will the butterfly effect affect their life goals? Because without realizing it, small things done without careful thought will have questionable impacts in the future. Common sense cannot predict this concept, but the butterfly effect often brings delayed regret for someone who has unknowingly fallen into this concept. Unstable emotional control often provides short-lived choices based only on momentary ego, so it can be expected that these choices will lead to undesirable results.
THE EFFECT OF CURRENT RATIO AND DEBT TO ASSET RATIO ON RETURN ON ASSET AT PT SEPATU BATA TBK 2014–2023 Rina, Nova; Daud Ibrahim, Marwah; Widya Dini, Winda
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64626/jmbo.v4i2.562

Abstract

This study aims to determine the effect of the Current Ratio (CR) and Debt to Asset Ratio (DAR) on Return on Assets (ROA) at PT Sepatu Bata Tbk for the period 2014–2023. This study uses a quantitative approach with an associative type. The data used are secondary data in the form of the company's annual financial reports, which were analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS version 27. The t-test results indicate that the Current Ratio has a positive and significant effect on Return on Assets, while the Debt to Asset Ratio has a significant negative effect. However, the F-test indicates that the Current Ratio and Debt to Asset Ratio simultaneously have a significant effect on Return on Assets. The coefficient of determination (R²) value of 0.613 indicates that 61.3% of the variation in ROA can be explained by the two independent variables. Based on these findings, it is recommended that management pay more attention to liquidity management and the company's funding structure. This study also contributes to academics and practitioners in understanding the relationship between financial ratios and profitability
PENGARUH SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI ERA DIGITAL Sofyan Hapendi; Winda Widya Dini; Okto Kurnia; Nova Rina
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64626/jmbo.v5i1.661

Abstract

Dalam era digital, transformasi teknologi informasi telah mempengaruhi praktik manajemen sumber daya manusia (SDM) dan kinerja karyawan secara signifikan. Meskipun banyak Penelitian menunjukkan hubungan positif antara sistem informasi SDM dan kinerja, belum banyak yang mengintegrasikan pendekatan multidisipliner yang menggabungkan aspek teknis dan manajerial secara empiris di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh penggunaan dan kualitas Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM) terhadap kinerja karyawan di organisasi Indonesia, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan model Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Sampel terdiri dari 350 karyawan dari berbagai sektor organisasi, yang diambil melalui stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur variabel kualitas SISDM, tingkat adopsi, kepuasan pengguna, dan kinerja karyawan, serta dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan pengujian model struktural. Hasil menunjukkan bahwa kualitas SISDM secara signifikan mempengaruhi kinerja karyawan (β = 0,45, p < 0,001), dengan pengaruh mediasi melalui tingkat adopsi dan kepuasan pengguna. Secara khusus, peningkatan kualitas fitur sistem dan integrasi data meningkatkan efisiensi proses SDM dan motivasi kerja, yang berdampak positif terhadap kinerja individu dan tim. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi SISDM yang berkualitas tinggi dapat meningkatkan kinerja karyawan secara signifikan di Indonesia. Kontribusi utama Penelitian ini adalah pengembangan model empiris yang menggabungkan aspek teknis dan manajerial, serta memberikan rekomendasi strategis bagi organisasi untuk memaksimalkan manfaat teknologi dalam meningkatkan kinerja SDM di era digital.
Penerapan Metode Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Sosial untuk Meningkatkan Kemampuan Branding UMKM pada Mahasiswa Mata Kuliah Teknologi Sosial Media Winda Widya Dini; Rizky Widya Ariksa
Indo Green Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i1.166

Abstract

Pembelajaran dalam mata kuliah Teknologi Media Sosial masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam branding UMKM secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan branding UMKM siswa melalui penerapan metode Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (CAR) dengan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah yang terintegrasi dengan pemanfaatan platform media sosial sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengembangkan strategi branding, membuat konten kreatif, dan mengelola media sosial UMKM secara efektif. Selain itu, keterlibatan dan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran juga meningkat secara signifikan. Mahasiswa mampu menerapkan konsep pemasaran digital secara lebih kontekstual dan praktis. Diskusi menunjukkan bahwa penggunaan PBL yang didukung oleh media sosial dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Integrasi teknologi media sosial juga memperkuat keterampilan mahasiswa dalam menghadapi tantangan digital marketing. Kesimpulannya, penerapan metode PBL yang didukung oleh media sosial efektif dalam meningkatkan keterampilan branding UMKM mahasiswa dan berdampak positif pada kesiapan mereka terhadap tenaga kerja digital.
Penerapan Metode Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Sosial untuk Meningkatkan Kemampuan Branding UMKM pada Mahasiswa Mata Kuliah Teknologi Sosial Media Winda Widya Dini; Rizky Widya Ariksa
Indo Green Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i1.166

Abstract

Pembelajaran dalam mata kuliah Teknologi Media Sosial masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam branding UMKM secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan branding UMKM siswa melalui penerapan metode Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (CAR) dengan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah yang terintegrasi dengan pemanfaatan platform media sosial sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengembangkan strategi branding, membuat konten kreatif, dan mengelola media sosial UMKM secara efektif. Selain itu, keterlibatan dan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran juga meningkat secara signifikan. Mahasiswa mampu menerapkan konsep pemasaran digital secara lebih kontekstual dan praktis. Diskusi menunjukkan bahwa penggunaan PBL yang didukung oleh media sosial dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Integrasi teknologi media sosial juga memperkuat keterampilan mahasiswa dalam menghadapi tantangan digital marketing. Kesimpulannya, penerapan metode PBL yang didukung oleh media sosial efektif dalam meningkatkan keterampilan branding UMKM mahasiswa dan berdampak positif pada kesiapan mereka terhadap tenaga kerja digital.
Strengthening Msme Branding Competencies Through Social Media-Based Problem Based Learning (Pbl) in the Context Of Student Business Management Winda Widya Dini; Feriandy; Deni Indra Purnama Koto
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 6 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v6i3.16618

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Problem Based Learning (PBL) method assisted by social media in improving students’ MSME branding abilities from a business management perspective. The background of this study is based on the still limited practical abilities of students in implementing digital branding strategies relevant to business needs. The research method used is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles, including the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were Management Study Program students taking the Social Media Technology course. Data collection techniques were carried out through observation, performance assessment, documentation, and questionnaires, while data analysis used qualitative and quantitative approaches. The results of the study indicate a significant improvement in students’ abilities in the aspects of branding strategy planning, content creativity, and MSME social media management, with the average score increasing from 66.7 in Cycle I to 83.3 in Cycle II. In addition, there was an increase in student participation, collaboration, and active involvement in the learning process. These findings indicate that the integration of PBL with social media is able to create contextual, applicable, and experience-based learning that is relevant to modern business management practices, particularly in digital marketing and MSME development.