Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Musamus Journal of Civil Engineering

Perbandingan Produk Kontur Global Mapper Dan Surfer Agustan Agustan; Muh Akbar; Dina Limbong Pamuttu
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 1 No 2 (2019): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v1i2.2038

Abstract

Pekerjaan fisik diatas permukaan bumi ini tidak ada yang sama disebabkan perbedaan permukaan yang nyaris semua tidak sama, demikian pula komposisi dibawah permukaan tanah. Terdapat banyak pilihan perangkat lunak yang menyediakan produk kontur namun menuntut kita memilih mana perangkat yang terbaik. Pada eksperimen ini digunakan 2 jenis software yaitu Global mapper dan Surfer yang akan digunakan membuat peta kontur untuk dibandingkan hasilnya. Lokasi eksperimen yang dipilih adalah kawasan kota terpadu mandiri (KTM). KTM Tinanggea Sulawesi Tenggara. Hasil perbandingan kemampuan perangkat memberikan informasi pada segmen input data awal, global mapper lebih praktis dibanding surfer walaupun keduanya mengandalkan google earth. Pada tahap kedua penampakan pola kontur surfer berpatokan pada input path yang masuk sedangkan global mapper garis kontur terbentuk dari rekaman permukaan bumi itu sendiri walupun dalam kotak dialog terdapat pilihan permintaan jarak kontur. Rincian profil global mapper lebih detail dibanding surfer. Tahap ketiga visual 3D untuk surfer hanya mampu berotasi horizontal sedangkan global mapper mampu berotasi semua arah dan tampak lebih alami. Tahap ke empat perbandingan skala ketinggian maksimum terdapat selisih surfer 130 m dpl dan global mapper 150 m dpl. Dari ke empat segmen tahapan pengujian menunjukkan global mapper jauh lebih unggul dalam pembuatan kontur dan dalam menghasilkan produk tidak memerlukan bantuan perangkat lain kecuali global earth
Analisa Debit Andalan Pada Long Storage Dengan Metode Fj Mock Jeni Paresa; Dina Limbong Pamuttu; Fegleyn Latuhihin
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 2 No 02 (2020): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v2i02.2978

Abstract

Kurik merupakan salah satu daerah lumbung padi di kabupaten Merauke yang daerahnya terdiri dari daerah rawa. Daerah irigasi Kurik meliputi Kurik I, II, III, IV, V dan VI. Kurik IV memiliki Daerah irigasi yang terletak di Kampung Jaya Makmur yang mendapatkan suplai air dari long storage yang sumber airnya berasal dari curah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit yang berada pada long storage tersebut dengan bantuan model FJ Mock. Dimana perhitungan dengan FJ Mock membutuhkan data primer yaitu catchment area diperoleh dari hasil digitasi peta pada google art yang membentuk polygon serta data sekunder berupa data curah hujan, serta data klimatologi. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa Debit andalan (Q80) pada long storage Kampung Jaya Makmur Kurik IV menggunakan FJ Mock dengan data hujan 10 tahun (2009 – 2018) pada bulan Januari sebesar 0,0087 m3/det, Februari 0,0377 m3/det, Maret 0,0242 m3/det, April 0,0116 m3/det, Mei 0,0067 m3/det, Juni 0,0045 m3/det, Juli 0,0025 m3/det, Agustus 0,0015 m3/det, September 0,0009 m3/det, Oktober 0,0005 m3/det, November 0,0003 m3/det, dan Desember 0,0003 m3/det.
Evaluasi Kapasitas Sistem Jaringan Drainase Abner Doloksaribu; Dina Limbong Pamuttu; Kordula Don Trivendi
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 3 No 01 (2020): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v3i01.2989

Abstract

Banjir merupakan masalah yang kompleks dan sudah menjadi hal yang biasa terjadi di Indonesia namun perlu diingat bahwa apabila terjadi dengan kapasitas yang berlebih maka akan menimbulkan kerugian yang cukup besar dan membahayakan kehidupan makhluk hidup terutama manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas saluran drainase pada kawasan Spadem Kelurahan Muli Kabupaten Merauke serta menganalisis pengaruh jumlah penduduk pada tahun tertentu terhadap banjir yang terjadi. Pengolahan data dengan menggunakan metode Gumbel, Rasional, dan Hidrograf satuan Nakayasu, serta perhitungan kapasitas saluran eksisting dengan rumus Manning. Hasil penelitian menunjukan bahwa kapasitas saluran eksisting tidak mampu mengalirkan debit banjir (Qbanjir) sebesar 6,577 m3/detik. Debit air limbah rumah tangga (Qdomestik) sebesar 0,00337 m3/detik. Nilai debit (Qbanjir total) adalah debit banjir (Qbanjir) 6,577 m3/detik ditambahkan dengan debit air buangan (Qdomestik) 0,00337 m3/detik yaitu sebesar 6,581 m3/detik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh jumlah penduduk tidak begitu berpengaruh terhadap banjir yang terjadi. Kapasitas saluran eksisting hanya mampu mengaliran debit eksisting (Qeks) sebesar 1,699 m3/detik. Untuk saluran diperoleh nilai b = 2,26 m dan h = 1,13 m dengan kecepatan aliran v = 2,577 m/detik sedangkan untuk gorong-gorong diperoleh nilai b = 2,095 m dan h = 1,047 m dengan kecepatan aliran v = 3,00 m/detik
Pengaruh Penggunaan Novocrete Terhadap Stabilisasi Soil Cement Ditinjau Dari Nilai CBR Hairulla Hairulla; Dina Limbong Pamuttu; Wilberto Okaibob
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 3 No 01 (2020): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v3i01.3256

Abstract

Abstrak – Jalan masuk veteran merupakan salah satu akses jalan dari dan menuju rumah sakit umum tipe B yang memiliki daya dukung tanah yang kurang baik, dikarenakan tanah tersebut termasuk jenis lempung yang memiliki sifat antara lain ukuran butiran halus lebih kecil dari 0,002 mm, permeabilitas rendah, Sehingga diperlukan penanganan dan perlakuan khusus dalam mengatasi permasalahan tanah yang apabilah terjadi dalam perencanaan suatu konstruksi. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variasi campuran Aditif Alkalin (Novocrete) terhadap stabilisasi soil cement di tinjau dari nilai CBR. Metode Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui sifat - sifat fisik tanah untuk memperoleh jenis tanah yang digunakan. Pengujian antara lain: kadar air, berat jenis, bobot isi, batas susut, batas plastis batas cair, analisa saringan, hydrometer dan proctor, CBR. Berdasarkan hasil pemeriksaan butiran tanah yang diperoleh lolos saringan no.200 adalah sebesar 56,75% dengan menggunakan klasifikasi AASHTO (American Association Of State Highway Officials) yaitu termasuk dalam kelompok A-7. Berdasarkan pengujian hasil (PL) plastis limit < 30% maka diklasifikasikan dalam kelompok A-7-6 dengan nilai (PL) plastis limit (9,80%) termasuk tanah lempung. Berdasarkan hasil laboratorium maka dapat disimpulkan bahwa, kenaikan nilai CBR (California Bearing Ratio) pada tanah asli sebesar 11,04%. Sedangkan setelah di campuran cement 3% dan divariasikan dengan novocrete adalah 2% di dapat nilai CBR 14,04%, sedangkan 4% di dapat nilai CBR 35,14%, dan 6% di dapat nilai CBR 50,91%, maka terjadi kenikan nilai CBR (California Bearing Ratio) yang terbesar pada campuran cement 3% dan variasi novocrete 6% dengan nilai yang dicapai sebesar 50,91%.
Optimalisasi Fungsi Drainase Dan Perencanaan Skema Jaringan Dengan Metode Rasional Dina Limbong Pamuttu; Abner Doloksaribu; Joko Yulianto
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 3 No 01 (2020): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v3i01.3279

Abstract

Kota Merauke merupakan daerah dataran rendah dengan keadaan yang sangat kompleks yaitu pada musim kemarau kekurangan air bersih dan air baku, tetapi pada musim penghujan mengalami kelebihan air dari limpasan air hujan atau sering disebut banjir. Kawasan jalan Pendidikan merupakan daerah permukiman padat penduduk seperti perumahan masyarakat, perumahan guru dan kawasan pendidikan, tetapi masih terjadi banjir sehingga perlu optimalisasi fungsi drainase. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui kapasitas jaringan drainase induk (Qs) dan debit banjir rencana (QT) serta mengetahui saluran dan bangunan pendukung apakah dapat mengalirkan genangan yang terjadi. Optimaslisasi fungsi drainase meliputi analisis hidrologi dengan metode Log Pearson III, evaluasi kapasitas eksisting jaringan drainase induk, saluran dan bangunan pedukung menggunakan rumus Manning serta perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode Rasional. Hasil penelitian diperoleh saluran dan bangunan pedukung tidak mampu mengalirkan debit banjir rencana, sehingga direncanakan ulang untuk mengalirkan genangan yang terjadi sebagai kelengkapan optimalisasi fungsi drainsae. Perencanaan dan pelaksanan harus memperhatikan titik ikat atau BM untuk acuan pelaksanaan konstruksi serta sebaiknya menggunakan data curah hujan harian untuk analisis hidrologi.
Evaluasi Sistem Perlintasan Jaringan Drainase Dengan Metode Log Pearson Tipe III Jeni Paresa; Dina Limbong Pamuttu; Nurhalifa Kartini
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 3 No 02 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v3i02.3520

Abstract

Abstrak – Pada umumnya Indonesia mengalami perkembangan dan pembangunan yang cukup pesat, salah satunya pada kota Merauke dengan wilayah dataran rendah dan relatif datar (flat). Pada jaringan drainase jalan Nusa Barong ditemukan banyak masalah mulai dari saluran drainase alami sampai dengan sistem perlintasan yang hampir dipenuhi oleh sampah sehingga terjadi pendangkalan pada dasar saluran yang mengakibatkan debit air pada musim hujan meluap terutama pada musim penghujan bersamaan dengan waktu air pasang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas sistem perlintasan jaringan drainase dan jumlah kehilangan energi pada bangunan perlintasan jaringan drainase jalan Nusa Barong. Pengelolahan data dilakukan dengan perhitungan distribusi hujan menggunakan metode rasional guna mendapatkan debit rencana serta perhitungan kapasitas saluran yang dihitung menggunakan rumus manning guna mendapatkan besaran debit bangunan (Q bangunan). Berdasarkan hasil perhitungan, maka diperoleh debit banjir sebesar 4,69 m3/det sedangkan debit bangunan sebesar 0,11 m3/det maka debit banjir lebih besar dari debit bangunan. Kata kunci; bangunan perlintasan; debit; drainase
Pemanfaatan Long Storage Terhadap Optimalisasi Lahan Irigasi Abner Doloksaribu; Dina Limbong Pamuttu; Sufitri Ribby
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 3 No 02 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v3i02.3542

Abstract

Kampung Kuper yang terletak di Distrik Semangga kabupaten Merauke merupakan daerah yang sebagian dari masyarakatnya bertani. Pada saat musim kemarau petani kesulitan untuk mengairi persawahan dan mengakibatkan gagal panen. Untuk itu, dalam meningkatkan hasil pertanian, pemerintah Kabupaten Merauke mengupayakan pembangunan long storage di Kampung Kuper untuk menyediakan air yang layak bagi masyarakat untuk mengairi irigasi persawahan. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui ketersediaan air dilakukan perhitungan debit andalan guna mengetahui ketersediaan air yang cukup untuk mengairi lahan irigasi menggunakan metode NRECA dengan data klimatologi 10 tahun terakhir pada periode 2009-2018 yang diambil dari BMKG Mopah Merauke. Hasil perhitungan menggunakan data hujan 10 tahun (2009-2018) bahwa ketersediaan air dengan luas wilayah daerah irigasi 82,50 Ha diperoleh surplus atau kelebihan air pada bulan Januari 0,506 m3/dtk, Februari 1,228 m3/dtk, Maret 0,931 m3/dtk, April 0,693 m3/dtk, Mei 0,383 m3/dtk, Juni 0,096 m3/dtk, dan Desember 0,010 m3/dtk, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air irigasi pada kampung Kuper. Sedangkan terjadi defisit atau kekurangan air pada bulan Juli -0,026 m3/dtk, Agustus -0,101 m3/dtk, September -0,153 m3/dtk, Oktober -0,176 m3/dtk dan November -0,186 m3/dtk.
Analisis Pengujian Tanah Lempung Dengan Penggunaan Semen Dan Mineral Sulfat (Tepung Gypsun) Terhadap Nilai CBR Richard Leonard RichardLeonard; hairulla hairulla; Dina Limbong Pamuttu
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 01 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i01.4006

Abstract

Daerah Cikombong yang bertempat di kabupaten Merauke merupakan kawasan yang memliki jenis tanah yang kurang begitu baik, dikarenakan sebagian besar tanah di kawasan tersebut adalah jenis tanah lempung yang memiliki sifat tanah dengan ukuran lebih kecil dari 0,002 mm, permeabilitas rendah, kenaikan air kapiler tinggi, bersifat sangat kohesif, kadar kembang susut yang tinggi dan proses konsolidasi lambat, Sehingga perlu ditinjau sifat fisis dan mekanis lempung agar dapat diketahui perilaku dan besar beban yang dapat di terima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa besar pengaruh tanah lempung dengan penggunaan perbandingan antara tanah, semen dan mineral sulfat (tepung gypsun) terhadap nilai CBR. Metode yang dilakukan yaitu pengujian fisat fisis tanah lempung dan di lanjutkan dengan pengujian CBR (California Bearing Ratio). Hasil yang diperoleh dari pengujian laboratorium adalah kenaikan nilai CBR terjadi pada perbandingan antara tanah lempung, tepung gypsun 2,4,6%, dan semen 4%, gypsun 2% dan semen 4% didapat nilai CBR sebesar 45,46, gypsun 4% dan semen 4% nilai CBR sebesar 54,54 dan gypsun 6% dan semen 4% didapat nilai CBR sebesar 72,68. Namun penurunan nilai CBR terjadi pada perbandingan antara tanah lempung dan tepung gypsun pada persenan 4% dan 6%, perbandingan 4% didapat nilai CBR sebesar 0,00 dan perbandingan 6% didapat nilai CBR sebesar -36,39.
Pengujian Nilai CBR Campuran Material Lokal Dan Semen Sebagai Lapisan Pondasi Bawah Dina Limbong Pamuttu; Eko Budianto; Hairulla Hairulla; Parulian Tumanggor Simbolon
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 02 (2022): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i02.4445

Abstract

Bandara Udara Okaba merupakan salah satu bandara yang terletak di Distrik Okaba Kabupaten Merauke. Distrik Okaba merupakan wilayah dengan kondisi tanah lunak. Bandara ini memerlukan pembangunan dan pengembangan fasilitas bandar udara dalam hal perpanjangan runway, pengembangan taxiway, dan perluasan apron bandara dalam hal ini landasan pacu (runway). Dalam penelitian ini digunakan material subbase dari Distrik Okaba. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa nilai CBR pada LPB Bandar Udara Okaba dengan menggunakan material lokal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Pengujian yang dilakukan antara lain pengujian sifat fisis dari tanah asli dan bahan campur pasir lokal dari distrik okaba antara lain pengujian berat jenis, kadar air, bobot isi, distribusi butiran. Dan pengujian sifat mekanis dari tanah asli antara lain pengujian pemadatan serta pengujian California Bearing Ratio laboratorium dengan menggunakan bahan tambah pasir lokal. Pada pengujian CBR, tanah yang sudah di campur kemudian langsung di uji tanpa pemeraman.Berdasarkan hasil pengujian sifat fisis tanah jenis tanah pada lokasi Distrik Okaba Kampung Wambi sesuai AASTHO pada hasil Hand bor adalah tanah bergolong A-3 dengan tipe material paling dominan adalah pasir halus, dan mendapatkan nilai CBR tanah asli nilai beban 0,1 in sebesar 5 % dan nilai beban 0,2 in sebesar 4 %, kemudian hasil pengujian CBR tanah asli ditambah bahan tambah 10% pasir sebesar 10 % kemudian bahan tambah pasir 10% dan 5% PC sebesar 36%, kemudian bahan tambah 10% pasir, dan 7% PC sebesar 80% kemudian bahan tambah 10% pasir dan 9% PC sebesar 85%.
Analisis Pengujian Tanah Lempung Dengan Penggunaan Semen Dan Mineral Sulfat (Tepung Gypsun) Terhadap Nilai CBR Richard Leonard; Hairulla Hairulla; Dina Limbong Pamuttu
Musamus Journal of Civil Engineering Vol 4 No 01 (2021): Musamus Journal of Civil Engineering
Publisher : Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjce.v4i01.4006

Abstract

Daerah Cikombong yang bertempat di kabupaten Merauke merupakan kawasan yang memliki jenis tanah yang kurang begitu baik, dikarenakan sebagian besar tanah di kawasan tersebut adalah jenis tanah lempung yang memiliki sifat tanah dengan ukuran lebih kecil dari 0,002 mm, permeabilitas rendah, kenaikan air kapiler tinggi, bersifat sangat kohesif, kadar kembang susut yang tinggi dan proses konsolidasi lambat, Sehingga perlu ditinjau sifat fisis dan mekanis lempung agar dapat diketahui perilaku dan besar beban yang dapat di terima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa besar pengaruh tanah lempung dengan penggunaan perbandingan antara tanah, semen dan mineral sulfat (tepung gypsun) terhadap nilai CBR. Metode yang dilakukan yaitu pengujian fisat fisis tanah lempung dan di lanjutkan dengan pengujian CBR (California Bearing Ratio). Hasil yang diperoleh dari pengujian laboratorium adalah kenaikan nilai CBR terjadi pada perbandingan antara tanah lempung, tepung gypsun 2,4,6%, dan semen 4%, gypsun 2% dan semen 4% didapat nilai CBR sebesar 45,46, gypsun 4% dan semen 4% nilai CBR sebesar 54,54 dan gypsun 6% dan semen 4% didapat nilai CBR sebesar 72,68. Namun penurunan nilai CBR terjadi pada perbandingan antara tanah lempung dan tepung gypsun pada persenan 4% dan 6%, perbandingan 4% didapat nilai CBR sebesar 0,00 dan perbandingan 6% didapat nilai CBR sebesar -36,39.