Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBELAJARAN GERAKAN WUDHU’ MELALUI MODEL PEMBIASAAN SENAM ANAK SHOLEH DI SDN 2 KALIPURO Nur Ali Yasin
Reskilling Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu materi pelajaran pendidikan agama islam (PAI), pembelajaran wudhu’ merupakan salah satu materi yang butuh kecakapan dan terampil dalam proses transformasinya kepada peserta didik. Maka diperlukan kegiatan rutin yang memberikan inovasi kepada siswa untuk mudah mengingat gerakan wudhu’ sesuai urutan yang teratur. penelitian dilakukan di SDN 2 Kalipuro, Kacamatan Kalipuro Banyuwangi dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif hasil penelitian menunjukkan bahwa senam anak sholeh di sekolah tersebut rutin dilakukan setiap pagi hari Kamis dan Sabtu yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru. Maka model pembiasaan melalui senam ini sangat baik sekali, siswa lebih cepat dapat mengingat gerakan wudhu’ melalui senam tersebut karena setiap gerakan wudhu’ yang diperagakan diiringi musik dan lirik yang sesuai dengan gerakan tersebut. Senam dapat juga dapat meningkatkan kesehatan rohani melalui ketenangan suasana hati karena setiap gerakan senam dapat melepaskan zat endorfin, yakni hormon pereda stres sehingga membuat pandangan hidup lebih positif dan penuh percaya diri.
PENDAMPINGAN BELAJAR ANAK DALAM PEMBELAJARAN FIQIH MATERI WUDHU’ MELALUI METODE PEMBIASAAN Nur Ali Yasin; M.Habibulloh
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 1 No. 4 (2025): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/mhk4ej56

Abstract

TPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pendampingan anak dalam pembelajaran fikih materi wudhu’ melalui metode pembiasaan di Desa Pesucen, Kelurahan Kalipuro, Banyuwangi. Pendampingan ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemahaman dan praktik ibadah yang benar pada anak-anak khususnya pasca pandemi di lingkungan tersebut. Melalui pendekatan kualitatif dan strategi pendampingan partisipatif, kegiatan dilakukan secara bertahap mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa anak-anak mengalami peningkatan dalam memahami tata cara wudhu’ dan membiasakan diri melaksanakannya dengan benar. Pembiasaan yang dilakukan secara rutin dan didampingi secara langsung mampu menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini secara efektif. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan praksis dan teladan langsung dalam pendidikan ibadah pada anak-anak.