Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemetaan Sebaran Nilai Koefisien Aliran Permukaan Soil Conservation Services Curve Number Pada Daerah Aliran Sungai Karangmumus Kota Samarinda Fadlin, Feri; Mawaddah, Najma Nur
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v5i2.4950

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan dan menganalisis nilai Soil Conservation Service Curve Number (SCS-CN) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Karangmumus untuk menilai potensi limpasan permukaan dan risiko banjir. Data litologi, tutupan lahan, dan karakteristik tanah diolah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menghasilkan peta sebaran nilai CN. Hasil menunjukkan nilai rata-rata CN sebesar 73,88, mengindikasikan potensi limpasan permukaan yang cukup tinggi, terutama di area dengan tanah bertekstur halus dan tutupan lahan terdegradasi akibat aktivitas manusia. Variasi spasial nilai CN dipengaruhi oleh heterogenitas litologi dan penggunaan lahan, yang berdampak pada infiltrasi dan erosi. Rekomendasi konservasi meliputi penerapan teknologi bioengineering, pembangunan sumur resapan, dan pengembangan agroforestri untuk mengurangi limpasan dan risiko banjir. Monitoring dan evaluasi berkala dengan teknologi penginderaan jauh disarankan untuk mendukung pengelolaan DAS yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah penting bagi pengelolaan sumber daya air dan mitigasi bencana di DAS Karangmumus.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Banjir “Studi Kasus pada Mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP UNMUL Samarinda” Lase, Analisman Roi; Mawaddah, Najma Nur; Rahmadi; Juwari
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6430

Abstract

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman merupakan salah satu kawasan yang rentan terhadap banjir, baik akibat luapan Sungai Karang Mumus maupun curah hujan yang tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh letak geografis FKIP yang berada di dataran rendah dan berdekatan dengan aliran sungai. Banjir yang berulang sering menimbulkan gangguan pada aktivitas akademik, khususnya proses pembelajaran mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapsiagaan mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Mulawarman dalam menghadapi gangguan akibat banjir serta menelaah persepsi mereka terhadap dampak banjir pada perkuliahan. Metode penelitian memakai pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara serta kuesioner daring (Google Form). Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir di lingkungan kampus FKIP Unmul berpotensi menghambat aktivitas akademik mahasiswa, termasuk mahasiswa Pendidikan Geografi. Sebagian besar responden memiliki tingkat kesiapsiagaan dan persepsi yang tinggi hingga sangat tinggi, meskipun terdapat sebagian kecil yang berada pada kategori sedang. Temuan ini menegaskan perlunya perhatian dan evaluasi berkelanjutan agar kesiapsiagaan serta persepsi mahasiswa dapat merata di seluruh kelompok. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi FKIP Unmul, khususnya Program Studi Pendidikan Geografi, dalam mengembangkan strategi peningkatan kesiapsiagaan mahasiswa menghadapi bencana banjir.
GIS -Based Multi-Hazard Disaster Risk Mapping in The Indonesian Capital City (IKN) Area Mujahidah, Auliah; Mawaddah, Najma Nur; Sandy, Aisyah Trees; Saputra, Yulian Widya
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v13i1.23375

Abstract

This study employs a quantitative approach to comprehensively map and analyze multi-hazard disaster risks in the Indonesian Capital City (IKN) area, with a primary focus on flood and landslide threats. The research involved extensive data collection through field surveys, direct observations, documentation, and the acquisition of geospatial datasets to ensure accurate representation of the study area. The collected data were analyzed using a combination of scoring techniques, map overlays, and disaster risk classification methods. All analyses were conducted using Geographic Information System (GIS) software to produce a detailed thematic risk map. In accordance with the Regulation of the Head of BNPB Number 2 of 2012 concerning general guidelines for disaster risk assessment, the study classified hazard risks into three categories: low, medium, and high. Spatial analysis results indicate that low-risk areas occupy 76,576.37 hectares, approximately 57.47% of the total study area. Moderate-risk areas cover 11,131 hectares or 7.63%, while high-risk areas account for 58,236.45 hectares, approximately 39.90%. These findings highlight significant variations in vulnerability and hazard exposure across the IKN region. The produced multi-hazard map serves as a crucial tool for development planning and disaster risk mitigation, providing essential information for local authorities, urban planners, and policymakers. By identifying areas with different levels of risk, this study contributes to enhancing community safety, protecting critical infrastructure, and supporting sustainable development in the IKN area. The comprehensive spatial approach ensures that disaster preparedness strategies are grounded in scientific analysis and real-world data, offering a foundation for proactive risk management and long-term resilience.
Students’ Conceptual Difficulties in Understanding Maps and Scales: An Exploratory Descriptive Study Fithri, Rahma Aulia; Mawaddah, Najma Nur; Azmi, Nurul; Ningrum, Mei Vita Romadon
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Research, Training and Philanthropy Institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v7i1.1567

Abstract

This study aims to describe students' conceptual difficulties in understanding maps and scales in geography learning. The study uses a qualitative approach with an exploratory descriptive model. Data were collected through in-depth interviews, classroom learning observations, and analysis of student work documents. The Research subjects consisted of ten Year 10 students from Samarinda State Senior High School 8, who were purposively selected to represent variations in academic ability and learning characteristics. The study's results showed three main categories: difficulties understanding the concept of scale, difficulties converting distance units, and difficulties interpreting and reading maps. These difficulties were influenced by the weak connection between conceptual understanding, spatial representation, and students' real experiences. The findings emphasise the need for visual-based contextual learning supported by interactive digital media. Implicitly, this study provides a basis for teachers and curriculum developers to sustainably strengthen students' spatial literacy and geospatial thinking skills. These results are relevant for further Research examining the relationship between conceptual difficulties and innovative learning strategies in the secondary school context.