Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Teknologi Pembenah Tanah Untuk Meningkatkan Kualitas dan Produktivitas Lahan dalam Budidaya Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Sorong Soekamto, Mira Herawati; Wulandari, Diah Kartika; Tabara, Reijeng; Sangadji, Ismail Munadi; Atin, Bernike Kezia; Rosdiana, Eva
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.159

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan teknologi pembenahan tanah guna memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada kelompok tani yang terdapat di Kelurahan Klaru Kabupaten Sorong. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi lapangan, dan diskusi partisipatif bersama petani. Materi yang diberikan mencakup pengenalan pembenah tanah dan jenis-jenis pembenah tanah (seperti kompos, bokashi, biochar, dolomit, dan mikroorganisme lokal), cara pembuatan dan aplikasi di lapangan, serta manfaat jangka panjang terhadap struktur, kesuburan, dan kapasitas serap air tanah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep pembenahan tanah dan kemampuan teknis dalam mengolah serta mengaplikasikan bahan pembenah secara mandiri. Umpan balik dari peserta juga menunjukkan minat yang tinggi untuk mengadopsi teknologi ini dalam praktik pertanian sehari-hari.
Land Management and Soil Quality in Sago-Based Agroforestry System: A Study on Mooi Tribe’s Ecological Knowledge (Sorong, Southwest Papua) and Modern Ecological Knowledge (MEK) Wulandari, Diah Kartika; Hairiah, Kurniatun; Prayogo, Cahyo
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 7 No. 4 (2023): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v7i4.212

Abstract

Sago farmers from the Mooi tribe in Sorong Regency - Southwest Papua have consumed and cultivated sago for generations. This research aims to understand the local ecological knowledge (LEK) of sago farmers in managing their land to maintain soil quality in sago agroforestry, compared with modern/scientific environmental understanding. The survey was conducted from February to October 2021 in three sub-districts, Sorong Regency, using an exploratory descriptive method among Mooi sago farmers. Intact soil samples were taken to measure soil physical properties and disturbed soil samples to analyze soil chemical properties (pH, C-Organic, Total N, P, K, CEC, base saturation). The results of this research show that what sago farmers have in common with the unique habits of the Mooi tribe's harvest system is that they harvest enough sago starch to consume or sell if there is too much of it. According to sago farmers, the best land for growing sago is close to a water source and is not affected by soil biota and fertilization. and sago farmers will leave ella sago dregs on the land. Meanwhile, according to MEK, starch formation decreases in flooded land and the remaining sago dregs are very good for making compost and animal feed. In sago forests where sago grows naturally, the soil texture is dominated by silt, having a pH of 5.8-7.2; High total organic C 2.8-5.2%, P 14.08-66.44 mg/kg, K 755.3 – 1626.8 mg/kg, CEC 18-40 cmol(+)/kg, and base saturation 30 – 134%. These values are relatively higher than on land with a sago-based agroforestry system.