Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membangun Budaya Membaca dari Rumah Sejak Dini: Studi tentang Ruang, Koleksi, dan Aktivitas Azizah, Ika Nur; Nalole, Suci Ramadhani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 9, No 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.9.2.304-313

Abstract

Data UNESCO menunjukkan bahwa hanya 0,001% orang Indonesia tertarik membaca, menunjukkan bahwa minat baca di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor yang memengaruhi hal ini adalah tidak adanya kebiasaan membaca di keluarga sejak usia dini. Aspek yang dapat diimplementasikan untuk membangun budaya membaca sejak dini di rumah adalah dengan ruang baca, memilih koleksi buku, dan melakukan aktivitas membaca di rumah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang mengumpulkan data dari berbagai artikel ilmiah yang berkaitan. Selanjutnya, data diproses dan disajikan dalam bentuk narasi deskriptif yang mencakup penjelasan dan interpretasi menyeluruh dari peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menciptakan lingkungan baca yang nyaman, menyediakan koleksi buku yang beragam dan sesuai usia, dan melibatkan orang tua secara aktif dalam aktivitas membaca dapat meningkatkan minat baca anak. Namun, sumber daya, waktu, dan dorongan yang berbeda dari setiap keluarga adalah kendala utama dalam menerapkan budaya membaca ini. Oleh karena itu, orang tua harus kreatif dan fleksibel untuk menyesuaikan rencana dengan kebutuhan dan situasi masing-masing keluarga. Diharapkan penelitian ini dapat membantu orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan membuat upaya untuk meningkatkan literasi keluarga yang berkelanjutan dan relevan dengan konteks sosial budaya Indonesia.  
Analisis Sitasi Dalam Kajian Bibliometrika Pada Jurnal Communications In Science and Technology Periode 2021-2023 Nalole, Suci Ramadhani; Azizah, Ika Nur
Shaut Al-Maktabah : Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Vol. 17 No. 1 (2025): Shaut al-Maktabah
Publisher : Program Studi Diploma Tiga Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/shaut.v17i1.1915

Abstract

Background of the Study: Citation analysis is a key component of bibliometric studies used to examine patterns in literature usage and knowledge dissemination. Despite the growing prominence of the Communications in Science and Technology (CST) journal in the field of exact sciences, no prior research has analyzed its citation patterns. Understanding these patterns is essential for assessing the journal’s scholarly impact and guiding its future development. Objectives:  This study aims to identify the pattern of literature usage in articles published in the Communications in Science and Technology (CST) journal and to provide an overview of the journal’s overall condition. The analysis results can serve as a source of information to understand the knowledge flow within the journal and support its future development. Method: The method used is a bibliometric study to analyse citations in the Communications in Science and Technology (CST) journal. Data collection was carried out by downloading citations found in the Communications in Science and Technology (CST) journal from 2021-2023. Data analysis uses descriptive statistics. Finding:  The result of this research showed that in the period 2021–2023, the Communications in Science and Technology (CST) journal had a citation half-life value of 9,5 years. On average, the journal’s citation half-life is 10 years. Conclusion: The Communications in Science and Technology (CST) journal during 2021–2023 the citations cited from 1963 to 1972 with a total of 4 citations are considered obsolete. Meanwhile, citations from 1973 to 2023 with a total of 2466 citations are considered valid. The number of references used as citations in the CST journal is 2470 citations. The most widely used type of language is English with 2463 titles. The types of literature that are often used are 1917 articles.
Peran Pustakawan di Era Digital: Penguatan Literasi Informasi melalui Kuliah Umum dan Lomba Kreatif di Universitas Sam Ratulangi Ridwan, Madinatul Munawwarah; Runtuwene, Anita; Nalole, Suci Ramadhani; Rawung, Lidya Ivana; Waleleng, Grace Jane; Idrus, Muhammad Ikram
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v3i2.3002

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi informasi dan pemahaman mengenai peran pustakawan digital bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sam Ratulangi. Kegiatan dilaksanakan pada 14 September 2024 dan melibatkan 81 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, serta alumni. Metode pelaksanaan mencakup kuliah umum bertema The Role of Librarian in Digital Era, Lomba Katalog Buku, dan Lomba Storytelling Literasi Informasi. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test dengan sepuluh item skala Likert lima tingkat serta rubrik penilaian lomba skala 1–5. Data dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan rata-rata, persentase, dan selisih skor. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman literasi informasi dari skor rata-rata 58 pada pre-test menjadi 84 pada post-test, atau meningkat sebesar 44,8%. Sebanyak 79% peserta mampu mengidentifikasi peran pustakawan digital setelah kegiatan, meningkat dari 36% sebelum kegiatan. Pada Lomba Katalog Buku, 70% peserta mencapai kategori “baik” dan “sangat baik,” sedangkan pada Lomba Storytelling, 67% peserta memperoleh skor tinggi dalam aspek kejelasan pesan dan kreativitas. Indikator tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini efektif meningkatkan kompetensi teknis pengatalogan, keterampilan komunikasi informasi, dan pemahaman digital librarianship. Secara akademik, program ini memberikan model implementasi literasi informasi berbasis kuliah umum dan asesmen kreatif yang dapat direplikasi dalam kegiatan pembelajaran maupun pengabdian di bidang ilmu perpustakaan