Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SHIPPING AS A MANIFESTATION OF CULTURE: AN EXPLORATION OF VALUES, TRADITIONS, AND CULTURAL PRACTICES IN INDONESIA David, Muhammad David; Rispa Saeful Mukhtamar; Rahmat Kurnia; Fazri Hermanto; Luri Krisnawati
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70799/jumma.v6i2.142

Abstract

Pelayaran telah menjadi bagian tak terpisahkan dari peradaban manusia, khususnya di Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi dan perdagangan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya, tradisi, dan identitas masyarakat maritim. Namun, modernisasi dan globalisasi telah membawa tantangan yang signifikan terhadap pelestarian budaya maritim, di mana banyak praktik tradisional mulai terkikis oleh teknologi dan perubahan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis keberlanjutan tradisi maritim dalam konteks modern, dengan fokus pada nilai-nilai budaya yang terjalin dalam praktik pelayaran. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk menggambarkan secara sistematis dan akurat karakteristik budaya maritim. Melalui pendekatan multidisiplin yang menggabungkan antropologi, sejarah, dan ekonomi, penelitian ini mengeksplorasi ritual, bahasa, seni, dan peran generasi muda dalam pelestarian nilai-nilai maritim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi modern telah mengubah metode pelayaran yang dilakukan, banyak masyarakat masih mempertahankan teknik dan ritual tradisional. Ritual dan upacara pemberangkatan yang saya syukuri menjadi bagian penting dari praktik pelayaran, mencerminkan hubungan spiritual antara manusia dan laut. Disamping itu, penelitian ini menemukan bahwa integrasi teknologi dengan pengetahuan tradisional, pelestarian budaya melalui dokumentasi dan edukasi, serta pengembangan ekowisata maritim, merupakan strategi penting dalam menjaga keberlanjutan budaya maritim. Kebijakan pemerintah yang mendukung perlindungan hak masyarakat maritim juga memegang peranan krusial dalam pelestarian tradisi. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis dan praktis dalam upaya pelestarian budaya maritim, memastikan bahwa warisan budaya ini tetap hidup dan relevan di era modern.
Implementasi Perencanaan dan Perawatan Main Deck Terhadap Korosi di Atas Kapal MV. Iriana Arsy Nurul Arifin; I'ie Suwondo; Trisnowati Rahayu; Fazri Hermanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1689

Abstract

Korosi pada main deck kapal MV. Iriana merupakan ancaman serius terhadap integritas struktural dan keselamatan operasional akibat paparan air laut, hujan, serta kelembaban tinggi. Penelitian ini menkaji implementasi perencanaan dan perawatan main deck untuk meminimalisir korosi melalui metode kualitatif berbasis observasi, wawancara kru, serta studi pustaka sesuai standar ISM Code. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama korosi meliputi lingkungan abrasif, kurangnya peralatan pendukung, serta pengetahuan kru yang terbatas, sehingga perawatan rutin seperti pembersihan air tawar, pengecatan anti-korosi, dan inspeksi berkala menjadi krusial. Implementasi yang optimal dapat dicapai dengan perencanaan terstruktur, pelatihan kru, dan penggunaan lapisan berkualitas tinggi untuk memperpanjang umur dek dan mempermudah kelancaran navigasi.
Analisis Kegunaan dan Perawatan Apar Jenis Foam Guna Mencegah Kebakaran: (Studi Kasus: KMP. Dharma Bahari Sumekar III) Annabeth Ivanka Ocvinanda; Samsul Huda; Trisnowati Rahayu; Fazri Hermanto; Sri Mulyanto Herlambang
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1772

Abstract

Keselamatan kebakaran di kapal merupakan aspek krusial dalam menjamin perlindungan jiwa, kapal, dan muatan berbasis K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan). Upaya ini mencakup perlindungan kru dan penumpang, pencegahan cedera akibat paparan asap dan panas, serta pengendalian pencemaran maritim akibat residu pemadaman atau tumpahan bahan bakar. Salah satu sarana pemadaman awal yang penting adalah Alat Pemadam Api Ringan (APAR) jenis foam, yang efektif untuk kebakaran kelas A dan B. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kegunaan serta prosedur perawatan APAR foam dalam upaya pencegahan kebakaran di KMP Dharma Bahari Sumekar III.Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di kapal, wawancara dengan awak kapal terkait keselamatan kebakaran, serta studi dokumentasi terhadap prosedur operasional dan perawatan APAR. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengaitkan temuan lapangan terhadap standar keselamatan dan praktik operasional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas APAR foam dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu ketersediaan jumlah unit, penempatan dan aksesibilitas, kondisi fisik dan perawatan, tingkat pemahaman awak kapal, serta kondisi lingkungan operasional. Meskipun APAR telah tersedia dan sesuai fungsi, efektivitasnya belum optimal akibat ketidakkonsistenan perawatan, hambatan akses, serta variasi kesiapan kru.Disarankan penataan ulang posisi APAR, penerapan jadwal perawatan rutin, penggunaan checklist inspeksi terstruktur, peningkatan pengawasan perwira, pelatihan berkala bagi kru, serta implementasi sistem pencatatan elektronik berbasis hirarki pengendalian risiko K3L..
Analisis Proses Anchor Handling Dengan Penggunaan Full Thruster: (Studi Kasus: Kapal SV. Etzomer 1601) Jendra Arya Anugrah Andi Bolong; Sutoyo; Eddi; Fazri Hermanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1798

Abstract

Anchor handling merupakan kegiatan penting pada kapal pendukung lepas pantai (offshore support vessel), khususnya kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) yang berperan dalam penanganan jangkar dan menjaga stabilitas posisi kapal. Dalam praktiknya, penggunaan full thruster sering diperlukan untuk mempertahankan posisi kapal pada kondisi lingkungan seperti arus, angin, dan gelombang. Namun, penggunaan thruster secara maksimal dalam waktu tertentu dapat menimbulkan gangguan teknis yang berdampak pada kelancaran operasional. Permasalahan ini terjadi pada kapal SV. Etzomer 1601 saat melakukan operasi anchor handling di perairan Natuna, di mana terjadi penurunan performa stern thruster yang menyebabkan keterlambatan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala penggunaan full thruster serta menganalisis upaya penanganannya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan diagram fishbone untuk mengidentifikasi faktor penyebab secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dipengaruhi oleh faktor machine, material, environment, dan money. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan penggunaan thruster, perawatan sistem secara berkala, serta koordinasi operasional yang baik untuk mendukung kelancaran proses anchor handling.
Maintaining Maritime Safety Through the Use of Navigational Equipment in Accordance with Solas Chapter V Anggie Veronica Zuyyana Octavia; Arleiny; Maulidiah Rahmawati; Fazri Hermanto
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 6 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v6i2.499

Abstract

Maritime navigation safety remains critical amid rising global and Indonesian shipping incidents, particularly collisions in congested routes, where human error and inconsistent GPS performance in tropical waters contribute significantly to risks despite SOLAS Chapter V mandates for standardized equipment. This study aimed to analyze the implementation and effectiveness of Radar and GPS usage in ensuring safe navigation on the LPG/C Gas Arar vessel during busy Teluk Semangka–Panjang voyages. A qualitative descriptive case study was conducted with purposive sampling of four key deck officers, employing structured observations, semi-structured interviews, and document analysis during sea practice from July 2024 to 2025; data were triangulated and thematically coded using NVivo 14 following Miles et al. (2014). Findings revealed operational Radar and GPS equipment with high SOLAS compliance via SOPs, comprehensive passage plans (Appraisal, Planning, Execution, Monitoring), and effective Bridge Team Meetings, although Radar dominance due to GPS waypoint limitations posed technical risks, mitigated by crew experience and cross-verification. In conclusion, integrated navigation enhances safety but requires GPS optimization; implications include training recommendations to reduce errors by 25–40% in Indonesian LPG fleets