Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROGRAM GEMBIRA: PENGUATAN GERAKAN MEMBANGUN KELUARGA BAHAGIA DAN SEJAHTERA PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN SEMARANG Muslikah, Muslikah; Mahfud, Ashari; Nugraheni, Edwindha Prafitra; Saraswati, Sinta; Utomo, Dian Purbo; Setiawan, Ifan; Rahmawati, Dyah Ayu; Avriline, Dyan; Isrofin, Binti
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4985

Abstract

Masyarakat di Kabupaten Semarang menghadapi berbagai tantangan dalam pengasuhan anak, termasuk rendahnya pemahaman terhadap pola asuh berbasis psikologi perkembangan dan lemahnya keterampilan komunikasi dalam keluarga. Menjawab permasalahan ini, dilaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk GEMBIRA (Gerakan Membangun Keluarga Bahagia dan Sejahtera) dengan pendekatan psikoedukatif. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: (1) analisis kebutuhan menggunakan survei dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mengidentifikasi tantangan utama dalam pengasuhan; (2) pelaksanaan seminar, pelatihan komunikasi keluarga, dan pendampingan; serta (3) evaluasi program melalui survei pre-post test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang positif dan komunikasi yang efektif dalam keluarga. Program ini juga berhasil membentuk komunitas belajar parenting yang berperan sebagai wadah keberlanjutan edukasi bagi masyarakat setempat. Implikasi dari program ini menegaskan pentingnya dukungan psikoedukatif dalam penguatan kapasitas keluarga. Rekomendasi diberikan agar model intervensi serupa dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia, sebagai strategi penguatan ketahanan keluarga dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era modern.
The Integration of the Huma Betang Philosophy into Indigenous Counseling Services in Central Kalimantan: an Ethnographic Study Avriline, Dyan; Aeni, Kuratol; Mahfud, Ashari
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 7 No. 5 (2026): September
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v7i5.1543

Abstract

The dominance of Western counseling models often limits the cultural relevance of psychological services for indigenous communities in Indonesia. This study explores how the Huma Betang philosophy can be integrated into indigenous counseling services for the Dayak community in Central Kalimantan. A qualitative focused ethnographic design was employed in Tumbang Malahoi Village, Gunung Mas Regency. Four key informants, consisting of two customary leaders (Mantir) and two guidance and counseling practitioners, were purposively selected because of their extensive knowledge and practical experience with Huma Betang values and indigenous helping practices. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis. Data were analyzed using Creswell's qualitative procedures integrated with Spradley's ethnographic analysis, including domain, taxonomic, componential, and cultural theme analyses. The findings reveal that Huma Betang functions as the collective worldview of the Dayak people by emphasizing togetherness, equality, tolerance, mutual cooperation, deliberation, and restorative conflict resolution. These values are manifested in helping communication through kinship-based dialogue, customary mediation, and communal support systems. The study concludes that integrating Huma Betang philosophy provides a culturally responsive framework for indigenous counseling that strengthens psychological support while preserving local wisdom within the Dayak community.