Irma Nur Setyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Logika via Pendekatan Trilogi bagi Mahasiswa PAI yang Kritis dan Menyenangkan sebagai Generasi Z yang Aktif Moh. Faizin; Kheisya Auliya Azzahroh; Lailatul Munawaroh; Irma Nur Setyani
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2025): JUNI:ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v5i2.21962

Abstract

The Trilogy of Sciences (Ontology, Epistemology, and Axiology) is a series of components that are inherent in the scope of Islamic Religious Education. This article aims to find out about Logic learning among PAI students as generation Z who are active, critical and not out of date. This writing uses the Library Research method, namely data processing using librarianship and literacy sources. Based on this, the conclusion of this article is that there are various kinds of foundations that can be used as buildings or basic foundations related to ontology, epistemology and axiology of Logic learning for PAI students to become an active, critical and fun Generation Z.
Paradigma Twin Towers sebagai Model Integrasi Keilmuan dalam Perspektif Al-Ghazali dan Syed Naquib al-Attas Pranita, Adelia Yuli; Irma Nur Setyani; Nuriyatul Khanifah; Tabriz Nur Imami; Davina Keisya Shera Putri; Lailatul Maghfiroh; Abd. Muqit
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8447

Abstract

Derasnya arus globalisasi dan tantangan modernitas yang seringkali memunculkan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sains, dunia pendidikan Islam dituntut untuk menghadirkan paradigma baru yang mampu menyatukan keduanya dalam kerangka epistemologis yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma Integrasi Keilmuan Twin Towers UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai model konseptual yang menggabungkan ilmu agama (naqliyah) dan ilmu sains (aqliyah) dalam satu kesatuan epistemologis dalam perspektif al-Ghazali dan Syed Naquib al-Attas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur serta wawancara dengan pengelola program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol dua menara kembar yang dihubungkan dengan jembatan epistemologis tidak hanya bersifat arsitektural, melainkan menjadi kerangka konseptual pendidikan Islam yang menegaskan keterpaduan antara sains dan agama. Paradigma ini selaras dengan pemikiran klasik Imam al-Ghazali yang menekankan keseimbangan intelektual, moral, dan spiritual, serta pemikiran kontemporer Syed Muhammad Naquib al-Attas mengenai pentingnya adab dalam ilmu pengetahuan. Implementasi paradigma ini terlihat pada kurikulum, pengajaran, riset interdisipliner, hingga pengabdian masyarakat. Kesimpulannya, model Twin Towers merupakan inovasi strategis dalam menjawab dikotomi ilmu sekaligus tantangan global modernitas, serta berkontribusi pada lahirnya lulusan yang beradab, religius, dan progresif.