Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HOMES OF MANY TONGUES: FAMILY LANGUAGE POLICY AND ENGLISH LITERACY IN MULTILINGUAL INDONESIA Sadri, Idris
Philosophica: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : English Literature Department, Faculty of Economics, Law, and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/pho.v8i2.4531

Abstract

This study investigates the ways in which Family Language Policy (FLP) and home-based literacy practices mediate children’s English literacy development in multilingual Indonesian households. While English Language Teaching (ELT) scholarship has traditionally privileged school-based instruction, the role of families—particularly in contexts where Bahasa Indonesia coexists with regional languages such as Javanese or Sundanese—remains insufficiently theorized. Drawing on simulated mixed-method data, the study delineates three recurrent FLP orientations: structured (30%), emergent (50%), and passive (20%). The findings suggest that rather than adopting uniform strategies, families develop fluid, ideologically motivated practices that are profoundly shaped by sociocultural values, socioeconomic positioning, and translanguaging repertoires. Parental attitudes—ranging from positive to ambivalent or resistant— emerge as decisive in determining both the frequency and quality of children’s English exposure. Notably, even families with limited material resources exhibit considerable linguistic agency, incorporating English through media, storytelling, and bilingual scaffolding. By challenging deficit-oriented perspectives, this study demonstrates that children’s English literacy trajectories are constituted through social interaction, cultural negotiation, and multilingual creativity rather than material access alone. It argues for a reconceptualization of ELT frameworks that foreground the household as a dynamic and generative site of language learning and identity formation.
Pemanfaatan Limbah Kulit Kemiri Menjadi Briket Arang di Desa Sarinembah, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo Mawaddah, Niswa; Hsb, Sarah Nadia; Hasibuan, Abdul Aziz; Rahma, Nadia; Al Hadi, Muhammad Rafif Syauqi; Hidayat, Taufik; Sadri, Idris
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5798

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan persoalan penting yang tengah dihadapi oleh masyarakat Desa Sarinembah, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan hasil kegiatan sosialisasi mengenai pemanfaatan sampah menjadi briket di Desa Sarinembah. Upaya ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosialisasi langsung kepada masyarakat Desa Sarinembah. Tim pelaksana menjelaskan mengenai manfaat pengolahan sampah menjadi briket, teknik yang dapat diterapkan, serta potensi ekonomi yang muncul dari kegiatan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Sebagian besar masyarakat memperlihatkan antusiasme dan ketertarikan dalam mengadopsi teknik pembuatan briket dari sampah. Pendekatan ini juga terbukti mampu membuka kesempatan kerja baru serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian desa. Namun demikian, terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan program, seperti keterbatasan infrastruktur dan perlunya sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, serta pihak-pihak terkait lainnya. Pemanfaatan teknologi tepat guna dengan menggunakan mesin sederhana yang efektif menjadi salah satu solusi yang dibahas agar program dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan positif dalam memberdayakan masyarakat Desa Sarinembah untuk mengelola sampah secara berkelanjutan. Selain itu, hasil kajian ini juga dapat dijadikan rujukan oleh pemerintah desa maupun lembaga non-pemerintah dalam menyusun program sejenis di wilayah lain.
Simple English Learning for Rural Elementary Students: A Community Service in Subur Village Al-Farizy, M. Kevin; Sadri, Idris; Harahap, Siti; Zafirah, Talitha; Siregar, Nur Fadiah Arifah; Aulia, Dinda Sabda; Siregar, Nuri Handayani; Khanis, Muhammad Ilham; Zanah, Siti Nur; Wulandari, Windi; Hakim, Widiya Mentari
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1574

Abstract

This community service program, titled “Simple English Learning for Rural Elementary Students: A Community Service in Subur Village,” was conducted to support early English education among elementary school children in rural areas with limited access to language learning resources. Through interactive methods such as games, songs, storytelling, vocabulary posters, and hands-on projects, the program aimed to enhance students’ engagement, motivation, and basic English skills. The program also included Qur’an reading sessions and basic literacy support to strengthen the children’s overall educational foundation. The results showed a positive response from the students, who were enthusiastic and actively involved throughout the activities. The integration of microteaching and artefact creation further enriched both student learning and the teaching experience of the facilitators. This initiative proves that simple, joyful, and culturally responsive approaches can significantly improve language learning outcomes for rural students and foster essential competencies for their future development.