Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Ovsynch Protocol pada Kerbau Rawa dengan Paritas yang Berbeda Rahma, Nadia; Rahmi, Novadhila; Meidita, Fadilla; Ananta, Dwi; Amri, Fisma; Rahma, Annisa; Saragih, Beby Murba Ningsih; Gusri, Rahmat
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.27.2.104-114.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode ovsynch protocol pada kerbau rawa dengan paritas yang berbeda. Sebanyak 18 ekor kerbau rawa betina dengan organ reproduksi sehat, normal dan tidak bunting digunakan dalam penelitian ini. Kerbau dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan paritas, yaitu kerbau dara (P0), kerbau paritas satu (P1) dan kerbau paritas dua (P2) masing-masing terdiri dari enam ekor. Sinkronisasi estrus dilakukan menggunakan metode ovsynch protocol dengan injeksi hormon GnRH pada hari ke-1 dan ke-9, serta hormon PGF2a pada hari ke-7. Inseminasi buatakan dilaksanakan pada hari ke-10. Parameter yang diamati meliputi persentase respons estrus, intensitas estrus, dan tanda-tanda klinis estrus. Data dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kelompok paritas memberikan respoms estrus sebesar 100%. Analisis ragam terhadap intensitas estrus tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (P>0,05). Demikian pula tanda-tanda klinis estrus cenderung lebih baik pada kelompok P2, namun secara statistik juga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (P>0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode ovsynch protocol efektif dalam menstimulasi estrus pada kerbau rawa terlepas dari perbedaan paritas.
Evaluasi Kualitas Semen Sapi Pesisir Berdasarkan Variasi Waktu Ekuilibirasi Pasca Thawing: Evaluation of Pesisir Cattle Semen Quality Based on Variation in Equilibration Time After Thawing Rahma, Nadia; Febrianti, Suci; Meidita, Fadilla; Ananta, Dwi; Rahmat, Gusri
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 9 No. 1 (2026): February (In Press)
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v9i1.90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas semen sapi pesisir berdasarkan variasi waktu ekuilibrasi pasca thawing. Semen dikoleksi dengan metode vagina buatan, diencerkan menggunakan AndroMed, lalu dilakukan proses filling, sealing, dan ekuilibrasi pada suhu 5°C dengan durasi P1=2jam, P2=4jam, P3=6jam, P4=8jam, dan P5=10jam. Variabel yang diamati adalah persentase hidup spermatozoa, motilitas spermatozoa, persentase abnormalitas spermatozoa, dan membran plasma utuh spermatozoa. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan polynomial regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang nyata antara waktu ekuilibrasi terhadap kualitas semen sapi pesisir pasca thawing. Motilitas spermatozoa berkisar antara 44% hingga 58%, dengan nilai tertinggi pada ekuilibrasi 8 jam dan terendah pada 2 jam. Persentase hidup spermatozoa berkisar antara 61,2% hingga 70,5%, dengan nilai tertinggi pada ekuilibrasi 10 jam. Persentase abnormalitas spermatozoa menurun seiring bertambahnya waktu ekuilibrasi, dengan nilai terendah pada ekuilibrasi 8 jam (28,5%) dan tertinggi pada 2 jam (41,7%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persentase motilitas tertinggi dan abnormalitas terendah didapat pada (P4). Persentase hidup spermatozoa tertinggi pada perlakuan (P5), sedangkan persentase membran plasma utuh tertinggi didapat pada waktu ekuilibrasi (P2)
OPTIMALISASI KUALITAS TELUR PUYUH MELALUI KOMBINASI SUPLEMENTASI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN SARI BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) SEBAGAI FEED ADDITIVE ALAMI: OPTIMIZATION OF QUAIL EGG QUALITY THROUGH COMBINED SUPPLEMENTATION OF MORINGA LEAF POWDER (Moringa oleifera) AND BILIMBI FRUIT EXTRACT (Averrhoa bilimbi L.) AS NATURAL FEED ADDITIVES Meidita, Fadilla; Rahma, Nadia; Ananta, Dwi
Tropical Animal Science Vol. 8 No. 1 May (2026): TROPICAL ANIMAL SCIENCE
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/tas.v8i1.2175

Abstract

Quail are egg-producing poultry known for their highly nutritious eggs and affordable price, making them popular among the general public. However, challenges in quail farming lie in feed efficiency and improving egg quality. One effort to address these challenges is the use of natural feed additives, such as moringa leaves (Moringa oleifera) and bilimbi fruit (Averrhoa bilimbi L.), which have potential as sources of natural antioxidants and bioactive compounds. This study aimed to evaluate the effects of moringa leaf powder supplementation in the feed, combined with bilimbi fruit extract in drinking water, on quail egg quality. The study used 180 female quails (Coturnix coturnix japonica) aged 20 weeks, in a feeding trial using a 2 × 3 factorial completely randomized design (CRD). The treatments consisted of two levels of moringa leaf powder (0% and 3%) and three levels of bilimbi extract (0%, 2.5%, and 5%), with three replications each. Observed parameters included egg weight, egg index, albumen index, yolk index, and Haugh Unit value. The analysis showed no significant interaction between moringa leaf and bilimbi extract supplementation on egg weight and egg index (P>0.05). These findings suggest that moringa leaf inclusion in feed has the potential to improve egg weight, although its effectiveness is influenced by dosage and interaction with other additives.