Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Metode Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kreativitas Siswa Rimadia; Muhammad Imam Fajri Al Baroqi; Rosa Yunita Sihombing; Sani Safitri; Syariffudin
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hye1x962

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam memanusiakan individu dan mempersiapkan mereka untuk kehidupan yang lebih baik. Dalam kasus ini,  Pendidikan memerlukan metode pembelajaran. Salah satu metode yang efektif adalah metode pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini diarahkan untuk membahas pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap kreativitas siswa menggunakan penggabungan metode penelitian dan tinjauan pustaka. Hasilnya, pembelajaran berbasis proyek berengaruh besar terhadap kreativitas siswa. Melalui model ini, siswa bukan hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga kontributor aktif pada setiap tahap proyek.
Dampak Pengetahuan Sosial Terhadap Pembentukan Identitas Nasional Dhaifah Khairunnisa Bilge; M. Zalva Zakira; Rosa Yunita Sihombing; Sani Safitri
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mcjttp20

Abstract

Social knowledge has an important role in shaping Indonesia's national identity amidst ethnic, cultural, religious and linguistic diversity. Through understanding history, culture, national values, and the principle of Bhinneka Tunggal Ika, social knowledge helps people recognize, appreciate and strengthen national identity. This article discusses Social Knowledge as the Foundation of National Identity and Social Knowledge in Realizing National Unity. Apart from that, social knowledge also contributes to preventing social conflict by teaching peaceful problem solving and strengthening a sense of togetherness as one nation. With good social education, the younger generation can grow up with an awareness of the importance of maintaining national unity and national identity. Therefore, improving the quality of social education is a strategic step in building a nation that is harmonious, strong and based on the values ​​of diversity.  
Sejarah dan Arsitektur Masjid Lawang Kidul Saksi Perkembangan kota Palembang dari Masa Kolonial Sampai Kemerdekaan Dhaifah Khairunnisa Bilge; Rosa Yunita Sihombing; Herni Mandala Putri; M.Andreansah; Hudaidah Hudaidah
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2025): Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/edukasi.v2i4.2290

Abstract

Lawang Kidul Mosque is one of the historical buildings that holds significant architectural, social, and religious value in the city of Palembang. Founded during the Dutch colonial era by Ki Marogan, this mosque not only served as a center for religious activities but also stood as a silent witness to the historical journey of Palembang from the colonial period to independence. This article aims to trace the history of Lawang Kidul Mosque, its architectural form, and analyze its strategic role in community life. The methods used include literature review and qualitative methods through direct observation and interviews to collect the necessary data for this study. The results show that Lawang Kidul Mosque was established in 1881, built by Ki Marogan. It is the second mosque founded by him, with the first being Kiyai Marogan Mosque, which was constructed earlier in 1871. The architectural style of Lawang Kidul Mosque resembles that of the Great Mosque of Palembang, although it is smaller in size. Lawang Kidul Mosque is supported by four large wooden soko guru pillars and twelve smaller columns. The pulpit of Lawang Kidul Mosque features distinctive Palembang carvings dominated by floral motifs. Additionally, there are four green flags inscribed with Islamic phrases such as the Asmaul Husna and the Shahada. The pulpit also displays the year of its construction, which is 1310 Hijri
Transformasi Media Pembelajaran Inovatif sebagai Strategi Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Digital Chardinal. DV; Sustia Ningsih; Rosa Yunita Sihombing; Syarifuddin; Rani Oktapiani
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7125

Abstract

Transformasi media pembelajaran di era digital belum sepenuhnya diikuti perubahan paradigma pedagogis sehingga implementasinya sering bersifat instrumental dan belum berdampak optimal terhadap kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif transformasi media pembelajaran inovatif sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan, mengidentifikasi kesenjangan antara kebijakan dan praktik, serta merumuskan strategi sistemik implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui penelaahan sistematis terhadap jurnal ilmiah dan sumber akademik lima tahun terakhir yang relevan dengan digitalisasi pendidikan dan kompetensi abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Learning Management System (LMS), media interaktif, serta model blended learning dan project-based learning berkontribusi signifikan terhadap peningkatan motivasi, keterlibatan, personalisasi belajar, dan capaian kompetensi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta komunikasi. Namun, tantangan berupa kesenjangan infrastruktur, rendahnya literasi digital guru, distraksi teknologi, dan ketidaksinkronan kebijakan evaluasi masih menjadi hambatan utama. Disimpulkan bahwa transformasi media pembelajaran inovatif efektif meningkatkan kualitas pendidikan apabila diintegrasikan secara pedagogis, didukung kebijakan adaptif, dan dilaksanakan secara sistemik. Implikasinya menuntut penguatan kompetensi guru, reformulasi evaluasi autentik, serta pembangunan ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan berkelanjutan.