Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Revitalisasi Semangat Nasionalisme Pelajar melalui Kajian Puisi 'Prajurit Jaga Malam' Karya Chairil Anwar Grace Tampubolon; Febri Simamora; Hanna Sianturi; Hikmah Sidabutar; Osmer Nadeak; Rosmawaty Harahap
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2025): MEI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/jaq5nj37

Abstract

Chairil Anwar adalah seorang sastrawan yang hidup dan matinya tidak lepas dari perkembangan sastra pada masa perjuangannya sejak masa penjajahan sampai pada masa Indonesia merdeka. Dengan demikian, dia dapat menulis pesan nasionalis dalam puisinya. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana rasa nasionalisme Chairil Anwar dalam puisi-puisinya, juga bagaimana cara untuk meningkatkan karakter kebangsaan bagi para pelajar melalui puisi tersebut. Ini disebabkan oleh Chairil Anwar yang turut berkontribusi dalam perkembangan kesusastraan di Indonesia melalui karya karya yang dihasilkannya. Penulisan ini berkaitan erat dengan bagaimana Chairil Anwar memahami konsep nasionalisme dalam setiap karya yang diciptakannya, sehingga membawa pengaruh bagi banyak orang. Juga tentang pengembangan karakter kebangsaan generasi penerus, yaitu para pelajar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa puisi-puisi tersebut merepresentasikan pemikiran nasionalisme Chairil Anwar yang bersifat multidimensi. Hal ini disebabkan adanya pengaruh dari kognisi individu dan konteks sosial terhadap proses penciptaan puisi.
Analisis Perbandingan Tindak Tutur Lokusi dan Perlokusi Antara Dokter Spesialis dan Dokter Umum dalam Interaksi dengan Pasien Febri Simamora; Grace Tampubolon; Hanna Sianturi; Hikmah Sidabutar; Nopita Silaban; Osmer Nadeak; Pintauli Silaban
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): MARET
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/

Abstract

Communication between healthcare providers and patients plays a crucial role in ensuring the quality of healthcare services. This article explores the importance of effective communication in medical interactions and highlights how communication failures can negatively impact diagnosis, treatment, and patient satisfaction. Using a pragmatic approach—specifically speech act theory as introduced by John L. Austin and further developed by John R. Searle—the article analyzes medical utterances as communicative acts with specific intentions and effects. The discussion includes classifications of locutionary, illocutionary, and perlocutionary acts, as well as types of speech acts such as representative, directive, commissive, expressive, and declarative. The study emphasizes that a deep understanding of speech acts can enhance the effectiveness of medical communication, especially in the context of cultural and social dynamics, and contribute to a more holistic approach to healthcare delivery.
PEMBENTUKAN KATA BARU DARI KOSAKATA VIRAL DI MEDIA SOSIAL: KAJIAN LEKSIKOGRAFI Eny Sihite; Nazwa Pasaribu; Hikmah Sidabutar; Pintauli Silaban; Anggia Puteri; Nadra Amalia
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2603

Abstract

Perkembangan media sosial telah memunculkan berbagai kosakata baru yang digunakan secara luas oleh masyarakat dalam komunikasi digital. Fenomena ini menunjukkan adanya dinamika dalam perkembangan bahasa Indonesia, khususnya dalam pembentukan kata yang bersifat kreatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan kata baru dari kosakata viral di media sosial melalui kajian leksikografi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa kosakata viral yang ditemukan pada berbagai platform media sosial, seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan cara mengamati serta mencatat kosakata yang sering muncul dan digunakan secara luas oleh pengguna media sosial. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk kosakata serta proses pembentukannya, kemudian menafsirkan maknanya berdasarkan konteks penggunaan dalam komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan kosakata baru terjadi melalui berbagai proses, seperti pemendekan kata, penyerapan dari bahasa asing, dan perubahan makna kata yang sudah ada. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa bahasa Indonesia terus berkembang secara dinamis mengikuti perkembangan teknologi dan budaya komunikasi digital.