Usman, Dian Fadillah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literatur Review: Terapi Antibiotic Pada Anak Dengan Pneumonia dan Malnutrisi Berat Thalib, Sophya Cindyka Lestari; Wahyuni, Sri; Dita, Narni; Ramadhani, Bintang Kurnia; Usman, Dian Fadillah; Cahyana, Atma; Alamsyah, Tegar; Muhamad Dani; Fadlan, Ahmad; Purnamasari, Anisa
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v4i2.1075

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak-anak, terutama di negara dengan sumber daya terbatas. Anak-anak dengan malnutrisi akut berat (SAM) memiliki kerentanan tinggi terhadap infeksi bakteri, termasuk pneumonia, akibat gangguan sistem imun dan status gizi yang buruk. Tujuan: Tinjauan ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi infeksi bakteri pada anak dengan SAM, pola resistensi antibiotik, serta efektivitas pendekatan terapi antibiotik di lingkungan dengan sumber daya terbatas. Metode: Metode yang digunakan adalah metode Literature review dengan pencarian  literatur yang dilakukan dengan menyeleksi studi dari database internasional yaitu PubMed, Google Schooler, dan ScienceDirect dengan Kata Kunci : Terapi antibiotik; Pneumonia; Bayi. Dengan menggunakan batasan waktu dari tahun 2022-2025 menggunakan Bolean Terms.  Hasil: Berdasarkan hasil dari pencarian literatur ditemukan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria dan kata kunci yang telah di tetapkan. Dari 10 artikel menunjukkan bahwa baik terapi antibiotik jangka pendek maupun jangka panjang efektif mempercepat pemulihan klinis, bahkan saat patogen belum teridentifikasi. Pemberian antibiotik oral dinilai sama efektifnya dengan intravena pada kasus rawat jalan. Penggunaan antibiotik secara rasional terbukti aman dan dapat mencegah resistensi. Temuan ini mendukung pentingnya pemberian antibiotik yang tepat dalam menangani pneumonia pada balita serta perlunya strategi pengobatan yang efektif untuk menekan angka kesakitan dan kematian.  Kesimpulan: Pemilihan antibiotik yang rasional berbasis pola sensitivitas lokal sangat penting dalam pengelolaan pneumonia anak, terutama pada populasi dengan malnutrisi berat. Pendekatan terapi jangka pendek yang efektif juga mendukung upaya pengendalian resistensi antimikroba
Quality of Life Among People Living With HIV in Kendari: A Descriptive Study Arsyika, Nabila Nur; Fatima, Siti; Bintang, Adel; Safitri, Inang; Usman, Dian Fadillah; Anugrah, Reza; Premasari, Januar Eka; Nazaruddin; Kalza, Lade Albar
Nursing Genius Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Nursing Genius Journal Vol. 3 No. 2 April 2026
Publisher : PT. Nursing Genius Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65874/ngj/v3.i2.2026.19

Abstract

Background: People living with HIV may experience persistent physical symptoms, stigma, psychological distress, social disruption, and spiritual concerns despite advances in antiretroviral therapy. Quality of life is a multidimensional patient-reported outcome that complements viral suppression. Objective: To describe quality of life among people living with HIV recruited in Kendari City. Methods: A descriptive cross-sectional study included 58 participants recruited through closed community or peer-support networks using an anonymous online questionnaire. Quality of life was measured with the 31-item WHOQOL-HIV BREF and summarized using the study’s recorded overall categories: poor, moderate, and good. Demographic characteristics were summarized using frequencies and percentages. No inferential analysis was performed. Results: Poor quality of life was reported by 33 participants (56.9%), moderate quality of life by 14 (24.1%), and good quality of life by 11 (19.0%). Most participants were male (36/58; 62.1%), aged 20–29 years (42/58; 72.4%), and not married (47/58; 81.0%). Marital status was not reported for 6 participants (10.3%). Conclusion: Poor quality of life predominated in this sample. HIV nursing should integrate symptom assessment, mental-health screening, stigma-sensitive communication, adherence support, and social and spiritual care while avoiding assumptions based on sex or marital status. Domain-level WHOQOL-HIV BREF reanalysis is recommended to identify specific priorities.