Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literasi Budaya sebagai Kecakapan Hidup di Era Globalisasi Nawir, Muhammad; Utari, Tria Mulya; Dahlan, Suratmi; Salsabila, Aqilah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.9054

Abstract

Literasi budaya telah menjadi kompetensi penting dalam menghadapi kompleksitas interaksi sosial di era globalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan komponen literasi budaya dalam konteks kecakapan hidup, mengidentifikasi peran literasi budaya dalam pengembangan kecakapan hidup individu, serta merumuskan strategi pengembangan literasi budaya di Indonesia. Dengan metode kajian literatur, penelitian ini mengeksplorasi berbagai perspektif teoretis dan implikasi praktis literasi budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi budaya terdiri dari lima komponen utama: pengetahuan budaya, kesadaran budaya, kepekaan budaya, kompetensi budaya, dan kecerdasan budaya. Literasi budaya berperan dalam meningkatkan kemampuan adaptasi, memperkuat keterampilan komunikasi, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, membangun keterampilan resolusi konflik, dan meningkatkan kesadaran identitas diri. Strategi pengembangan literasi budaya di Indonesia dapat dilakukan melalui integrasi dalam sistem pendidikan formal, program pendidikan non-formal, pemanfaatan media dan teknologi, kebijakan pemerintah, serta kolaborasi dengan komunitas dan sektor swasta. Pengembangan literasi budaya sebagai kecakapan hidup memerlukan pendekatan kolaboratif dan komprehensif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat identitas nasional, menjaga harmoni sosial, dan meningkatkan daya saing individu dalam konteks global.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA MATERI LISTRIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING KELAS VI UPTD SDN 214 INPRES BAWALANGIRI KABUPATEN MAROS Salsabila, Aqilah; Patta, Nur Fitrah Julianti; Asmi, Mufidatul; Wahyuni, Sri; Syamsuriyanti, Syamsuriyanti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.22694

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam melalui model pembelajaran problem based learnning materi listrik kelas VI UPTD SDN 214 Inpres Bawalangiri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Terjadinya peningkatan persentase kehadiran siswa dalam proses pembelajaran, siswa fokus pada materi pelajaran yang sedang berlangsung, siswa antusias dalam belajar dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning, siswa aktif mencatat materi pelajaran dari Guru, siswa aktif bertanya dan menjawab materi yang terkait dengan pembelajaran, dan siswa bekerja sama dengan kelompok.
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Mewujudkan Sekolah Sehat dan Berkarakter pada Siswa Kelas IV SDI Andi Tonro Makassar Suardi, Suardi; Said, Tri Gustaf; Arfiani, Fifi; Salsabila, Aqilah; Nasrullah, Nasrullah; Muslim, Muslim; Taqwa, Rachmat Alim; Rifki, Faisal
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3245

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan sosial dan pendidikan di lingkungan masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut ialah program sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dilaksanakan bagi siswa kelas IV SDI Andi Tonro Makassar. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat program sekolah sehat serta menanamkan kebiasaan hidup bersih dan berkarakter positif sejak usia sekolah dasar. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi secara interaktif, demonstrasi praktik mencuci tangan menggunakan standar enam langkah WHO, simulasi edukatif dengan media boneka tangan, serta pembagian paket perlengkapan kebersihan sebagai stimulus penerapan PHBS di lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil pelaksanaan, siswa menunjukkan respons dan keterlibatan yang sangat baik, tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi, praktik mencuci tangan, dan pemahaman yang meningkat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih. Melalui kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi PHBS memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran dan penerapan perilaku hidup sehat siswa serta mendukung terciptanya budaya sekolah sehat dan berkarakter.