Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSPLORASI PERUBAHAN POLA BELAJAR SISWA DENGAN IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL Rukli, Rukli; Arfiani, Fifi
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.5601

Abstract

The lack of active and independent learning patterns among elementary school students poses a significant challenge in the digital era, which demands 21st-century skills. The predominance of passive, teacher-centered learning indicates a pressing need for instructional innovations aligned with technological developments. This study aims to explore changes in students’ learning patterns as a result of implementing digital literacy in the elementary school environment. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving 22 fourth-grade students at SD Negeri Kalia, Tojo Una-Una Regency, Central Sulawesi. The findings reveal a transformation from passive learning to more active, collaborative, independent, and reflective learning behaviors. Students became accustomed to using digital media to access information, take notes, and work in groups. Supporting factors for this shift include students’ motivation and the active role of teachers in facilitating learning, while the main obstacle was limited access to digital devices and internet connectivity. The study concludes that digital literacy plays a strategic role in shaping adaptive and effective learning patterns in the modern educational context. ABSTRAK Rendahnya pola belajar aktif dan mandiri di kalangan siswa sekolah dasar menjadi tantangan serius dalam era digital yang menuntut keterampilan abad ke-21. Pola belajar yang masih dominan bersifat pasif dan berpusat pada guru menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perubahan pola belajar siswa sebagai dampak dari implementasi literasi digital di lingkungan sekolah dasar. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 22 siswa kelas IV di SD Negeri Kalia, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi pola belajar dari yang semula pasif menjadi lebih aktif, kolaboratif, mandiri, dan reflektif. Siswa mulai terbiasa menggunakan media digital untuk mengakses informasi, menyusun catatan, dan bekerja dalam kelompok. Faktor pendukung perubahan ini meliputi motivasi siswa dan peran aktif guru dalam memfasilitasi pembelajaran, sedangkan hambatan utamanya adalah keterbatasan akses terhadap perangkat dan jaringan internet. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital memiliki peran strategis dalam membentuk pola belajar yang adaptif dan efektif di era pembelajaran modern.
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Mewujudkan Sekolah Sehat dan Berkarakter pada Siswa Kelas IV SDI Andi Tonro Makassar Suardi, Suardi; Said, Tri Gustaf; Arfiani, Fifi; Salsabila, Aqilah; Nasrullah, Nasrullah; Muslim, Muslim; Taqwa, Rachmat Alim; Rifki, Faisal
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3245

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan sosial dan pendidikan di lingkungan masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut ialah program sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dilaksanakan bagi siswa kelas IV SDI Andi Tonro Makassar. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat program sekolah sehat serta menanamkan kebiasaan hidup bersih dan berkarakter positif sejak usia sekolah dasar. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi secara interaktif, demonstrasi praktik mencuci tangan menggunakan standar enam langkah WHO, simulasi edukatif dengan media boneka tangan, serta pembagian paket perlengkapan kebersihan sebagai stimulus penerapan PHBS di lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil pelaksanaan, siswa menunjukkan respons dan keterlibatan yang sangat baik, tercermin dari partisipasi aktif dalam diskusi, praktik mencuci tangan, dan pemahaman yang meningkat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih. Melalui kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi PHBS memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran dan penerapan perilaku hidup sehat siswa serta mendukung terciptanya budaya sekolah sehat dan berkarakter.