Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

OPTIMALISASI TEKNOLOGI CLOUD COMPUTING DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI BELAJAR SISWA SMP ISLAM BAHRUL ULUM Suhada, jiyan; Rangkuti, Muhammad Yunus; Gunawan, Juli
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 03 (2025): JUNI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan cloud computing. Teknologi ini memungkinkan akses pembelajaran secara fleksibel, efisien, dan terintegrasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi dan mengimplementasikan pemanfaatan cloud computing bagi siswa dan guru di SMP Islam Bahrul Ulum. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan penggunaan layanan seperti Google Drive, Google Classroom, dan OneDrive. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dan guru terhadap teknologi cloud serta peningkatan efisiensi dalam mengakses materi, mengerjakan tugas, dan melakukan kolaborasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi transformasi digital dalam sistem pembelajaran di lingkungan sekolah.
Kunci Primer, Kunci Asing, Dan Integritas Data Rizky Pratama, Ivan; Suhada, Jiyan
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 7 (2025): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basis Data Relasional (Relational Database Management System - RDBMS) adalah fondasi bagi banyak sistem informasi modern. Integritas data merupakan aspek krusial dalam RDBMS, memastikan akurasi, konsistensi, dan keandalan data. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara fundamental peran vital dari dua konsep utama, yaitu Kunci Primer (Primary Key) dan Kunci Asing (Foreign Key), dalam menjaga integritas data. Kunci Primer menjamin keunikan identifikasi setiap baris (record) dalam sebuah tabel, sementara Kunci Asing berfungsi untuk membangun hubungan antar tabel, secara spesifik menegakkan Integritas Referensial. Dengan menganalisis mekanisme kerja kedua kunci ini, laporan ini menekankan bagaimana RDBMS menggunakan batasan- batasan ini untuk mencegah redundansi, duplikasi, dan anomali data, sehingga data yang tersimpan selalu memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
IMPLEMENTASI POLICY-BASED ROUTING (PBR) UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI DAN KEANDALAN JARINGAN BERBASIS MIKROTIK Siadi, Ilham Wahyudi; Suhada, Jiyan; Eliska, Nur
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4280

Abstract

Abstract: Policy-Based Routing (PBR) is an advanced routing method that allows data traffic to be directed based on more specific criteria than traditional routing methods that are solely based on destination addresses. This study examines the theoretical principles and practical implementation of PBR on MikroTik RouterOS devices. The methods used include configuring the mangle function on the firewall for traffic marking and utilizing custom routing tables. A case study of PBR implementation for a multi-WAN load balancing scenario with automatic failover and prioritization of critical application traffic is presented. The results show that PBR on MikroTik significantly improves bandwidth usage efficiency and network reliability through traffic path optimization and redundancy mechanisms. PBR implementation is proven to provide high flexibility in data flow management, making it an effective solution for modern, complex network environments. Keyword: Policy-Based Routing, MikroTik, RouterOS, Mangle, Firewall, Network Optimization Abstrak: Policy-Based Routing (PBR) merupakan sebuah metode routing canggih yang memungkinkan pengarahan lalu lintas data berdasarkan kriteria yang lebih spesifik dibandingkan metode routing tradisional yang hanya berdasar pada alamat tujuan. Penelitian ini mengkaji prinsip-prinsip teoritis dan implementasi praktis PBR pada perangkat MikroTik RouterOS. Metode yang digunakan meliputi konfigurasi fungsi mangle pada firewall untuk penandaan lalu lintas (traffic marking) dan pemanfaatan tabel routing kustom. Sebuah studi kasus implementasi PBR untuk skenario multi-WAN load balancing dengan failover otomatis serta prioritisasi lalu lintas aplikasi kritikal disajikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBR pada MikroTik secara signifikan meningkatkan efisiensi penggunaan bandwidth dan keandalan jaringan melalui optimasi jalur lalu lintas dan mekanisme redundansi. Implementasi PBR terbukti memberikan fleksibilitas tinggi dalam manajemen aliran data, menjadikannya solusi efektif untuk lingkungan jaringan modern yang kompleks. Kata kunci: Policy-Based Routing, MikroTik, RouterOS, Mangle, Firewall, Optimalisasi Jaringan 
ANALISIS PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KECERDASAN BUATAN DALAM MEMPERSIAPKAN SISWA SMK PKP 1 JAKARTA MENGHADAPI DUNIA KERJA Ardana, I Made Sugi; Suhada, Jiyan; Yuniarti, Dian Tri; Rizky, Mochammad
JUTECH : Journal Education and Technology Vol 6, No 2 (2025): JUTECH DESEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jutech.v6i2.5045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pemanfaatan teknologi informasi dan pemahaman kecerdasan buatan (AI) berkontribusi terhadap kesiapan siswa SMK PKP 1 Jakarta dalam menghadapi dunia kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik survei terhadap siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tertutup dan terbuka. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa 76% responden menyatakan penggunaan teknologi informasi di sekolah membantu mereka memahami materi secara lebih efisien. Sebanyak 64% siswa menyatakan pernah menggunakan aplikasi berbasis AI, namun hanya 42% yang benar-benar memahami prinsip dasarnya. Uji korelasi Pearson menunjukkan nilai r = 0,712 (p < 0,05) antara pemahaman AI dengan kesiapan menghadapi dunia kerja, yang menunjukkan hubungan positif kuat dan signifikan. Analisis regresi sederhana juga menunjukkan bahwa variabel TI dan AI berkontribusi sebesar 52,6% terhadap variabel kesiapan kerja. Hal ini menandakan bahwa semakin baik integrasi TI dan pemahaman AI dalam proses pembelajaran, semakin tinggi pula tingkat kesiapan siswa menghadapi tantangan profesional di era digital.
Manajemen Emosi untuk Meningkatkan Hubungan Antar Personal Faturachman, Muhammad Arief Tri; Dermawan, Fariz Taufiq; Aldiansyah, Dwiki; Prasetyo, Dimas; Kusmana, Muhammad Ahmad Bachtiar; Fadhilah, Balqis; Suhada, Jiyan
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 9 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen emosi adalah kemampuan yang penting karena dapat meningkatkan kualitas hubungan antar orang. Kemampuan ini berkaitan dengan cara seseorang mengenali, memahami, dan mengontrol perasaannya agar bisa berinteraksi dengan orang lain secara positif. Hubungan antar orang yang baik sangat penting dalam berbagai situasi, seperti dalam keluarga, di sekolah, dan di tempat kerja. Akan tetapi, perbedaan sifat, tekanan belajar, dan tuntutan pekerjaan sering kali menyebabkan munculnya perasaan negatif yang bisa mengganggu komunikasi dan memicu konflik. Artikel ini bertujuan membahas pentingnya manajemen emosi dalam membangun dan memperkuat hubungan antar orang, terutama di kalangan mahasiswa. Untuk mencapai hal tersebut, digunakan metode kajian konseptual dengan mengulas teori dan pendapat mengenai manajemen emosi serta keterkaitannya dengan interaksi sosial. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa seseorang yang mampu mengelola emosinya dengan baik cenderung memiliki komunikasi yang lebih efektif, sikap yang lebih empatik, dan hubungan sosial yang lebih harmonis. Dengan demikian, pengembangan kemampuan manajemen emosi perlu ditingkatkan sebagai cara untuk meningkatkan kualitas hubungan antar orang dalam kehidupan sosial, akademik, dan profesional.