Pertumbuhan usaha properti sewa khususnya rumah kos di kota-kota besar Indonesia mendorong kebutuhan akan sistem pengelolaan yang lebih efisien. Permasalahan yang dihadapi pemilik kos di daerah Badung meliputi pencatatan data penghuni secara manual, pemantauan masa sewa yang belum optimal, ketidakakuratan pencatatan pembayaran serta belum tersedianya laporan keuangan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan meengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi manajemen kos berbasis web menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) Agile Development dengan pendekatan Object-Oriented Analysis and Design (OOAD). Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pemilik kos dan dianalisis menggunakan teknik mapping untuk merumuskan kebutuhan sistem. Hasil analisis menghasilkan sepuluh kebutuhan fungsional dan lima kebutuhan non-fungsional. Pengembangan sistem dilakukan melalui enam sprint, meliputi analisis kebutuhan, pengembangan modul, pembuatan antarmuka, pengujian, perbaikan, dan deployment. Sistem menyediakan fitur pengelolaan data kamar dan penghuni, pencatatan masa sewa dan pembayaran, notifikasi jatuh tempo, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pengelolaan biaya perbaikan, serta penyajian laporan dan dashboard keuangan. Pemodelan sistem didokumentasikan melalui use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram. Pengujian menggunakan metode black box dilakukan pada skenario login, pencarian, pengelolaan data kamar, penghuni, pembayaran, laporan keuangan, biaya perbaikan, notifikasi, dan transaksi pembayaran. Hasil pengujian pada skenario yang dilaporkan menunjukkan keluaran valid sesuai dengan hasil yang diharapkan.