Setiawan , Budi
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : IKRA-ITH ABDIMAS

Implementasi Pembuatan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) untuk Merek UMKM Wanyabi Victoria, Sharon; Andriyanti, Aprilia; Ferdiany Da Costa, Stella; Setiawan , Budi; Laeticia, Eugenia
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4064

Abstract

ABSTRAK Dalam dunia bisnis, Hak Kekayaan Intelektual atau HKI memiliki peran yang sangat penting. Perusahaan yang telah mendaftarkan hak cipta merek dapat memperkuat citra, membangun kepercayaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan proses pembuatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), khususnya merek, bagi UMKM Wanyabi yang berfokus pada makanan dan minuman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menunjukkan bahwa UMKM Wanyabi menyadari pentingnya memiliki HKI, terutama merek, untuk melindungi identitas dan produk mereka. UMKM Wanyabi merespons positif terhadap bantuan dalam proses pembuatan HKI, termasuk promosi produk dalam acara Ote lion, pembuatan logo baru, dan poster promosi. Namun, implementasi pembuatan HKI UMKM Wanyabi mengalami kendala signifikan, terutama terkait dengan pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah (PPKUKM) yang berlokasi di luar kota. Kendala ini menghambat kelancaran proses, menjadi hambatan utama dalam mendapatkanperlindungan HKI. Kesimpulannya, meskipun UMKM Wanyabi antusias dalam pembuatan HKI, tantangan administratif dengan pihak berwenang menjadi hambatan. Diperlukan upaya lebih lanjut untuk memastikan akses yang mudah dan efisien bagi UMKM dalam mendapatkan perlindungan HKI, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya HKI dalam pengembangan bisnis UMKM. ABSTRACTIn the business world, Intellectual Property Rights (IPR), particularly trademarks, play a crucial role. Companies that have registered trademark copyrights can strengthen their image and build consumer trust. This research aims to implement the process of creating Intellectual Property Rights (IPR), specifically trademarks, for Wanyabi MSMEs, focusing on food and beverages. The research method employed is qualitative with a field observation approach.The results of the Community Service Program (PKM) indicate that Wanyabi MSME are aware of the importance of having IPR, especially trademarks, to protect their identity and products. Wanyabi MSMEs responded positively to assistance in the IPR creation process, including promoting products at the Otelion event, creating new logos, and promotional posters. However, the implementation of IPR creation for Wanyabi MSMEs encountered significant challenges, particularly related to the Department of Industry, Trade, Small and Medium Enterprises (PPKUKM) located outside the city. This constraint hindered the smooth progression of the process and became a major obstacle in obtaining IPR protection. In conclusion, despite the enthusiasm of Wanyabi MSMEs in IPR creation, administrative challenges with the authorities pose obstacles. Further efforts are needed to ensure easy and efficient access for MSMEs to obtain IPR protection. Additionally, there is a need to enhance awareness of the importance of IPR in the development of MSMEs businesses.
Pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dapur Si Mbull di Distrik 1 Cikarang Tristan Afrianto, Matthew; Hidayat, Victoriano; Owen Cornelius, Darren; Nathanael, Marchellino; Setiawan , Budi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4065

Abstract

ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atau yang dikenal sebagai UMKM di Indonesia, mewakili bisnis skala kecil yang dijalankan oleh perorangan atau kelompok kecil dengan tujuan memenuhi kebutuhan sehari-hari atau mendapatkan penghasilan tambahan. Banyak dari usaha-usaha ini beroperasi tanpa dokumen legal yang sesuai, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI/HKI). Karena dianggap berskala kecil, banyak UMKM yang kurang memperhatikan pengembangan merek, keberadaan media sosial, dan strategi promosi yang kuat. Kurangnya perhatian ini menciptakan tantangan ketika pihak lain mencoba meniru produk atau usaha serupa dengan menggunakan nama, logo, dan elemen lain yang sama dan kemudian mencari pengakuan legal. Sebagai respons terhadap masalah ini, sekelompok mahasiswa angkatan 2021 jurusan Pariwisata di Universitas Pradita menginisiasi proyek pengabdian kepada masyarakat untuk membantu UMKM dalam mendapatkan pengakuan legal. UMKM yang dipilih untuk proyek ini adalah "Dapur Si Mbull" di Cikarang. Mahasiswa terlibat dalam kerja lapangan untuk memfasilitasi proses registrasi legal bagi usaha tersebut. Hasil dari upaya mereka adalah Dapur Si Mbull berhasil memperoleh dokumen legal yang diperlukan, melindungi identitasnya dari penggunaan yang tidak sah oleh pihak lain. ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), commonly known as UMKM in Indonesia,represent small-scale businesses undertaken by individuals or small groups with the aim ofmeeting daily needs or generating additional income. Many of these enterprises operate without proper legal documentation, such as Business Identification Number (NIB) and Intellectual Property Rights (IPR). Due to their perceived modest scale, these businesses often neglect the development of robust branding, social media presence, and promotional strategies. This lack of attention poses challenges when others attempt to replicate similar products or ventures using identical names, logos, and other elements and subsequently seek legal recognition. In response to this issue, a group of 2021 undergraduate students majoring in Tourism at Pradita University initiated a community service project to assist MSMEs in obtaining legal recognition. The selected MSME for this project was "Dapur Si Mbull" in Cikarang. The students engaged in fieldwork to facilitate the legal registration process for the business. The culmination of their efforts resulted in Dapur Si Mbull obtaining the necessary legal documentation, safeguarding its identity from unauthorized use by others.
PKMPenataan Homestay di Desa Wisata Angsana, Desa Setu, Kab. Bogor Sugiarto , Bagus; Lutfiah Syabina , Zahra; Gunawan, Liphing; marion , Grace; Setiawan , Budi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i1.4145

Abstract

Desa Wisata Angsana di Jasinga, Bogor, sedang dikembangkan menjadi destinasi wisatayang menarik. Program PKM ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi wisata yangbelum terkelola dengan baik melalui pelatihan, pembuatan paket wisata, dan peningkatanhomestay. Perbaikan homestay meliputi kebersihan, kerapian, penambahan fasilitas, danperawatan, mendukung pariwisata berkelanjutan serta meningkatkan kenyamananwisatawan. Diharapkan, dengan bantuan dan partisipasi masyarakat, Desa WisataAngsana dapat berkembang, meningkatkan daya jual, daya saing, dan menarik lebihbanyak wisatawan. Penelitian ini menjadi acuan pengembangan desa secara optimal.