Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengelolaan PAUD DI RA HJ Siti Syarifah Ahyar, Ahyar; Fadhilah, Janatun; Batubara, Nadia Chairy; Tanjung, Sapna; Berutu, Syanti Laura; Nabila, Ghina; Fitri, Raya Idul; Malik, Adam
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29673

Abstract

Penelitian ini membahas strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan perkembangan anak secara optimal. Kepala sekolah sebagai pemimpin dituntut untuk mampu mengelola sumber daya manusia dan sarana prasarana secara efektif, membina kompetensi guru, serta menerapkan pendekatan kepemimpinan yang demokratis dan partisipatif. Selain itu, inovasi dalam metode pembelajaran dan komunikasi yang intensif dengan orang tua serta masyarakat menjadi faktor pendukung keberhasilan pengelolaan PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan yang mengintegrasikan aspek manajerial, edukatif, dan sosial secara berkelanjutan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung tumbuh kembang anak. Dengan demikian, kepemimpinan kepala sekolah yang efektif menjadi kunci utama dalam mewujudkan PAUD berkualitas sebagai fondasi pendidikan anak selanjutnya.
Marketing Capability Analysis of Cavendish Banana Farmers Nabila, Ghina; Novanda, Ridha Rizki; Arianti, Nyayu Neti; Fauzi, Emlan
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 10, No 1 (2026): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v10i1.29642

Abstract

Provinsi Bengkulu memiliki tingkat kemiskinan yang relatif tinggi. Pengembangan pisang Cavendish sebagai bagian dari program ketahanan pangan di Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kepahiang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, petani masih menghadapi beberapa tantangan, termasuk akses pasar yang terbatas, harga jual yang rendah, dan ketergantungan pada perantara. Situasi ini menyoroti pentingnya Kapabilitas Pemasaran dalam mendukung keberhasilan usaha pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Kapabilitas Pemasaran petani dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilakukan pada Desember 2025 menggunakan metode sensus yang melibatkan 67 petani pisang Cavendish. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan skala Likert dan SEM-PLS. Analisis SEM meliputi evaluasi model eksternal melalui uji validitas dan reliabilitas, evaluasi model internal menggunakan nilai GOF dan R², dan pengujian hipotesis menggunakan teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapabilitas Pemasaran petani secara keseluruhan dikategorikan moderat. Kapabilitas produk, harga, dan lokasi berada dalam kategori moderat, sedangkan kapabilitas promosi merupakan indikator terendah. Analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa ketiga hipotesis tersebut diterima sebagai faktor yang secara signifikan memengaruhi Kapabilitas Pemasaran, dengan perspektif operasional sebagai faktor yang paling dominan. Temuan ini menyoroti pentingnya penguatan aspek operasional, intelektual, dan bauran pemasaran untuk meningkatkan kapabilitas pemasaran petani dan daya saing pisang Cavendish di Provinsi Bengkulu.
Implementasi Mutual Legal Assistance (MLA) Pada Alat Bukti Elektronik yang Telah Dilakukan Forensik Digital dalam Cyber Crime antara Indonesia-RRT Galfadillah, Kms. M.; Zabril, Akbar; Nabila, Ghina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7927

Abstract

Cyber crime merupakan bentuk perkembangan kejahatan melalui media online dengan jangkauan yang sangat luas hingga lintas teritorial sehingga memerlukan bukti elektronik sebagai dalam proses pembuktiannya. Mengingat sifatnya yang mudah hilang atau berubah (volatile), perlu dilakukan forensik digital terhadap bukti elektronik untuk memperoleh data yang pasti dan dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah. Namun, hingga kini Indonesia belum memiliki regulasi yang secara komprehensif mengatur teknis dari forensik digital sehingga menimbulkan permasalahan, terutama terkait ketentuan forensik digital terhadap bukti elektronik yang diajukan Mutual Legal Assistance (MLA). Salah satu contohnya adalah penanganan cyber crime di Indonesia menggunakan bukti elektronik hasil MLA yang sebelumnya telah dilakukan forensik digital di Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keabsahan bukti elektronik yang telah dilakukan forensik digital dan akan diajukan MLA dalam cyber crime dengan mengambil contoh kasus dan regulasi dari negara RRT. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah yuridis normatif dengan mengumpulkan dan menganalisis data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, karya ilmiah, serta rujukan elektronik yang relevan. Berdasarkan penelitian ini diperoleh konklusi bahwa bukti elektronik yang diajukan MLA dari negara lain, khususnya RRT, dianggap sah oleh hukum Indonesia selama tidak dilakukan pemeriksaan forensik digital lebih dari satu kali dan bukti elektronik yang telah dilakukan forensik digital di negara lain dapat diajukan MLA, tetapi hanya sebatas hasil pemeriksaannya, bukan keseluruhan bukti. Maka dari itu, diperlukan regulasi khusus yang menuangkan pengakuan secara konkrit terhadap standar internasional dalam pemeriksaan forensik digital, seperti ISO/IEC 17025 agar bukti elektronik hasil MLA tetap memiliki kekuatan pembuktian yang sah.