Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengendalian Pencemaran Sungai Mencirim dengan Sosialisasi Membuat Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga dalam Upaya Menjaga Kondisi Kesehatan Penduduk Kota Binjai: Pengabdian Kadir, Dalimawaty; Rapita Silalahi, Beta; Fitrah Dwi, Dara; Sapnita; Rhamadona, Fitria; Nur Fatma, Intan; Rintawana Panjaitan, Desi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.950

Abstract

Pengabdian ini dilakukan karena banyaknya pencemaran yang terjadi di Sungai Sei Mencirim Binjai. Hal tersebut mengakibatkan kesehatan masyarakat di sekitar sungai Sei Mencirim sangat terganggu karena kualitas air menunjukkan kondisi yang tercemar. Jenis pengabdian ini termasuk dalam studi kasus. Lokasi pengabdian dilakukan di Sungai Sei Mencirim pada bulan September dan Oktober 2024. Populasi pengabdian adalah aliran sungai yang mengalir melalui Sungai Sei Mencirim Binjai, sedangkan sampel pengabdian adalah sampel air sungai di sepanjang Sungai Sei Mencirim Binjai dengan cara mengambil tiga sampel pada setiap plot dengan jarak antar plot masing-masing tiga ratus meter dan koordinatnya ditentukan dengan menggunakan Koordinat GPS. Hasil pengujian parameter kualitas air sungai Sei Mencirim menyatakan bahwa parameter TSS, BOD, COD, total fosfat sebagai P, E colli dan fecal coliform telah melebihi standar baku mutu air yang disepakati dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001. Hasil status mutu air Sungai Sei Mencirim Binjai dikarakterisasi memakai metode Indeks Pencemaran yaitu sesuai dengan batas baku mutu air termasuk dalam kategori tercemar sedang. E. Coli dan Fecal Coliform sangat tinggi. Sisi ini dapat terjadi sebab pada air sungai terindikasi telah terjadi pencemaran tinja manusia atau hewan pada air tersebut.
Hubungan Pola Makan dan Gaya Hidup dengan Kejadian Obesitas pada Remaja di Kabupaten Deli Serdang Sapnita; Marpaung, Sastrika Handayani; Delimayani, Delimayani
Jurnal Farmasi dan Kesehatan ( JUFRAN ) Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1 Nomor 3 November 2024
Publisher : Jurnal Farmasi dan Kesehatan ( JUFRAN )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas pada remaja semakin meningkat dan menjadi permasalahan kesehatan yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan gaya hidup dengan kejadian obesitas pada remaja di Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 50 remaja yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang tidak seimbang, seperti konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, berhubungan signifikan dengan kejadian obesitas pada remaja (p < 0,05). Selain itu, gaya hidup sedentary, termasuk rendahnya aktivitas fisik dan durasi screen time yang tinggi, juga memiliki hubungan yang signifikan dengan obesitas. Faktor lain yang turut berkontribusi adalah pola tidur yang kurang, di mana remaja yang tidur kurang dari tujuh jam per malam memiliki kecenderungan mengalami peningkatan berat badan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola makan yang tidak sehat dan gaya hidup sedentary berkontribusi terhadap meningkatnya prevalensi obesitas pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi gizi, peningkatan aktivitas fisik, pengurangan screen time, serta penerapan pola tidur yang baik untuk mengurangi risiko obesitas.
Peran Kearifan Lokal dalam Praktik Pencegahan Penyakit Menular di Komunitas Adat Achmad Hilal; Sapnita; Lili Amaliah; Baso Witman Adiaksa; Yermi; Yanti mustarin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7238

Abstract

Kearifan lokal merupakan sistem nilai, norma, dan praktik sosial yang diwariskan secara turun-temurun dalam suatu komunitas adat. Dalam konteks kesehatan masyarakat, kearifan lokal berperan penting sebagai bentuk adaptasi sosial terhadap lingkungan dan upaya mempertahankan keseimbangan hidup, termasuk dalam pencegahan penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran kearifan lokal dalam praktik pencegahan penyakit menular di komunitas adat, serta mengevaluasi potensinya untuk diintegrasikan dengan strategi kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif etnografi, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, serta dokumentasi kebiasaan masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berperan dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat melalui ritual adat, pantangan sosial, serta penggunaan tanaman obat tradisional. Selain itu, struktur kepemimpinan adat berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang menjaga konsistensi penerapan nilai-nilai kesehatan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan program kesehatan berbasis masyarakat dapat meningkatkan efektivitas pencegahan penyakit menular, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan medis formal. Oleh karena itu, pengakuan dan pemberdayaan sistem pengetahuan lokal menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.