Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONGRES PENDIDIKAN NU DAN FORMULASI SISTEM PENDIDIKAN INTEGRATED DI INDONESIA: ANALISIS KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI Hamid, Imron Rosyadi; Rofik, Abdur; Suwadji; Salamah, Siti Saidatus
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i2.6688

Abstract

Kongres Pendidikan Nahdlatul Ulama merupakan forum strategis yang bertujuan merumuskan arah dan kebijakan pendidikan Nahdlatul Ulama untuk masa depan, khususnya bagi generasi Nahdliyin. Pendidikan, terutama pada jenjang perguruan tinggi, dipandang sebagai sektor kunci dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Untuk menjawab tantangan zaman, sistem pendidikan terintegrasi yang menggabungkan kecerdasan akademik dengan nilai-nilai moral dan etika menjadi fokus utama. Kongres ini dilaksanakan melalui diskusi mendalam antar akademisi, praktisi pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya dengan pendekatan kolaboratif. Forum ini juga memanfaatkan data dan riset terbaru dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil utama kongres ini adalah perumusan langkah-langkah strategis penguatan sistem pendidikan terintegrasi di lingkungan Nahdlatul Ulama. Salah satu poin penting adalah penekanan pada pengembangan pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak mulia. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kolektif, NU bertekad menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Implementasi strategi ini diharapkan dapat segera dilakukan di seluruh satuan pendidikan NU di Indonesia, dengan mendorong kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta guna mencapai sistem pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.
MENEGUHKAN SINERGI KOLABORATIF NAHDLATUL ULAMA JEPANG MELALUI KONFERCABIS III UNTUK PEMBERDAYAAN UMAT DAN PERADABAN Hamid, Imron Rosyadi; Rofik, Abdur; Salamah, Siti Saidatus; Firdausi, Rofiqoh; Suwadji, Suwadji
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i4.8158

Abstract

Konferensi Cabang Istimewa (KONFERCABIS) III Nahdlatul Ulama (NU) Jepang merupakan forum strategis bagi diaspora Muslim Indonesia di Jepang dalam meneguhkan peran keagamaan, sosial, dan kebangsaan. Kegiatan KONFERCABIS III tersebut mengusung tema: Meneguhkan Peran NU Jepang: Kolaborasi, Karya, dan Dedikasi dalam Merawat Jagad dan Membangun Peradaban. Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi organisasi, penguatan jejaring kolaboratif, serta perwujudan nilai pengabdian masyarakat dalam konteks global. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pengabdian masyarakat dalam penyelenggaraan KONFERCABIS III NU Jepang khususnya dalam aspek kolaborasi lintas komunitas, pemberdayaan umat, serta kontribusi diaspora Muslim dalam membangun peradaban. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa KONFERCABIS III NU Jepang berkontribusi dalam memperkuat peran diaspora muslim sebagai agen moderasi beragama, motor pemberdayaan umat, serta penggerak pengabdian lintas negara. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada penguatan internal organisasi NU Jepang, tetapi juga memperluas jangkauan pengabdian masyarakat di ranah internasional.
IMPLEMENTASI NILAI WASATIYYAT ISLAM DAN KEARIFAN TIONGHOA DALAM PENGUATAN KOLABORASI GLOBAL: REFLEKSI 9TH WORLD PEACE FORUM 2025 Salamah, Siti Saidatus; Hamid, Imron Rosyadi; Firdausi, Rofiqoh
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i1.8880

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam membangun kerja sama global dengan menginternalisasi nilai Wasatiyyat Islam dan kearifan Tionghoa yang relevan untuk kehidupan multikultural. Berdasarkan refleksi dari 9th World Peace Forum 2025, program ini mengembangkan model pendampingan melalui dialog lintas budaya, lokakarya moderasi beragama, dan forum komunitas yang mendukung harmoni sosial. Metode yang digunakan yaitu meliputi penyebaran nilai moderasi dan harmoni, pelatihan fasilitator lokal, serta penyusunan modul edukasi yang menggabungkan prinsip keseimbangan, keadilan, toleransi, dan kerja sama. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai nilai moderat Islam dan kebijaksanaan Tionghoa, serta penguatan jaringan kerja sama antar komunitas lintas suku dan agama. Selain itu, kegiatan ini mendorong munculnya inisiatif bersama untuk menyelesaikan masalah sosial secara damai dan inklusif. Kegiatan ini menegaskan bahwa menggabungkan nilai dari berbagai peradaban dapat menjadi dasar yang efektif dalam membangun budaya kolaborasi global di tingkat masyarakat.