Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Revitalisasi Pesantren di Era Digital dalam Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Teknologi Terapan untuk inovasi yang berdampak dan berkelanjutan di Ponpes Miftahul Huda firdausi, rofiqoh
ABDI MASYARAKAT Vol 1 No 1 (2025): PENDIDIKAN ISLAM DAN MASYARAKAT MUSLIM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revitalisasi pesantren di era digital merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan penerapan teknologi di lingkungan pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan bersih dan mengintegrasikan teknologi terapan di Pondok Pesantren Miftahul Huda guna mendorong inovasi yang berdampak dan berkelanjutan. Dengan memadukan nilai-nilai kearifan lokal dan teknologi modern, program ini berupaya membentuk budaya santri yang peduli lingkungan sekaligus melek teknologi. Metode pengabdian yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara langsung. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran santri tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pelatihan teknologi terapan difokuskan pada pemanfaatan limbah organik menjadi kompos dan pengenalan sistem informasi berbasis digital untuk pengelolaan data santri. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan penerapan program berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi pesantren. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran santri dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui penerapan sistem pengelolaan sampah yang terstruktur. Selain itu, pesantren berhasil mengimplementasikan teknologi terapan berupa pembuatan kompos dari limbah organik dan sistem informasi digital yang mempermudah administrasi pesantren. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan teknologi yang relevan di era digital. Dengan pendekatan yang berkelanjutan, diharapkan inovasi ini dapat menjadi model bagi pesantren lain dalam mewujudkan lingkungan bersih dan penerapan teknologi yang berdampak luas.
Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin melalui Kegiatan Keagamaan di MI Hasyim Asy’ari Jambangan Dampit Firdausi, Rofiqoh; Mustofa, Dava Maf’ulatul
TARBAWIYAT Vol 2 No 01 (2023): TARBAWIYAT: Jurnal Kependidikan
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/t.v2i01.75

Abstract

Fokus penelitian ini ditekankan pada pendidikan karakter disiplin siswa di sekolah melalui kegiatan keagamaan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh sikap disiplin siswa yang kurang baik dan kecenderungan mereka tidak memiliki rasa tanggung jawab yang baik. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematif, faktual dan akurat mengenai penerapan kegiatan keagamaan untuk mengembangkan karakter kedisiplinan siswa di sekolah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan karakter disiplin siswa yang dikembangkan yaitu relegius, disiplin dan tanggung jawab. Penerapan pendidikan karakter disiplin tentunya tidak selamanya berjalan dengan baik dan lancar. kekompakan dalam bekerjasama bapak ibu guru, sarana dan prasarana yang cukup lengkap, dukungan masyarakat.ada juga faktor penghambat seperti terkendala nya sarana dan prasarana, kurangnya dorongan dari orang tua, Kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya dampingan terhadap perkembangan sang anak. Peserta didik yang belum istiqomah dalam menerapkan pembiasaan-pembiasaan yang diajarkan di sekolah menjadi kendala bagi sekolah ketika semua pembiasaan yang diterapkan atau ditanamkan di sekolah setiap hari. Upaya yang diberikan oleh pihak sekolah kepada siswa yang kurang disiplin dalam menjalankan pembiasaan-pembiasaan yang rutin dilakukan di sekolah adalah dengan memberikan sanksi yang mendidik. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Disiplin, Kegiatan Keagamaan
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Mahluk Hidup Firdausi, Rofiqoh; Albar, Melani
TARBAWIYAT Vol 3 No 01 (2024): TARBAWIYAT: Jurnal Kependidikan
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/staias.tbw.2024.06.1

Abstract

Secara umum pembeljaran kelas 4 di MI Manarul Huda Sukoanyar Wajak Pada umumnya siswa juga cenderung pasif kurang aktif dalam pembelajaran hanya menerima apa yang di sampaikan guru tanpa bisa mengeluarkan pendapat, bertanya, serta menjawab pertanyaan. Jika guru mengajukan pertanyaan, siswa tidak berani menjawab, Jika ada kendala siswa tidak berani bertanya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap siswa kelas IV di MI Manarul Huda pada penguasaan materi “Mahluk Hidup” (2) Bagaimana peningkatan aktivitasbelajar siswa dalam menggunakan metode pembelajaran kooperarif tipe STAD dalam materi “Mahluk Hidup” Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun Model PTK yang dipakai yaitu model kemmis dan tagart, peneliti melakukan dua siklus yaitu siklus I dan Siklus II. Hasil penelitihan Dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan mulai tes awal, tes akhir siklus I, sampai tes akhir siklus II. Hal ini dapat diketahui dari rata-rata nilai siswa 50 (tes awal) dengan presentase 20 %, meningkat menjadi 80 (tes akhir siklus I) dengan presentase 68 %, dan meningkat lagi menjadi 85(tes akhir siklus II) dengan presentase 88%. Kata Kunci: Metode Kooperatif STAD,Hasil Belajar,Makhluk hidup
Pengembangan Media pembelajaran Interaktif Animasi Berbasis Petualangan dalam Pembelajaran IPAS Materi Sistem Pencernaan di Kelas V Firdausi, Rofiqoh; Ittaqi, Ahmad Faizi
TARBAWIYAT Vol 3 No 02 (2024): Tarbawiyat: Jurnal Kependidikan
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/t.v3i02.336

Abstract

This research is motivated by students' lack of interest in learning, and students tend to be passive when learning and the minimal use of media in class can cause learning to be less effective. Researchers carried out research using the Borg & Gall development model, through eight stages, namely Potential and Problems, Data Collection, Product Design, Design Validation, Design Revision, Product Trial, Final Product. In collecting data, researchers used the necessary research instruments including: questionnaires, tests and observation sheets. The research results show that the application of Adventure-Based Animation learning media can improve student learning outcomes. In the small group test before using the media the average score obtained by students was 63.3 in the poor category, meanwhile after using the media the average score of the students was in the good category with a score of 83.3. Meanwhile, in the medium group test, the average pretest score was in the poor category with a score of 60, and in the posttest the students' average score was 84 in the good category.
Edukasi Anti Korupsi Calon Guru SD/MI (Sebagai Upaya Untuk Internalisasi Nilai Anti Korupsi Dalam Pembelajaran) Ulfa, Nanik; meditama, Ratna fajarwati; salim; firdausi, rofiqoh
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Vol 2 No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.783 KB) | DOI: 10.29407/dedikasi.v2i1.17739

Abstract

Corruption is a big problem in Indonesia. According to a survey by the transparency agency, Indonesia is in the sixth most corrupt position in the world. Indonesia's human resources are still not good. To overcome these problems, cooperation with all parties is needed. Eradication of corruption must be carried out on the community as a whole. In this case, education also has an important role in nation building, one of which is by forming a generation of people who have an anti-corruption spirit. These activities must be carried out in an applicative manner so that students can understand and apply them in everyday life. One form of activity to assist the government in eradicating corruption through education, the PAKU (Anti-Corruption Study Center) institution in collaboration with the PGMI Study Program held an Anti-Corruption Education activity for prospective MI teachers.
Penerapan Pembelajaran Berbasis SDGs untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dasar yang Inklusif dan Berkelanjutan Septiana, Nanda; Firdausi, Rofiqoh
TARBAWIYAT Vol 4 No 01 (2025): Tarbawiyat: Jurnal Kependidikan
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/t.v4i01.334

Abstract

Primary education plays a crucial role in shaping a generation that is prepared to face global challenges, one of which is through the implementation of the Sustainable Development Goals (SDGs). This study aims to analyze the role of SDG-based learning innovations in improving the quality of primary education in Indonesia, with a focus on sustainable learning that is accessible to all segments of society. In addition, the study also identifies the challenges and strategies faced by educators in implementing SDG-based learning innovations in elementary schools. The method used is a literature review by examining various journals, books, and reports related to the implementation of SDGs in primary education. The results of the study indicate that SDG-based learning innovations, particularly through Project-Based Learning (PjBL), can enhance students’ social and academic skills, yet still face challenges in terms of limited resources and teacher training. Therefore, further efforts are needed to provide adequate infrastructure and training for educators.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Animasi Berbasis Petualangan dalam Pembelajaran IPAS Materi Sistem Pencernaan di Kelas V Firdausi, Rofiqoh; Ittaqi, Ahmad Faizi
TARBAWIYAT Vol 3 No 02 (2024): Tarbawiyat: Jurnal Kependidikan
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/t.v3i02.372

Abstract

This research is motivated by students' lack of interest in learning, and students tend to be passive when learning and the minimal use of media in class can cause learning to be less effective. Researchers carried out research using the Borg & Gall development model, through eight stages, namely Potential and Problems, Data Collection, Product Design, Design Validation, Design Revision, Product Trial, Final Product. In collecting data, researchers used the necessary research instruments including: questionnaires, tests and observation sheets. The research results show that the application of Adventure-Based Animation learning media can improve student learning outcomes. In the small group test before using the media the average score obtained by students was 63.3 in the poor category, meanwhile after using the media the average score of the students was in the good category with a score of 83.3. Meanwhile, in the medium group test, the average pretest score was in the poor category with a score of 60, and in the posttest the students' average score was 84 in the good category.
MENEGUHKAN SINERGI KOLABORATIF NAHDLATUL ULAMA JEPANG MELALUI KONFERCABIS III UNTUK PEMBERDAYAAN UMAT DAN PERADABAN Hamid, Imron Rosyadi; Rofik, Abdur; Salamah, Siti Saidatus; Firdausi, Rofiqoh; Suwadji, Suwadji
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i4.8158

Abstract

Konferensi Cabang Istimewa (KONFERCABIS) III Nahdlatul Ulama (NU) Jepang merupakan forum strategis bagi diaspora Muslim Indonesia di Jepang dalam meneguhkan peran keagamaan, sosial, dan kebangsaan. Kegiatan KONFERCABIS III tersebut mengusung tema: Meneguhkan Peran NU Jepang: Kolaborasi, Karya, dan Dedikasi dalam Merawat Jagad dan Membangun Peradaban. Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi organisasi, penguatan jejaring kolaboratif, serta perwujudan nilai pengabdian masyarakat dalam konteks global. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pengabdian masyarakat dalam penyelenggaraan KONFERCABIS III NU Jepang khususnya dalam aspek kolaborasi lintas komunitas, pemberdayaan umat, serta kontribusi diaspora Muslim dalam membangun peradaban. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa KONFERCABIS III NU Jepang berkontribusi dalam memperkuat peran diaspora muslim sebagai agen moderasi beragama, motor pemberdayaan umat, serta penggerak pengabdian lintas negara. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada penguatan internal organisasi NU Jepang, tetapi juga memperluas jangkauan pengabdian masyarakat di ranah internasional.
REVITALISASI PESANTREN DI ERA DIGITAL DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN TEKNOLOGI TERAPAN UNTUK INOVASI YANG BERDAMPAK DAN BERKELANJUTAN DI PONPES MIFTAHUL HUDA MALANG Firdausi, Rofiqoh; Huda, Moh. Khoridatul; Iza, Belgis Ainatul; Laili, Nurul
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i4.8174

Abstract

The revitalization of Islamic boarding schools in the digital era is a strategic initiative to enhance environmental quality and foster the application of applied technology. This community engagement program aims to establish a clean, healthy, and technologically adaptive environment at Miftahul Huda Islamic Boarding School, Malang. Using a participatory approach—consisting of awareness campaigns, training, and continuous mentoring—the program focused on environmental cleanliness, organic waste composting, and the implementation of a digital information system for student administration. The outcomes revealed significant improvements in students’ environmental awareness, successful organic compost production, and the adoption of digital systems to streamline school management. Beyond improving environmental quality, the program equipped students with relevant digital literacy. This sustainable model offers potential replication in other Islamic boarding schools to support impactful innovation.
PENGARUH TEKNIK PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV DI MI NAHDLATUL ULAMA BULULAWANG Firdausi, Rofiqoh
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol. 1 No. 3 (2020): October 2020
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v1i3.97

Abstract

The 2013 curriculum emphasizes students to think integratively. Effective learning techniques are needed to provide a complete understanding of the concept. The effective learning techniques is the Numbered Head Together (NHT) in increasing concept understanding and learning motivation on the sub-themes of various energy sources.This research uses a quantitative approach, with a quasi experimental. The population were fourth grade students at MINU Bululawang, and the samples were students in grade IV B and IV E. This research uses pre-test to measure students' initial abilities. The post-test activity was carried out with the t-test. To measure motivation through the results of a questionnaire using the validity test and reliability test. The results of this research consisted of: 1) the level of understanding of the sub-theme concepts of various energy sources for fourth grade students who learned using NHT was better than conventional learning techniques of 0.429 (results from t-test) and 2) the level of motivation to learn various sub-themes the kinds of energy sources for fourth grade students with NHT were 0.733 better than conventional learning techniques which were 0.704. Of course this is greater than r table = 0.361.