Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Bridging Languages: Metacognitive Strategies for Improved Narrative Translation Aqzhariady Khartha; Nur Wirawati; Marhamah; Muhammad Rifqi Syamsuddin
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 1 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i1.6347

Abstract

This study aimed to enhance students' skills in translating narrative texts from English to Indonesian through metacognitive strategies among 10th-grade students at SMA Negeri 14 Gowa. Conducted as classroom action research (CAR) over two cycles, the study involved 36 students and utilized metacognitive strategies to foster self-regulated learning. Data were collected via observations, portfolios, formative assessments, and interviews, analyzed descriptively and qualitatively. Results showed significant improvements across six translation aspects: accuracy (16.67% to 66.67%), readability (19.44% to 72.22%), cultural relevance (13.89% to 61.11%), consistency (22.22% to 77.78%), grammar (16.67% to 69.44%), and completeness (25.00% to 83.33%). Metacognitive strategies enabled students to plan, monitor, and evaluate their translation processes, enhancing their contextual understanding, cultural adaptability, and analytical skills. The study underscores the effectiveness of metacognitive approaches in improving translation competence and promoting learner autonomy, with implications for integrating such strategies into language education to address global communication challenges.
Penggunaan Padlet Sebagai Media Kreatif dan Interaktif Dalam Proses Pembelajaran Munir; Maemuna Muhayyang; Geminastiti Sakkir; Muhammad Rifqi Syamsuddin; Ardiansyah Ahmad; Aliyah Nur Khalizah; Amanda Nur Utami; Hazah Agung Izni; Helmiyanti; Wa Ode Julistina Toresa
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat membawa dampak besar terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Salah satu inovasi yang dapat dimanfaatkan adalah Padlet, sebuah platform digital interaktif yang memungkinkan guru menyusun materi ajar secara kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru SMP Negeri 27 Makassar dalam menggunakan Padlet sebagai media pembelajaran yang inovatif. Kegiatan pelatihan dilaksanakan   dengan   pendekatan   Participatory   Learning   and   Action   (PLA),   yang menekankan keterlibatan aktif peserta melalui rangkaian kegiatan dari tahap persiapan, pelaksanaan hingga evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa terbantu dalam memahami fitur-fitur Padlet serta termotivasi untuk mengembangkan metode mengajar yang lebih interaktif. Meskipun sebagian guru menghadapi tantangan di tahap awal penggunaan, pelatihan ini secara umum memberikan dampak positif dalam meningkatkan profesionalisme  dan kreativitas guru. Dengan demikian, integrasi teknologi seperti Padlet dalam pembelajaran berpotensi memperkaya pengalaman belajar peserta didik serta meningkatkan efektivitas proses pembelajaran di sekolah.
Bridging Languages: Metacognitive Strategies for Improved Narrative Translation Aqzhariady Khartha; Nur Wirawati; Marhamah; Muhammad Rifqi Syamsuddin
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 1 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i1.6347

Abstract

This study aimed to enhance students' skills in translating narrative texts from English to Indonesian through metacognitive strategies among 10th-grade students at SMA Negeri 14 Gowa. Conducted as classroom action research (CAR) over two cycles, the study involved 36 students and utilized metacognitive strategies to foster self-regulated learning. Data were collected via observations, portfolios, formative assessments, and interviews, analyzed descriptively and qualitatively. Results showed significant improvements across six translation aspects: accuracy (16.67% to 66.67%), readability (19.44% to 72.22%), cultural relevance (13.89% to 61.11%), consistency (22.22% to 77.78%), grammar (16.67% to 69.44%), and completeness (25.00% to 83.33%). Metacognitive strategies enabled students to plan, monitor, and evaluate their translation processes, enhancing their contextual understanding, cultural adaptability, and analytical skills. The study underscores the effectiveness of metacognitive approaches in improving translation competence and promoting learner autonomy, with implications for integrating such strategies into language education to address global communication challenges.
Funread (Fun Reading Activities): Metode Interaktif untuk meningkatkan keterampilan membaca peserta didik di UPT SPF SMP NEGERI 33 Makassar Ahmad Thalib; Munir; Muhammad Rifqi Syamsuddin; Muhammad Safar Nur; Ardiansyah Ahmad; Al Fitri Ramdhani Suciati; Yuyunk Juliarti; Divandra Septialinda Yamin Nur; Dana Damayanti Rasyid; Muslimah
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode Funread (Fun Reading Activities) dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa di UPT SPF SMP Negeri 33 Makassar. Membaca merupakan keterampilan literasi penting yang membentuk pola pikir kritis dan kreatif peserta didik. Namun, banyak siswa menganggap kegiatan membaca membosankan akibat metode pengajaran yang monoton. Untuk mengatasi hal ini, diterapkan pendekatan interaktif melalui Funread yang melibatkan aktivitas menarik seperti paragraf acak, tebak kata kunci, membaca dialog, dan cerita bergilir. Kegiatan dilaksanakan dengan desain pretest-posttest pada beberapa kelas terpilih (VIII G dan VIII H) selama beberapa sesi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman membaca dan motivasi siswa. Mereka menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan percaya diri dalam memahami teks. Hal ini menunjukkan bahwa pengintegrasian unsur menyenangkan dalam pembelajaran membaca dapat meningkatkan keterampilan literasi siswa. Guru disarankan untuk menerapkan strategi serupa guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan bermakna. Evaluasi lebih lanjut disarankan untuk pengembangan program di berbagai konteks pembelajaran.
Peningkatan Kepercayaan Diri Berbicara Bahasa Inggris Santri melalui English Crush Program sebagai Inisiatif Pelatihan Berbasis Komunitas Mansyur; Murdia; Muhammad Yusran Basri; Muhammad Rifqi Syamsuddin; Agung Rinaldy Malik
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program English Crush dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Haris Makassar sebagai upaya pemberdayaan santri untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara Bahasa Inggris. Pelatihan ini dirancang menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan metode pembelajaran berbasis komunitas melalui rangkaian kegiatan seperti confidence activation, pronunciation drills, peer mentoring, micro speaking practice, dan English Crush Challenge. Sebanyak 50 santri mengikuti program selama empat minggu dengan dua kali pertemuan setiap pekan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kepercayaan diri, kelancaran, ketepatan, pengucapan, serta intonasi. Selain dampak linguistik, program ini juga mendorong perubahan sosial yang terlihat melalui munculnya pemimpin lokal, terbentuknya kelompok belajar mandiri, serta meningkatnya budaya berbahasa Inggris di lingkungan pesantren. Temuan ini menunjukkan bahwa English Crush Program efektif sebagai model pelatihan berbasis komunitas yang tidak hanya meningkatkan kemampuan berbicara, tetapi juga memperkuat kapasitas sosial dan motivasi belajar santri.