Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Manajemen Pendidikan Pondok Pesantren Mansyur
el-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2017): El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Institut Parahikma Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini diangkat sebagai sebuah deskripsi yang terlahir dari berbagai fenomena yang cukup dilematis, dapat dilihat, dicermati dan dianalisis dalam dinamika kehidupan pesantren. Dengan berangkat dari asumsi dasar yang mengilhami peneliti bahwa pondok pesantren menempati posisi strategis di tengah komunitas masyarakat religi, perlu ditata dan dikembangkan dengan manajemen yang handal, sehingga pondok pesantren tidak larut dengan pola tradisionalnya dan terisolir di tengah percaturan global. Masalahnya, mungkinkah pesantren tetap eksis dengan tradisinya dalam mengakomodir tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Penerapan hasil penelitian ini ditekankan pada aspek manajerial pondok pesantren dalam upaya pengembangan pendidikan, dengan suatu temuan berdasarkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan metode wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan kajian pustaka. Pengembangan pendidikan Islam secara konseptual dan empirik mengacu pada reposisi dan refungsionalisasi peran pimpinan dan pesantren sebagai lembaga pendidikan sesuai visi dan misi yang tertuang dalam tridarma Pondok Pesantren yang perlu dikaji dan dikembangkan dalam konteks realitatif dan kompetitif tanpa harus bergeser dari tata nilai yang ada. Manajemen pendidikan pondok pesantren pada tataran aplikatif, diarahkan pada aspek pengembangan pendidikan dan aspek penerapan fungsi-fungsi manajemen. Aspek pengembangan pendidikan orientasinya adalah materi kajian, metodologi, prinsip dan kultur pesantren dalam pengembangan manajemen Pondok dan Madrasah. Aspek manajerial orientasinya adalah pengembangan fungsi pimpinan sebagai otoritas tunggal ke arah pemberdayaan fungsi-fungsi manajemen dan kendala pengembangannya. Kedua aspek tersebut dalam kondisi objektif masih tergolong lemah dan belum terkelola secara profesional dan proporsional.
PENGANGGARAN KELURAHAN SEBAGAI PERANGKAT KECAMATAN DI KELURAHAN BUNGO BARAT KECAMATAN PASSAR MUARA BUNGO KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Yoga Wimoro; Hamdi, Muchlis; Mansyur
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL JISIPOL VOL. 5. NO. 2, APRIL 2021
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.171 KB)

Abstract

Abstrak Perubahan Undang – Undang 32 tahun 2004 menjadi Undang-Undang 23 tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah membuat kelurahan tidak lagi menjadi perangkat daerah melainkan perangkat kecamatan, mengakibatkan berubahnya status penggunaan anggaran, dimana anggaran kegiatan kelurahan sepenuhnya berada di kecamatan. Hal ini dapat berdampak bagi kinerja organisasi kelurahan yang menjadi sector pelayanan paling dekat ke masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengoptimalkan teknis penganggaran kelurahan dalam pembangunan dan pelayanan, mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung dalam penganggaran serta mencari strategi untuk mengoptimalkan penganggaran sebagai perangkat kecamatan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, wawancara tidak terpimpin dan wawancara terpimpin Hasil penelitian menunjukkan bahwa penganggaran sebagai perangkat kecamatan masih belum optimal, karena kebutuhan kelurahan harus disesuaikan dengan prioritas kebutuhan kecamatan, masyarakat juga belum sepenuhnya memahami kebutuhan prioritas untuk kelurahan, tahap persetujuan menjadi faktor paling penting sebagai dasar dari dokumen pelaksanaan anggaran dan menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan pembangunan maupun pelayanan, sehingga dalam prosesnya harus diperbaiki, terutama koordinasi dan komunikasi antara kecamatan dan kelurahan. Kata Kunci : Penganggaran Tahapan, Kelurahan
Classification Of Prospective Scholarship Recipients Kartu Indonesia Pintar (KIP) With Decision Tree Algorithm And Naïve Bayes Asnimar; Achmad, Andani; Yuyun; Iskandar, Akbar; Mansyur
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 12 No. 2 (2022): Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKBA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.485 KB) | DOI: 10.35585/inspir.v12i2.6

Abstract

The purpose of this study is to produce a model that can assist in determining prospective new students of STMIK AKBA who receive scholarships. The algorithm used is decision tree and nave Bayes to classify the graduation of prospective recipients of the Indonesian Smart Card (KIP) scholarship. Based on the results of the classification of the decision tree algorithm with the confusion matrix, the accuracy value is 44.12 % and the F1-Score is 34.48 %. If you use the Naive Bayes algorithm, it produces an accuracy value of 76.47 % using data on diploma scores and average report cards. Furthermore, for accuracy without using diploma value data and the average report card is 79.41 %. The results of this study show that nave Bayes has a better performance even though it does not use diploma scores and average report cards. Measurement of the results of the nave Bayes classification with the confusion matrix showed low sensitivity with values ​​of 66.67 % and 58.33 % for the first and second scenarios. Based on the evaluation results, the Naïve Bayes algorithm has a better performance than the Decision Tree algorithm in classifying KIP scholarship recipients.
Designing A Web-Based Reporting Application For Elementary School Kompleks Sambung Jawa Asnimar; Akbar Iskandar; First Wanita; Kamaruddin; Erwin Gatot Amiruddin; Akbar Hendra; Mansyur; Oluwaseun Tobechukwu
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2024): Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKBA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v14i1.89

Abstract

The management of student report cards at the Sambung Jawa Complex Elementary School still uses Microsoft Excel which can cause the data processing process to be less efficient and prone to errors. The aim of this research is to build a report card application that can increase the efficiency and accuracy of processing student report card data, as well as facilitate access and management of data by teachers and administrative staff. The method used in designing this application is the FAST method (Framework for the Application of Systems Thinking), which includes the stages of requirements analysis, system design, and implementation. Meanwhile, the testing method used is the black box method, which focuses on testing the functionality of each feature in the application without looking at its internal structure. The results of this research show that the designed web-based report card application can run well and fulfill the needs of report card management at the Sambung Jawa Complex Elementary School. This application has succeeded in increasing the efficiency and accuracy of processing report card data, as well as making data access and management easier by the school.
TOLERANSI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DALAM KEMAJEMUKAN DAN PLURALITAS Hermansyah; Sudirman; Mansyur
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i2.142

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan kenyataan bahwa kerukunan umat beragama saat ini perlu dipertahankan dengan baik oleh semua pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk toleransi kerukunan umat beragama dalam kemajemukan dan pluralitas dan untuk mengetahui jenis toleransi umat beragama dalam kemajemukan dan pluralitas saat ini. Jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan informan dilakukan Purvosive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunakan dekriptif kualitatif dengan tahapan; Reduksi data,  penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian tentang toleransi kerukunan umat beragama dalam kemajemukan dan pluralitas masyarakat: (1) Toleransi umat beragama berjalan secara harmonis meskipun pada saat-saat tertentu konflik tetap ada namun dapat diredahkan dengan cepat (2) Ketiga umat beragama yaitu Islam, Protestan, dan Katolik masih memiliki hubungan darah melalui perkawinan silang lintas agama. (3) Kebudayaan menjadi unsur pokok terciptanya toleransi ketiga umat beragama.
PENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF DALAM MENGENAL ANGKA MELALUI MEDIA PUZZLE PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK WIHDATUL UMMAH KECAMATAN DONGGO KABUPATEN BIMA Sudirman; Hermansyah; Mansyur
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i2.144

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan kenyataan bahwa rendahnya pengetahuan dan pengenalan angka pada anak usia 506 tahun di TK Wihdatul Ummah Kecamatan Donggo Kabupaten Bima dalam pembelajaran menghitung, disebabkan kurangnya pemahaman anak dalam mengenal angka. Bentuk penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data yang dikumpulkan pada penelitian tindakan kelas adalah berupa skor kemampuan guru dan anak dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian pada indikator mengenal angka melalui bermain puzzle dari 13 peserta didik yang di teliti terdapat 2 anak kategori berkembang Sangat Baik (BSB) mampu mengenal angka dari 20 angka yang diperlihatkan anak mampu mengenal 1 sampai 20 angka dengan benar. Pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) ada 2 anak yang bisa mengenal angka 1 sampai 10 dan masih butuh bimbingan guru, pada kategori Mulai Berkembangan (MB) ada 2 anak karena bisa mengenal angka 1 sampai 5 angka dan masih butuh bimbingan guru, dan 7 berada pada kategori Belum Berkembang (BB) anak tidak mampu mengenal angka yang telah diperlihatkan. Pada indikator dari 13 anak didik yang di teliti terhadap 4 anak kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) yakni anak didik mampu menghitung dan mengenali angka, dilihat dari 20 angka yang diperlihatkan anak mampu menghitung 1 sampai 20 angka dengan benar. Pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) ada 3 anak bisa menghitung 1 sampai 10 angka dan masih butuh bimbingan guru, kategori Mulai Berkembang (MB) ada 2 anak karena hanya bisa menghitung 1 sampai 5 angka dan masih butuh bimbingan guru dan 5 berada pada kategori Belum Berkembang.
KONFLIK SOSIAL ANTARA WARGA KELURAHAN DARA DAN KELURAHAN TANJUNG KECAMATAN RASANA’E BARAT KOTA BIMA Mansyur; Hermansyah; Sudirman; Anas Djumati
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): April: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v1i1.175

Abstract

The study aims at discovering the causing factors of social conflict between the people in Dara village in Tanjung village of west Rasana’e subdistrict in Bima city, and the efforts of solution of social conflict between the people in Dara villag in Tanjung village of west rasana’e subdistrict in Bima city. The type of of this study is destriptive qualitative with a case study approach. The determination of the informant was conducted by employing descriptive qualitative sampling technique. Data were collected by employing descriptive qualitative conducted in several stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the study reveal that (i) the causes of social conflict between the people in Dara village in Tanjung village of west Rasana’e subdistrict in Bima city are: firs, conflict of high school students of SMA Muhammadiah among SMA PGRI in Bima city, the youth, and the ethnic of the village. Second, bullyng between the teenagers of Dara and teenagers of Tanjung in Football Match in Mangge Maci Field Court, (ii) the efforts of solution of social conflict between the people of Dara village and Tanjung village of west Rasana’e subdirsct in Bima city were the prominent religious figure, peominent people, customs figures, Kapolres Bima city, Mayor of Bima the head of Karang Taruna, and the Head of the village.
Kualitas Fisik Wafer Pakan Berbahan Dasar Rumput Gajah Mini dan Legum Indigofera dengan Komposisi yang Berbeda: The physical Quality of Wafers Made from Pennisetum purpureum cv Mott and Indigofera Legumes with Different Compositions Yang Halimah Nur Azizah; Nyimas Popi Indriani; Mansyur
Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Vol. 22 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan
Publisher : Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wafer merupakan salah satu teknologi pakan yang dibuat secara ringkas dan sederhana dengan mempertahankan komposisi nutrisi yang dibutuhkan, sehingga dapat menjadi pakan alternatif pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik wafer dengan campuran antara rumput gajah mini dengan legum indigofera. Bahan wafer pakan yang digunakan adalah rumput gajah mini dan legum indigofera dengan campuran bahan tambahan yang dicetak menggunakan mesin kempa bertekanan 200 kg cm-3. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat macam perlakuan (P1: 40% rumput gajah mini dan 60% indigofera; P2: 50% rumput gajah mini dan 50% indigofera; P3: 60% rumput gajah mini dan 40% indigofera; P4: 70% rumput gajah mini dan 30% indigofera) dan masing-masing lima kali ulangan. Data hasil diuji analisis varian (ANOVA) dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan komposisi bahan dasar wafer dengan campuran rumput gajah mini dan legum indigofera memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap kerapatan, berat jenis, daya serap air, dan ketahan benturan. Namun perlakuan ini tidak mempengaruhi kadar air. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan komposisi 60% legum indigofera dan 40% rumput gajah mini menunjukkan kerapatan (0,51 ± 0,01 g cm-3), berat jenis (0,91 ± 0,01 g ml-1), daya serap air (96,31 ± 0,81%), dan ketahanan benturan (97,89 ± 0,50%) yang terbaik dibandingkan dengan yang lain Kata kunci: kualitas fisik, legum, rumput gajah mini, wafer pakan
ANALYSIS SHARIA FINANCIAL LITERACY OF KUALASIMPANG CITY COMMUNITY IN THE DIGITAL ERA Dayyan, Muhammad; Mansyur
Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan (JESKaPe) Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan (JESKaPe)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/jeskape.v7i2.1459

Abstract

In the digital era, people are increasingly familiar with social media. This study aims to determine the effect of income, socio-economic status and social media on Islamic financial literacy of the people in Kota Kualasimpang District. This study used a quantitative method with data collection instruments through questionnaires. The sample used was 99 respondents who were the people of the Kualasimpang City District. The data analysis technique used consisted of multiple linear regression equations, coefficient of determination test, F test and t test. The research results obtained on the income variable with a coefficient of 0.147, socio-economic status variable with a coefficient of 0.398 and social media with a coefficient of 0.458, thus the value of income, socio-economic status and social media have a positive effect on financial literacy. The results of the t test on the income variable with a t sig value of 2.194, the socio-economic status variable with a t sig value of 5.447 and social media with a t sig value of 6.315, meaning that partially income, socio-economic status and social media have a significant effect on financial literacy. The results of the F test obtained the value of F count > F table (51.615> 2.70) meaning that simultaneously income, socio-economic status and social media have a significant effect on financial literacy. The test results for the coefficient of determination were obtained at 0.608 or 60.8% income, socio-economic status and social media affect financial literacy.
PENINGKATAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA: PENINGKATAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA samad, ippank; Mansyur
Sigma: Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Matematika Sawerigading Vol. 3 No. 1 (2024): Maret (Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan)
Publisher : Sigma: Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Matematika Sawerigading

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui model pembelajaran Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis dengan jumlah siswa 18 orang. Metode penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes akhir setiap siklus, mengisi lembar aktivitas siswa selama pembelajaran dan lembar keterlaksanaan penelitian pada siklus I dan siklus II, analisis data dilakukan dengan menggunakan stastistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa terlihat dari hasil tes akhir siklus I 50% meningkat pada siklus II dengan persentase 88,88% dan juga dapat dilihat dari observasi aktivitas siswa dengan meningkatnya indikator-indikator yang meliputi delapan aspek serta adanya peningkatan keterlaksanaan peneliti dalam mengajar dari siklus I ke siklus II. Dari data tersebut disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan model pemebelajaran Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis mengalami peningkatan yaitu dengan kriteria ketuntasan 75% pada materi Segiempat dan Segitiga kelas VII SMP YPI PGRI Makassar