Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Pendidik Bersertifikasi Terhadap Peningkatan Kinerja pada Madrasah Aliyah Negeri Sutikno, Aris; Jasiah
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 14 No. 1 (2025): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram [ONGOING]
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v14i1.12576

Abstract

Certified teachers at MAN in Indonesia have a fairly large number, namely 91.37%. Certified teachers are one of the main focuses in efforts to improve the quality of education and student success. However, it is still found that more than 90% of teachers who have teacher certification have not performed optimally. The purpose of this study was to analyze the impact of teacher certification on improving the quality of education at MAN. The method used in thiqs study is the literature study method. The results obtained regarding the influence of teacher certification on teacher performance are on professional competence and ability, motivation and commitment, work environment and madrasah climate, leadership of the madrasah principal and resources and facilities. The impact of certification on teacher performance includes improving competence and professionalism, increasing motivation and self-confidence. improving the quality of learning, increasing recognition and prestige, and improving teacher welfare. The leadership of the Madrasah principal should play a role in improving teacher performance, namely by having a joint commitment to realizing the vision and mission of education, improving teacher competence, creating a positive Madrasah climate, managing resources effectively, and providing feedback and evaluation. Keywords: Teacher, Certified Educator, Performance Improvement Pendidik bersertifikasi pendidik pada MAN di Indonesia memiliki jumlah yang cukup besar yaitu 91,37%. Pendidik bersertifikasi pendidik menjadi salah satu fokus utama dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan keberhasilan siswa. Namun masih ditemui 90 % lebih pendidik telah memiliki sertifikasi pendidik kinerjanya masih belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak sertifikasi pendidik terhadap peningkatan kualitas pendidikan di MAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Hasil yang diperoleh mengenai pengaruh sertifikasi pendidik terhadap kinerja Pendidik adalah pada kompetensi dan kemampuan profesional, motivasi dan komitmen, lingkungan kerja dan iklim madrasah, kepemimpinan kepala Madrasah dan sumber daya serta fasilitas. Dampak sertifikasi terhadap kinerja Pendidik diantaranya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri. meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan pengakuan dan prestise, dan meningkatkan kesejahteraan pendidik. Seharusnya kepemimpinan kepala Madrasah berperan terhadap peningkatan kinerja pendidik yaitu dengan komitmen bersama merealisasikan visi dan misi pendidikan, meningkatkan kompetensi pendidik, menciptakan iklim madrasah positif, mengelola sumber daya efektif, dan memberikan umpan balik serta evaluasi. Kata kunci: Pendidik, Bersertifikasi Pendidik, Peningkatan Kinerja
Sarana dan Prasarana pada Sekolah Dasar Islam Sesuai Tuntunan Rasulullah Muhammad SAW Sutikno, Aris; Jumrodah; Luqman Baihaqi
JURNAL PANCAR (PENDIDIK ANAK CERDAS DAN PINTAR) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pancar (Pendidik Anak cerdas dan Pintar)
Publisher : Prodi PGSD FKIP Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/pancar.v8i2.1313

Abstract

Islam merupakan agama yang sempurna dan selalu relevan sampai akhir zaman. Dalam proses pendidikan, agama Islam telah memberikan tuntunan bagaimana melaksanakan proses pendidikan yang hendaknya dilaksanakan oleh umat Islam. Salah satu komponen pendidikan yang penting untuk diperhatikan adalah sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan sarana dan prasarana pada sekolah dasar Islam berdasarkan tuntunan Rasulullah Muhammad SAW dengan metode kajian Pustaka. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengelolaan fasilitas pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islami dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. Sarana, seperti ruang kelas yang nyaman, mushola, dan buku-buku Islami, berfungsi mendukung pembelajaran berbasis akhlak mulia. Kebutuhan dasar pada peserta didik pada sekolah dasar Islam salah satunya adalah tumbuh kembang pada sisi fisik atau jasmani. Sementara itu, prasarana seperti taman sekolah, halaman, serta fasilitas olahraga seperti kolam renang, arena memanah, dan berkuda, tidak hanya mendorong perkembangan fisik anak, tetapi juga menjadi media praktik nilai-nilai Islami, seperti menjaga kebersihan dan kebersamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sarana dan prasarana sesuai sunnah dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk menanamkan nilai-nilai Islam sejak usia dini, menjadikan sekolah dasar Islam sebagai tempat efektif dalam membangun generasi yang berkarakter Islami.
PENGENALAN KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM MELALUI KEGIATAN PEMBUATAN POSTER EDUKATIF PADA SISWA KELAS X MAN KOTA PALANGKA RAYA Amirah, Shofia; Sutikno, Aris; Annovasho, Jhelang
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.5034

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) laboratorium memegang peranan penting terhadap pembelajaran sains yang belum dipahami secara optimal oleh siswa pendidikan menengah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pengenalan K3 laboratorium kepada siswa kelas X MAN Kota Palangka Raya melalui penyuluhan dan pembuatan poster edukatif. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari program MBKM Asistensi Mengajar dengan metode Service Learning yang melibatkan 34 siswa kelas X-B dalam enam kelompok kerja. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, penyuluhan dan diskusi interaktif, pembuatan poster edukatif dengan topik prosedur keselamatan, penerapan alat pelindung diri, tata cara penanganan zat kimia berbahaya, dan simbol-simbol keselamatan, presentasi dan evaluasi, serta praktikum laboratorium. Kegiatan yang dilakukan menghasilkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan kesadaran siswa terkait keselamatan kerja di laboratorium. Siswa berhasil menghasilkan enam poster edukatif berkualitas baik yang mencakup aspek pemahaman konsep, kreativitas, relevansi, kualitas tampilan, serta kemampuan komunikasi. Observasi praktikum menunjukkan kesadaran keselamatan kerja telah terinternalisasi dalam diri siswa, terlihat dari kepatuhan menggunakan APD dan kehati-hatian dalam bekerja. Kegiatan ini berhasil memberikan pemahaman komprehensif tentang K3 laboratorium dan menghasilkan media pembelajaran berkelanjutan berupa poster edukatif untuk sivitas akademika madrasah.