Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbasis PjBL dalam Kurikulum Merdeka: Strategi Penguatan Kompetensi Guru Sejarah di Kota/Kabupaten Bogor Labibatussolihah, Labibatussolihah; Wiyanarti, Erlina; Adriani, Nour Muhammad; Fathiraini, Nurdiani; Fazri, Syarah Nurul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20974

Abstract

Background: Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh perubahan dalam kebijakan pendidikan nasional pasca penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) pada Kurikulum Merdeka. Guru sebagai pelaksana lapangan kebijakan ini membutuhkan pelatihan dan pendampingan kembali guna meningkatkan kompetensi pengajaran, salah satunya melalui model Project-Based Learning (PjBL) dalam mata pelajaran Sejarah. Tujuan program pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan peningkatan kemampuan guru sejarah dalam menerapkan model PjBL guna mendukung implementasi pembelajaran mendalam di kelas. Metode: Pendekatan partisipatif melalui pelatihan, workshop, dan pendampingan guru sejarah SMA dan SMK dengan mode hybrid (luring dan daring) dilaksanakan kepada sebanyak 40 guru dalam sesi luring dan 75 guru terlibat dalam sesi daring, bekerja sama dengan MGMP Sejarah Kota dan Kabupaten Bogor. Tahapan meliputi penguatan konseptual, perancangan modul ajar berbasis PjBL, implementasi simulasi kelas, serta evaluasi luaran berupa modul dan publikasi. Hasil: Pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman guru sejarah mengenai konsep pembelajaran mendalam serta bagaimana implementasinya dalam pembelajaran sehari-hari. Penyusunan modul sederhana sebagai gambaran pemahaman dilaksanakan dengan tingkat keberhasilan mencapai lebih dari 80%. Secara program, partisipasi guru melebihi target dengan tingkat kepuasan tinggi, yakni lebih dari 90%, serta kesiapan menerapkan materi yang diajarkan. Kesimpulan: Program pengabdian ini efektif dalam memberikan penguatan kompetensi guru melalui integrasi pembelajaran mendalam dan PjBL. Model ini terbukti relevan dan efektif untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta memfasilitasi transformasi pembelajaran sejarah yang lebih kontekstual, kolaboratif, dan inovatif.
Pelatihan Pemanfaatan Media Digital Berbasis Artificial Intelligence sebagai Sumber Belajar Sejarah pada Guru-Guru Sejarah di Kabupaten Subang Kusmarni, Yani; Santosa, Ayi Budi; Fazri, Syarah Nurul; Rahman, Syahidah Sumayyah; Amanullah, Muhammad Abror
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21632

Abstract

Background: Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian yang dilatarbelakangi oleh pengintegrasian AI sebagai media pembelajaran khususnya di bidang Sejarah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai media pendukung pembelajaran pada jenjang sekolah menengah, khususnya dalam pembelajaran mata pelajaran sejarah. Teknologi AI digunakan untuk membantu tenaga pendidik dalam mengidentifikasi pola belajar peserta didik secara lebih cepat dan akurat, sehingga memungkinkan penyesuaian metode pengajaran sesuai kebutuhan individu. Metode: Metode dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan melalui pelatihan dengan pendekatan persuasif dan edukatif. Pengelolaan PKM berupa pelatihan berupa workshop dengan tahapan pemahaman melalui teori dan praktik diberikan kepada para guru-guru bidang sejarah. Hasil: Hasil kegiatan ini mendorong para guru untuk terbiasa menggunakan media pembelajaran berbasis AI yang mudah diakses dan digunakan dalam berbagai topik sejarah, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa secara efektif. Kesimpulan: Dengan demikian, media pembelajaran digital berbasis AI dapat digunakan oleh guru-guru sejarah sekaligus berperan strategis dalam mendukung proses pembelajaran sejarah di kelas lebih interaktif, edukatif, dan menyenangkan.