Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrining Fitokimia Sampel Serai Dapur (Cymbopogon citratus DC) dengan Metode Ekstraksi Refluks Anggraini, Amelia Surya; Indriyani, Elsa; Apriana, Lastari; Sepriani, Mutiara; Agusti, Qori; Pratama, Rifqi; Pradini, Tiara Bunga; Wahab, Sabda
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serai atau dengan nama ilmiah Cymbopogon citratus merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, tanaman serai juga banyak digunakan sebagai tanaman obat herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa aktif yang ada pada serai. Sampel segar serai sebanyak 2 kg di buat menjadi simplisia kering sebanyak 400 mg dengan susut pengeringan sebesar 80%. Kemudian diekstraksi menggunakan metode refluks dengan pelarut etanol 96% sehingga diperoleh ekstrak kental seberat 26 g dengan nilai randemen 17,3%. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi kandungan senyawa aktif dengan uji fitokimia dan kromatografi lapis tipis. Hasil pengujian uji fitokimia menyatakan bahwa serai dapur mengandung senyawa aktif berupa flavanoid, alkaloid, tannin dan saponin. Hasil uji KLT pada replikasi 1 dengan lampu UV 365 setelah di semprot H2SO4 diperoleh 4 noda dengan masing-masing nilai Rf nya 0,11 cm warna biru kehitaman, 0,85 cm warna biru muda, 0,91 cm warna biru tua dan 0,98 cm warna pink tua. Baik pada replikasi 2 dan 3 dan sebelum disemprot H2SO4 tidak terjadi perubahan yang signifikan.
Tingkat Pengtahuan Dan Sikap Terhadap Penyakit Kecacingan Di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Islamiyah Putri, Anggy Utama; Dita, Rahma; Pratama, Rifqi; Syahrani, Annisa; Rahmawati, Nur; Putri, Adellia Patricia; Afifah, Seftiana Nur; Naurah, Nasyiah Tri; Rismayanti; Lidia, Siska; Agusti, Qori; Wulansari, Cien; Sepriani, Mutiara; Maharani, Shela; Safitri, Rika Dwi
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i2.130

Abstract

Infeksi kecacingan adalah kondisi ketika parasit cacing masuk ke tubuh manusia, kemudian tinggal dan berkembang biak sehingga menyebabkan gangguan kesehatan. PHBS berperan dalam upaya pencegahan penyakit kecacingan, peningkatan derajat kesehatan anak, serta pembentukan kebiassaan hidup sehat sejak dini. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran mengenai pengetahuan dan sikap terhadap penyakit kecacingan di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Islamiyah. Pendekaran kuantitatif analitik koresional dengan desain cross sectional digunakan sebagai desain dalam penelitian ini. Jumlah sampel sebanyak 30 responden, instrument yang digunakan berupa kuisioner pengetahuan dan sikap. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat 1 orang (3,3%) memiliki pengetahuan yang rendah mengenai cacingan, sedang sejumlah 14 orang (46,7%) dan tinggi sejumlah 15 orang (50,0%), sedangkan sikap terhadap penyakit cacingan yang baik yaitu 16 orang (53,3%), cukup sejumlah 8 orang (26,7%) dan kurang sejumlah 6 orang (20%). Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar siswa Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Islamiyah memiliki tingkat pengetahuan pada kategori sedang hingga tinggi serta sikap yang baik terhadap penyakit kecacingan, namun masih terdapat sebagian siswa dengan sikap kurang sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan yang berkelanjutan.