Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Body Dissatisfaction dan Pengetahuan Gizi dengan Perilaku Makan pada Mahasiswa Kesehatan Aslan Saputra Ui; Vivien Novarina A. Kasim; Bergita Dumar
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 7 No. 6 (2025): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/njt8q710

Abstract

This study aims to investigate the relationship between body dissatisfaction, nutritional knowledge, and eating behavior among health students at Gorontalo State University—a cross-sectional study using stratified random sampling that involved 91 health students in their third and fifth semesters. The results showed a significant relationship between body dissatisfaction and eating behavior (p-value = 0.000) and between nutritional knowledge and eating behavior (p-value = 0.000). In conclusion, a significant relationship exists between body dissatisfaction and eating behavior, as well as between nutritional knowledge and eating behavior, among health students.   Keywords: Body Dissatisfaction, Eating Disorders, Healthy Students, Nutrition Knowledge, Eating Behavior
Peningkatan Kesehatan Jiwa Lansia Melalui Edukasi Pola Tidur Sehat Berbasis Komunitas Bergita Dumar
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v7i1.1693

Abstract

Kualitas tidur yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan fisik dan psikologis pada lansia. Seiring bertambahnya usia, lansia sering mengalami gangguan tidur seperti insomnia, sering terbangun pada malam hari, dan penurunan durasi tidur, yang dapat berdampak pada meningkatnya kecemasan, stres, serta penurunan kualitas hidup. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya promotif dan preventif melalui edukasi mengenai pola tidur sehat (sleep hygiene) untuk mendukung kesehatan jiwa lansia di masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman lansia tentang pentingnya tidur sehat sebagai upaya memperkuat kesehatan jiwa dan kesejahteraan psikologis. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pendidikan kesehatan pada lansia sebanyak 14 orang. Hasil pengabdian yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat dan kesadaran lansia untuk menjaga pola tidur yang sehat untuk mempertahakan kesehatan jiwa di usia lanjut.
THE RELATIONSHIP BETWEEN THE DURATION OF HYPERTENSION AND ANXIETY AMONG HYPERTENSIVE PATIENTS IN THE SERVICE AREA OF THE LEMBO COMMUNITY HEALTH CENTER NORTH KONAWE REGENCY Indra; Nurnianingsih A. Yasin; Sri Yulian Hunowu; Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis; Sartika; Bergita Dumar
JTH: Journal of Technology and Health Vol. 4 No. 1 (2026): July: JTH: Journal of Technology and Health
Publisher : CV. Fahr Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61677/jth.v4i1.873

Abstract

Hypertension is a chronic condition that is common among adults and is often associated with various psychological issues, including anxiety levels. As a chronic condition, the longer a person has hypertension, the higher their anxiety levels tend to be. This condition can affect patients’ psychological well-being, adherence to treatment, and quality of life if not managed properly. Given these circumstances, this study aims to examine the association between the duration of hypertension and anxiety levels among adult patients at the Lembo Community Health Center. This is a quantitative study using a cross-sectional study design. The study involved 59 respondents selected through cluster sampling. Data were collected using the Zung Anxiety Scale to assess anxiety levels and were analyzed using the chi-square test. The findings showed a significant relationship between the duration of hypertension and anxiety levels, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). These findings suggest that a longer duration of hypertension may contribute to a higher risk of anxiety among adult patients. The results of this study underscore the importance of long-term management of chronic diseases, particularly hypertension, as a means to reduce the risk of anxiety in adult patients and to support the provision of more comprehensive healthcare services that address both physical and psychological aspects.
KUAT KARENA DI DUKUNG: KONTRIBUSI KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS Sri Yulian Hunowu; Indra Indra; Nurnianingsih A. Yasin; Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis; Bergita Dumar
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Indonesia menduduki peringkat ke dua di dunia sebagai negara dengan kasus terbanyak tuberkulosis setelah India. Kepatuhan pengobatan menjadi masalah utama dalam menjalani proses pengobatan. Oleh karenanya, dukungan keluarga menjadi krusial dalam meningkatkan kepatuhan minum obat bagi penderita tuberkulosis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan pada penderita tuberkulosis. Metode: Jenis penelitian yang digunakan berupa penelitian observasional (analitik) dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien penderita tuberkulosis berjumlah 31 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampel, dimana sampel yang digunakan berupa seluruh pasien yang menjalani pengobatan di Puskesmas Langara, Kabupaten Konawe Kepulauan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari total 31 responden, sebanyak 22 responden memiliki dukungan keluarga positif, sedangkan 9 responden mendapatkan dukungan keluarga negatif. Seluruh responden dengan dukungan keluarga positif (100%) menunjukkan kepatuhan terhadap pengobatan tuberkulosis. Pada kelompok dengan dukungan keluarga negatif, terdapat 6 responden (66,7%) yang patuh dan 3 responden (33,3%) yang tidak patuh dalam menjalani pengobatan. Hasil uji statistik menggunakan Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,019 (p < 0,05), yang menandakan terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan tuberkulosis. Kesimpulan: Dukungan keluarga dapat memberikan kontribusi positif kepada kepatuhan penderita TB dalam mengkonsumsi obat, sedangkan kurangnya dukungan keluarga dapat meningkatkan risiko ketidakpatuhan mengkonsumsi obat kepada penderita TB.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN KONTROL RUTIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TIRAWUTA: The Relationship between Family Knowledge and Support and Routine Control Compliance among Diabetes Mellitus Patients in the Working Area of UPTD Puskesmas Tirawuta Indra; Moh. Nisyar Sy. Abd. Aziz; Bergita Dumar; Sri Yulian Hunowu; Sardi Anto
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1385

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai peningkatan glukosa darah (hiperglikemia). Prevalensi DM di Puskesmas Tirawuta mengalami fluktuatif dimana tahun 2019 sebanyak 133 kasus, tahun 2020 meningkat menjadi 273 kasus, tahun 2021 mengalami penurunan sebanyak 137 kasus dan tahun 2022 periode Januari sampai April sebanyak 174 kasus. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan kesadaran penderita diabetes melitus untuk datang kontrol di Puskesmas Tirawuta masih kurang. Penderita yang datang kontrol nanti saat sudah mengeluhkan pusing dan lemas. Disamping itu kurangnya dukungan keluarga terhadap penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin penderita diabetes melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tirawuta. Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 137 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 58 orang dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan uji fisher’s exact. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan melakukan kontrol rutin penderita diabetes melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tirawuta dengan nilai p pengetahuan 0,012 dan nilai p dukungan keluarga 0,018. Diharapkan kepada responden agar dapat meningkatkan pengetahuan terkait manfaat melakukan kontrol rutin dan keluarga agar selalu memberikan dukungan yang cukup terutama mengantar penderita ke puskemas.
Terapi CBT terhadap Penurunan Depresi pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Ida Wahyuni; Bergita Dumar; Tri Nily Sulayfiyah; Dwi Intan Pakuwita Ar
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/rp93j543

Abstract

This study aimed to determine the effect of CBT on reducing depression in patients with Chronic Kidney Failure (CKD). The study used a quasi-experimental pre-post test design without a control group and was conducted in the hemodialysis ward of Abdur Rahem Hospital, Situbondo. The sample size was 39 patients in the treatment group and 39 in the control group, selected through purposive sampling. The Beck's Depression Inventory-II (BDI-II) was used to measure depression. The results showed a significant reduction in depression levels in both groups (p = 0.001), but a greater reduction occurred in the treatment group, with an average N-gain of 45.44%, compared to the control group, which only achieved 17.54% (p = 0.000). These findings indicate that CBT is effective in reducing depression levels in CKD patients undergoing hemodialysis. In conclusion, CBT therapy is recommended as a routine psychological intervention to improve the mental well-being and quality of life of CKD patients. Keywords: Cognitive Behavior Therapy, Depression, Chronic Kidney Failure
The Benefits Of Mental Health Promotion In School Environments On Improving Emotional Well-Being In Adolescents Bergita Dumar; Nur Fitriah Jumatrin; Sri Yulian Hunowu; Ida Wahyuni; Dedi Krismiadi
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 9 No. 1 (2025): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/citradelima.v9i1.557

Abstract

Adolescents are an age group that experiences puberty which is marked by physical and psychological changes. The demands of facing challenges during this period can affect the emotional well-being of adolescents. Improving emotional well-being in adolescents can involve the role of schools because in general adolescents will spend more time at school with their peers. Schools are considered to be the right place to promote mental health. This study aims to see the benefits of mental health promotion in the school environment on improving emotional well-being in adolescents. This study is a quasi-experimental study with a control group pre-posttest design. The sampling technique used Stratified Random Sampling with a total sample of 70 adolescents aged 15-18 years from one of the Senior High Schools (SMA) in East Kolaka Regency, Southeast Sulawesi. Assessments related to emotional well-being were assessed using the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). There was a significant difference between the pre-test and post-test after mental health promotion in the school environment on improving emotional well-being by showing a p-value <0.005. The results of the study indicate that mental health promotion in the school environment has a significant effect on improving emotional well-being in adolescents. Due to the great benefits of mental health promotion, it is highly recommended for schools to integrate mental health promotion into school activities to improve emotional well-being in adolescents.