Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Sastra Lisan Masyarakat Tradisional Merapi ke Dalam Karya Ilustrasi Agam Akbar Pahala
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol. 7 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v7i2.16973

Abstract

Melestarikan tradisi dapat dilakukan berbagai cara, salah satunya dengan mengenalkannya melalui karya seni. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan sastra lisan yang sudah diwariskan turun temurun pada masyarakat tradisional di kawasan gunung Merapi Jawa Tengah menjadi sebuah karya ilustrasi dengan bentuk visual. Metode penelitian menggunakan metode artistic based research yaitu menggali referensi, karakter bentuk, ketepatan bentuk yang kemudian menjadi karya ilustrasi. Penelitian ini berfokus pada penggalian aspek pesan etika moral sastra lisan masyarakat tradisional Merapi dengan pendekan secara etnografis, kemudian menvisualisasikan pesan etika moral sastra lisan tersebut. Sehingga identitas budaya masa lalu yang penuh kebijaksanaan dapat diketahui, dipahami kembali dan berpotensi menjadi alternatif tuntunan hidup. Hasil penelitian mendapatkan 6 karya ilustrasi yang memvisualkan 6 tradisi mitos yang diyakini oleh masyarakat Merapi dengan Nyi Kendit sebagai sosok utama di dalamnya. Kepercayaan masyarakat dalam sastra lisan disebut dengan Pepali, yaitu aturan dan larangan yang harus dilakukan di kawasan Gunung. Melalui karya ilustrasi ini, diharapkan dapat memberikan Gambaran serta pemahaman yang mudah dipahami oleh Masyarakat luas terkait dengan sastra lisan Masyarakat Merapi yang masih dipercaya hingga saat ini.
EKSPLORASI KREATIVITAS VISUAL DONGENG SILANG BUDAYA DI RPTRA KEBON SIRIH DALAM MEDIA KAMISHIBAI Rizki Taufik Rakhman; Leny Suryani; Agam Akbar Pahala; Desy Sugianti; Siti Khodijah Lestari
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RPTRA Kebon Sirih, sebagai ruang publik ramah anak di Jakarta Pusat, menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dari beragam latar belakang untuk mengikuti kegiatan edukatif dan kreatif. Namun, masih sedikit kegiatan yang memperkenalkan kekayaan cerita rakyat Indonesia dan dunia melalui media yang interaktif dan menarik. Tujuan kegiatan ini antara lain; 1) upaya pengenalan dan pelestarian dongeng nusantara dan dongeng jepang, 2) eksplorasi teknik kamishibai menjadi media baru naratif dengan pendekatan modern, dan 3) pelatihan pembuatan visual cerita pada media kamishibai. Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan ini adalah Participatory Learning and Action (PLA) yaitu sebuah proses belajar dan praktik secara partisipatif atau “Learning by doing” atau belajar sambil bekerja. Hasil nya menunjukkan 95% peserta mengenali perbedaan dongeng nusantara dan jepang, 92% peserta dapat memvisualisasikan dongeng Nyi Roro Kidul-Ryujin secara mandiri, dan 90% peserta dapat membuat mendongeng dengan media kamishibai. Hasilnya menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam pelestarian cerita rakyat dan kamishibai sebagai sarana edukasi yang inovatif bagi generasi muda. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan budaya anak-anak, tetapi juga membuka peluang pengembangan media kreatif berbasis kearifan lokal.
Dinamika Ekonomi Perempuan Perantau dalam Seni Lukis Abstrak Resa Nurjanah Koswara Putri; Indro Moerdisuroso; Agam Akbar Pahala
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v3i1.1040

Abstract

This study examines the economic dynamics experienced by migrant women through the perspective of abstract painting as a medium for personal and social reflection. The study uses a qualitative method with an artistic research approach, which departs from the researcher's personal experience as a migrant woman facing increasingly complex economic realities. The rising cost of living, financial constraints, and intertwined academic demands create pressure not only on material aspects, but also on psychological, emotional, and mental conditions. This situation demands adaptation strategies, resilience, and the ability to survive in the face of uncertainty in migrant areas. The dynamics of these experiences are then translated into visual language through an abstract expressionist approach utilizing mixed media techniques. Dynamic line elements, contrasting colors, bubble textures, and layers of material are used as symbols of the tension, struggle, and economic instability experienced by the subjects. The research findings show that abstract painting functions not only as a means of personal expression, but also as a medium for social reflection that records and articulates the experiences of migrant women who are often marginalized. This research contributes to the enrichment of contemporary art discourse, particularly in presenting visual narratives that voice economic issues and women's life experiences in a critical and reflective manner.