Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Compatibility Study of Ship Dimension Ratios with Fish Traps and Hand Lines at PPN Palabuhanratu Rizal, Daisy Rahma; Dinata, Syafril Mayu; Anjasmara, Aang Setyawan; Sarifuddin, Andri
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 6, No 1 (2025): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 6 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v6i1.11955

Abstract

Fishing vessels are generally made using traditional methods that have been passed down from generation to generation. The characteristics of fishing vessels can be determined from the main dimensions of the vessel, the fishing gear used and the fishing area. This study is needed because inappropriate fishing vessel dimensions can affect the seaworthiness of the vessel and operational efficiency, especially in small-scale fisheries. This study aims to evaluate the suitability of the ratio of the main dimensions of the vessel to the types of fishing gear, namely traps and handlines at the Palabuhanratu Archipelago Fisheries Port (PPN). Data in the form of measurements of the length (L), width (B), and height (D) of the vessel were collected in the field, while comparative data were obtained from previous literature. The analysis was carried out by calculating the L/B, L/D, and B/D ratios, then compared with the main dimension ratios of static gear vessels as a reference. The results showed that the L/B ratio of trap vessels ranged from 7.5–10 with an average of 7.93, while handlines were 5–12.5 with an average of 9. The L/D ratios of trap and handlines were respectively 11.5 and 11.83. The B/D ratio of the trap and handline fishing vessels were 1.13-1.63 and 0.57-2.25, respectively. The B/D ratio indicates that there are vessels with values below standard, indicating the potential for less than optimal stability. In general, vessels in PPN Palabuhanratu are still within the standard range, although there are several handline fishing vessels that need more attention regarding their stability design. Improvements in vessel design based on appropriate dimension ratios are expected to increase operational efficiency, safety, and sustaina
Penyuluhan Peningkatan Produktivitas dan Strategi Pemasaran Nelayan di Weru, Lamongan, Jawa Timur Dinata, Syafril Mayu; Hamka, Moh Saiful Rahman; Nabila, Aisyah Nur; Arsalia, Ryzka; Febrianti, Santi; Panguale, Muhamad Rakif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses serta dampak dari kegiatan penyuluhan yang berfokus pada peningkatan produktivitas dan strategi pemasaran tepat guna bagi nelayan di Desa Weru, Lamongan. Komunitas nelayan di wilayah ini menghadapi tantangan klasik, yaitu ketergantungan tinggi pada penjualan ikan segar, fluktuasi harga yang ekstrem, dan dominasi tengkulak yang membatasi margin keuntungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui penyuluhan, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan pendampingan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan informan kunci (ketua kelompok nelayan dan anggota), serta dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta. Sebelum penyuluhan, 90% nelayan hanya menjual hasil tangkapan dalam bentuk segar. Setelah penyuluhan, peserta mampu mengidentifikasi potensi diversifikasi produk (misalnya ikan asin premium, kerupuk ikan) dan memahami urgensi pengemasan (packing) yang higienis menggunakan hand sealer. Dalam aspek pemasaran, terjadi pergeseran pemahaman dari pemasaran tradisional (menunggu tengkulak) ke pemasaran proaktif menggunakan media sosial (WhatsApp Business dan Facebook Marketplace) sebagai sarana pemasaran digital sederhana namun efektif. Kegiatan ini berhasil memotivasi nelayan untuk beralih dari price taker menjadi price maker melalui inovasi produk dan pengemasan.