Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan Dalam Mewujudkan Desa Wisata Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang Marpaung, Sutan Sahala Muda; Rusadi, Nusrah; Kurniawan, Hendra; Oktaviani, Eva; Syah, Firman; Nopemnanu, Habel Martin; Rina, Timotius Ragga; Asalang, Protus Hyasintus; Pratiwi, Gadis Kartika
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6692

Abstract

Masyarakat Desa Tesbatan menghadapi tantangan rendahnya pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber ekonomi baru, akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan wisata berbasis alam dan budaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Tani Hutan Sismeni dalam mengelola potensi lokal menuju pengembangan desa wisata berbasis partisipatif. Desa Tesbatan memiliki kekayaan alam dan budaya seperti air terjun, kawasan hutan, seni tradisional, kuliner lokal, dan kerajinan tangan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok terfokus (FGD), praktik lapangan, serta evaluasi pre- dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap potensi wisata desa, yang ditunjukkan dengan kenaikan skor rata-rata dari 66,36 menjadi 91,82, atau sebesar 38,35%. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan peta potensi awal, rencana aksi sederhana, dan dokumentasi visual yang dapat dimanfaatkan untuk promosi digital desa wisata. Kesimpulannya, pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas dan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Secara ilmiah dan sosial, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal, serta membuka peluang riset lanjutan mengenai efektivitas promosi digital dan keberlanjutan kelembagaan desa wisata.
Biodiversity Conservation Strategy and Creative Economic Ecotourism in Tesbatan, Amarasi District, Kupang Regency Marpaung, Sutan Sahala Muda; Oktaviani, Eva; Rusadi, Nusrah; Kurniawan, Hendra; Syah, Firman; Rina, Timotius Ragga; Asalang, Protus Hyasintus; Pratiwi, Gadis Kartika
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.10768

Abstract

The Tesbatan region, located in the Amarasi District of Kupang Regency, is rich in biodiversity and local cultural heritage, making it a potential hub for ecotourism development. This study aims to develop a comprehensive strategy for biodiversity conservation and creative economic ecotourism to promote sustainable growth in the region. The primary objective is to combine conservation efforts with local economic empowerment through creative industries such as handicrafts, traditional cuisine, and cultural performances. This research utilizes a systematic approach that includes field surveys, literature reviews, and the application of tools like MICMAC, MACTOR, and ISM for data analysis. Data was collected through observations, interviews, questionnaires, and Focus Group Discussions (FGDs) with local stakeholders. The study identifies key variables, influences, and stakeholders involved in the management of biodiversity and ecotourism. The findings suggest that integrating biodiversity conservation with ecotourism and creative economic activities can enhance both environmental sustainability and local community welfare. The proposed strategies involve strengthening local institutions, promoting participatory resource management, and developing integrated ecotourism attractions. In conclusion, this research provides a practical framework for managing Tesbatan’s natural and cultural assets sustainably, fostering both environmental protection and socio-economic development.