Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

MANFAAT SOSIAL EKONOMI PENANGKARAN RUSA SAMBAR (RUSA UNICOLOR) DI KHDTK AEK NAULI, SUMATERA UTARA Sutan Sahala Muda Marpaung; Burhanuddin Masy’ud; Tutut Sunarminto
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v11i1.1966

Abstract

Salah satu upaya untuk menjaga kelestarian rusa sambar (Rusa unicolor) dan pengembangan pemanfaatannya secara berkelanjutan adalah penangkaran. Penangkaran juga dapat dimanfaatkan sebagai wahana wisata edukasi sehingga diharapkan memberikan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis manfaat sosial ekonomi penangkaran rusa sambar sebagai wahana edukasi bagi masyarakat. Data lapang dikumpulkan pada bulan Juni-Juli 2020. Data lapang baik aspek teknis penangkaran rusa maupun manfaat sosial ekonomi dikumpulkan dengan cara observasi lapang dan pengukuran, wawancara dengan pengelola, anggota masyarakat sebagai tenaga kerja maupun pedagang, serta wawancara dengan pengunjung, serta penelaahan dokumen. Data manfaat sosial ekonomi yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan skala Likert untuk menentukan manfaat sosial dan menghitung besarnya kontribusi ekonomi bagi masyarakat. Penangkaran rusa sambar ini juga dinilai masyarakat telah memberikan manfaat sosial dan berdampak positif sebagai sarana pendidikan dan obyek wisata menarik yang ditunjukkan oleh peningkatan jumlah dan frekeunsi kunjungan wisatawan. Adapun manfaat ekonominya antara lain ditunjukkan oleh bertambahnya anggota masyarakat sekitar yang berdagang di areal penangkaran yakni hanya seorang tahun 2018 menjadi 21 orang tahun 2020, kontribusi pendapatan ekonomi terhadap pengeluaran rumah tangga mencapai 85,71%. One of the efforts to conserve the Sambar deer (Cervus unicolor) and to develop its sustainable use is captivity. Captivity can also be used as an educational tourism facility so that it is expected to provide socio-economic benefits for the community. This research was conducted with the aim of analyzing the social and economic benefits of Sambar deer breeding as an educational facility for the community. Field data were collected in June-July 2020. Field data, both technical aspects of deer breeding and socio-economic benefits, were collected through field observations and measurements, interviews with managers, community members as workers and traders, as well as interviews with visitors, and document review. The collected data on socioeconomic benefits were analyzed descriptively qualitatively using a Likert scale to determine social benefits and calculate the amount of economic contribution to society. The Sambar deer was also considered by the community to haveprovided social benefits and had a positive impact as a means of education and attractive tourism objects, as shown by the increase in the number and frequency of tourist visits. The economic benefits were shown, among others, through increasing members of the surrounding community who trade in the captive area (only one person in 2018 to 21 people in 2020), contribution of economic income to household expenditure reaching 85,71%.
Pengelolaan Hutan Mangrove Berbasis Silvofishery di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Sutan Sahala Muda Marpaung; Yunasfi Yunasfi; Mohammad Basyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.698 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan model terbaik dari model pengolahan yaitu, model empang parit tradisional, komplangan, kao-kao, empang terbuka, tasik rejo dalam pengelolaan lahan mangrove dengan tambak yang berbasis silvofishery di Desa Bagan Percut Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan Data Primer dan data Sekunder untuk medapatkan Analisis Deskriptif. Model dan pengelolaan tambak yang terbaik dimana terdapat di Desa Tanjung Rejo dibandingkan dengan Desa Percut dan Desa Tanjung Selamat, dengan Model Kao-Kao yang memiliki kriteria dari segi pengelolaan tata air, tanaman mangrove yang ditanam hingga proses produksi. Pemanfaatan tanaman mangrove sebagai habitat benih ikan, udang, dan kepiting untuk hidup dan mencari makan serta daunnya untuk pakan ternak sampai proses produksi yang dilakukan sangat teratur dan terjaga kualitasnya.
PELATIHAN PENGELOLAAN PENANGKARAN RUSA SAMBAR (Rusa unicolor) PADA MASYARAKAT DI KHDTK AEK NAULI, SUMATERA UTARA Dini Hadiani Has; Sutan Sahala Muda Marpaung; Ratna Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14948

Abstract

ABSTRAKSalah satu upaya untuk melestarikan rusa Sambar (Rusa unicolor) dan mengembangkan pemanfaatannya secara berkelanjutan adalah penangkaran. Secara bioteknologi, keberhasilan penangkaran pada rusa Sambar sangat bergantung pada pengelolaan yang benar dari aspek teknis penangkarannya, seperti perumahan, makanan, kesehatan, dan reproduksi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis aspek teknis manajemen penangkaran rusa Sambar termasuk perumahan, makanan, perawatan kesehatan, dan reproduksi. Data yang dikumpulkan tentang aspek teknis penangkaran dianalisis secara kualitatif secara deskriptif, dan kemudian tingkat kualifikasi penangkaran diklasifikasikan sebagai baik atau buruk, dan keberhasilan penangkaran didasarkan pada ada atau tidak adanya pengembangbiakan dan kematian rusa. Pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengelolaan rusa Sambar di Aek Nauli tergolong baik dan memenuhi standar prinsip kesejahteraan hewan, dengan indikator bahwa semua rusa di penangkaran sehat, tidak memiliki kematian, dan mampu berkembang biak dengan baik. Rusa Sambar juga dianggap masyarakat telah memberikan manfaat sosial dan memberikan dampak positif sebagai sarana edukasi dan objek wisata yang menarik. Kata kunci: manajemen; penangkaran; rusa Sambar ABSTRACTOne of the efforts to conserve the Sambar deer (Rusa unicolor) and to develop its sustainable use is captivity. Biotechnologically, the success of captive breeding in Sambar deer highly depends on the correct management of technical aspects of its captivity, such as housing, food, health, and reproduction. This community service was conducted with the aim of (a) analyzing the technical aspects of the Sambar deer breeding management including housing, food, health care, and reproduction. The collected data on technical aspects of captivity were analyzed qualitatively in a descriptive manner, and then the level of captive qualification was classified as good or bad, and the success of the breeding was based on the presence or absence of breeding and death of deer. community service shows that the management of Sambar deer in AekNauli was classified as good and met the standard of animal welfare principles, with indicators that all deer in captivity were healthy, had no mortality, and were able to reproduce well. The Sambar deer was also considered by the community to have provided social benefits and had a positive impact as a means of education and attractive tourism objects. Keywords: management; captivity; sambar deer
Analisis Perkembangan Pengenalan Satwa Prioritas Indonesia Pada Pendidikan Anak dengan Vosviewer Sutan Sahala Muda Marpaung; Dini Hardiani Has; Sahat Raja Marigo Girsang; Ratna Sari; Muhtar Ardansah Munthe; Aulia Putra Daulay; Dita Anggriani Lubis; Yusmalia Hidayati; Fitri Khoiriyah; Wiwiek Elsada Nainggolan; Ria Fazelita Br. Gultom
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i2.1583

Abstract

Kekayaan keragaman hayati di indonesia merupakan suatu hal yang istimewa yang terus harus dijaga dan di prioritaskan. Pendidikan pengenalan terhadap kekayaan satwa nusantara menjadi pengetahuan yang penting untuk ditanamkan kepada anak-anak sejak dini sehingga menumbuhkan kecintaan dan kebanggan terhadap tanah air dan kelestarian lingkungan hidup. Tujuan utama artikel ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren, pola kolaborasi, dan fokus penelitian dalam domain pendidikan pengenalan satwa prioritas kepada anak untuk itu sangat diperlukan dalam rangka membantu anak-anak umur 5-12 tahun dalam kepeduliannya terhadap satwa prioritas Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif berdasarkan investigasi bibliometrik dan literature review. Ruang lingkup data yang digunakan adalah artikel publikasi ilmiah pendidikan pengenalan satwa prioritas Indonesia pada anak umur 5-12 tahun berdasarkan penelusuran website Google Scholar. Artikel publikasi tersebut berasal dari jurnal nasional terakreditasi. Adapun batasan artikel publikasi yang digunakan dalam penelitian ini hanya yang diterbitkan secara Open Access atau dapat diakses dari segi penulis, penerbit, abstrak, key word, tahun terbitnya dan pdf-nya. Pengumpulan data artikel publikasi dilakukan mulai bulan Januari 2003 hingga bulan Januari 2023. Hasil dari penelitian ialah pendidikan satwa prioritas indonesia pada anak masih sedikit dan bahkan belum ada dilakukan ini menjadi hal yang penting untuk kedepannya menjadi pendidikan satwa prioritas indonesia pada anak baik di sekolah maupun dirumah. Anak-anak adalah generasi masa depan, dan pemahaman mereka tentang pentingnya konservasi dan pelestarian satwa akan membawa perubahan positif di masa mendatang. Kesimpulan fakta bahwa bahwa penelitian yang membahas pendidikan pengenalan Satwa Prioritas Indonesia pada anak masih sangat minim. Diperlukan penelitian-penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor dan aktor-aktor penyebab masih sangat sedikit yang melakukan penelitian yang membahas pendidikan pengenalan Satwa Prioritas Indonesia pada anak usia umur 5-12 tahun. Dengan minimnya pendidikan ini, ada risiko bahwa generasi mendatang mungkin tidak sepenuhnya menghargai pentingnya melindungi satwa-satwa berharga ini dan ekosistem tempat mereka hidup. Langkah-langkah konkret dan kolaboratif perlu diambil untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai kekayaan alam Indonesia, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang berkomitmen untuk menjaga warisan alam dan budaya bangsa ini.
Evaluation of Planting Success and Mangrove Habitat Suitability in Various Planting Years in Pasar Rawa Village, Langkat Regency Ratna Sari; Sutan Sahala Muda Marpaung; Dini Hardiani Has; Aulia Putra Daulay
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 4 (2023): October - December
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i4.5620

Abstract

Mangroves are a type of tree whose habitat is in areas influenced by sea tides. This research aims to determine the percentage of mangrove plant life and habitat characteristics at the planting location in Pasar Rawa Village in the 2018, 2019, and 2020 planting years. The research location is in the forest area of Pasar Rawa Village, which is administratively located in Gebang District, Langkat Regency, North Sumatra Province. The time of the research was carried out from March to June 2021. The success of planting R. apiculata mangrove species in each planting year is above 80%. Based on the measurement results at the three planting locations, the average thickness of the mud was above 40 cm. This indicates the planting location is suitable for vegetation growth. Salinity, acidity, and dissolved oxygen in all study locations are also suitable for mangrove growth. This study concludes that the survival percentage of mangrove planting in Pasar Swamp Village at three years of planting is above 80% and has suitable habitat characteristics for mangrove growth. The success of planting mangroves is inseparable from the role of the community, which maintains and carries out the planting and the types suitable for planting in that location. Suggestions for this research are that it is necessary to thin the location of the 2020 planting year because the distance is too tight and add even more specific environmental factors, such as substrate and nutrients, for even better results.
PENYULUHAN POTENSI DESA SAMPE RAYA MENJADI DESA WISATA DI KABUPATEN LANGKAT Has, Dini Hardiani; Marpaung, Sutan Sahala Muda; Ngatemin, Ngatemin; Darmawan, Rahmat; Emrizal, Emrizal
MINDA BAHARU Vol 8, No 1 (2024): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v8i1.6181

Abstract

Desa Sampe Raya berada di Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat, memiliki 6 (enam) Dusun yang berada dalam satu wilayah administratif diantaranya Landbaw, Gotong Royong, Batu Mandi, Bandar Meriah dan pondok Satu serta Tualang Gepang. Masing-masing Dusun memiliki potensi tersendiri sehingga distribusi atraksi wisata alam, produk UMKM dan atraksi budaya akan merangkainya menjadi Desa Sampe Raya yang berpotensi menjadi Desa Wisata Sampe Raya. Desa Wisata menjadi salah satu alternatif pilihan wisata dan keberhasilan suatu desa wisata akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar seperti kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi serta mencegah urbanisasi atau peralihan masyarakat dari Desa ke Kota. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan pemahaman, pengetahuan seputar desa wisata dan pengelolaan serta mengidentifikasi potensi yang dimiliki oleh Desa Sampe Raya. Metodologi Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah menggunakan Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan dua arus model yakni (1). Contextual action research dan (2). Educational action research yang pada kesempatan yang sama melibatkan para pelaku wisata, pelaku UMKM, pemilik dan pengurus homestay serta kelompok sadar wisata kemudian mengaplikasikan dengan sosialisasi dan forum diskusi yang dihadiri sebanyak 30 (tiga puluh) peserta dan observasi lapangan sebagai lanjutan dari rangkaian kegiatan Pengabdian. terdapat 4 wisata yang dapat dijadikan ekowisata yaitu pemandian landak river, goa kampret, budidaya madu kelud dan wisata bunga Raflesis aroldi (bunga bangkai).
Penyuluhan Manfaat Hutan Mangrove Terhadap Kesehatan Lingkungan Masyarakat Pesisir di Desa Nelayan Seberang Belawan Daulay, Aulia Putra; Ananda, Zhafran Fatih; Marpaung, Sutan Sahala Muda; Kadir, Mohamad Ikbal; Adlina, Min; Simanjuntak, Asnika Putri
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5225

Abstract

Lingkungan hutan mangrove merupakan hal yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia terkhusunya bagi masyarakat pesisir. Desa Nelayan Seberang merupakan desa yang memiliki potensi yang sangat baik dalam kelestarian menjaga lingkungan. Kawasan hutan mangrove di desa tersebut berperan dalam mencukupi kebutuhan masyarakat pesisir. Kebutuhan masyarakat berupa mata pencaharian yang dominan sebagai nelayan, pemanfaatan ekonomi berupa hasil ikan yang meningkat. Banyaknya aktivitas masyarakat pesisir dapat menyebabkan penurunan kualitas lingkungan bagi hutan mangrove di desa tersebut. Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pesisir Desa Nelayan Seberang tentang manfaat hutan mangrove sebagai pembangunan berkelanjutan, dan peran hutan mangrove bagi masyarakat pesisir. Kegiatan ini dilakukan di Desa Nelayan Seberang Belawan yang dihadiri oleh kelompok nelayan dan masyarakat desa. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meningkatkan kesadaran dari masyarakat peisir untuk menjaga lingkungan hutan mangrove agar dapat dirasakan oleh generasi penerusnya serta masyarakat mengetahui bagaimana menjaga lingkungan hutan mangrove agar tidak terjadi kerusakan dan pencemaran yang berdampak pada kesehatan masyarkaat pesisir.
The Effect of Cinnamon Extract on Blood Sugar Levels in Type 2 Diabetes Mellitus Patients: A Meta-Analysis Agustia, Dilma'aarij; Muda Marpaung , Sutan Sahala; Lubis, Dita Anggriani
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Volume 10 Number 1 Year 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkkt.v10i1.504

Abstract

Background: Diabetes Mellitus is still a global problem today. This is demonstrated by the 2018 global data, which indicates that diabetes mellitus is the ninth leading cause of mortality and that the number of people with the disease has quadrupled over the last three decades. This research aims to estimate the magnitude of the impact intervention in giving cinnamon extract based on the findings of several earlier research. Methods: This study uses secondary data sources with a systematic approach utilizing meta-analyses and PICO.  The population consists of patients with type 2 diabetes., Intervention is giving extra cinnamon. The outcome is blood sugar levels. Keywords for the articles searched were as follows: “cinnamon” AND “Diabetes mellitus type 2” AND “randomized controlled trial”. The articles that are part of it. This research uses a randomization-controlled trial study design and is a full-text article. Utilizing the PRISMA flow diagram, articles are gathered. They used the Review Manager 5.3 program to analyze. Results: Research indicates that giving individuals with type 2 diabetes mellitus additional cinnamon eating interventions significantly lowers their blood sugar levels (Standardized Mean Difference = -0.74; 95% CI = -1.67 to 0.18; p= 0.110). Conclusion: The consumption of cinnamon supplements has been shown to significantly lower blood glucose levels in individuals with type 2 diabetes mellitus. Therefore, cinnamon supplementation may be considered as a complementary strategy in the dietary management of type 2 diabetes, alongside standard pharmacological and lifestyle interventions.
Effects of cinnamon extract on blood sugar levels of type 2 diabetes mellitus patients: Randomized Controlled Trial (RCT) Agustia, Dilma'aarij; Marpaung, Sutan Sahala Muda; Lubis, Dita Anggriani
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 10, No 2 (2025): June
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v10i2.2261

Abstract

Cinnamon is an herbal remedy proven to lower blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus (DM). Cinnamon contains coumarin, which reduces the blood sugar levels. This study aimed to determine whether administration of a higher dose of cinnamon could lower blood sugar levels in individuals with type 2 diabetes mellitus. Methods: This study employed a randomized controlled trial (RCT) design and was conducted at the Medan Denai Health Center from November to December 2023. Participants were randomly selected and divided into two groups: the intervention group, which received cinnamon extract (n= 15), and the control group (n= 15), which did not receive any treatment. The dose was 10 mg/day. Blood sugar levels were measured using a standardized instrument and data were analyzed using the Kruskal–Wallis test. Results, before receiving cinnamon extract, the average blood sugar level was 238,80 mg/dL in the intervention group and 225,33 mg/dL in the control group. After cinnamon extract administration, the intervention group showed a significant reduction of 127,73 mg/dL, whereas that of the control group remained at 222,20 mg/dL. Statistical analysis revealed a significant difference in the blood sugar levels following cinnamon extract administration (p< 0,001). In conclusion, cinnamon extract supplementation can help lower blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan Dalam Mewujudkan Desa Wisata Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang Marpaung, Sutan Sahala Muda; Rusadi, Nusrah; Kurniawan, Hendra; Oktaviani, Eva; Syah, Firman; Nopemnanu, Habel Martin; Rina, Timotius Ragga; Asalang, Protus Hyasintus; Pratiwi, Gadis Kartika
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6692

Abstract

Masyarakat Desa Tesbatan menghadapi tantangan rendahnya pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber ekonomi baru, akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan wisata berbasis alam dan budaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Tani Hutan Sismeni dalam mengelola potensi lokal menuju pengembangan desa wisata berbasis partisipatif. Desa Tesbatan memiliki kekayaan alam dan budaya seperti air terjun, kawasan hutan, seni tradisional, kuliner lokal, dan kerajinan tangan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok terfokus (FGD), praktik lapangan, serta evaluasi pre- dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap potensi wisata desa, yang ditunjukkan dengan kenaikan skor rata-rata dari 66,36 menjadi 91,82, atau sebesar 38,35%. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan peta potensi awal, rencana aksi sederhana, dan dokumentasi visual yang dapat dimanfaatkan untuk promosi digital desa wisata. Kesimpulannya, pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas dan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Secara ilmiah dan sosial, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal, serta membuka peluang riset lanjutan mengenai efektivitas promosi digital dan keberlanjutan kelembagaan desa wisata.