Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyediaan Papan Informasi di Dermaga Depo Pasar Ikan Sidoarjo sebagai Sarana Literasi Wisata Religi Dewi Sekardadu Salsabila, Dewi Ula; Rozy, Fakhrur; Karerina, Anjely Nur Safna; Zahroh, Intan Alfi; Pratiwi, Dea Ayu; Maula, Siti Inayatul; Yulianingrum, Sefianis; Sholikhah, Dwi Mar’atus; Hidayat, Maulana Syafa Aditya; Hanif, Muhammad Imam; Putra, Muhammad Fahmi Nanda; Natasya, Fathya Jihan; Mirza, Muhammad Raffi; Dewi, Nuriya Sinta; Musfiroh, Lailatul; Fitrianto, Rizal Idul
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 3 No. 2 (2025): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/wh0ayq47

Abstract

Setiap tahun banyak sekali peziarah yang mengunjungi wisata religi Dewi Sekardadu. Salah satu akses menuju lokasi wisata religi Dewi Sekardadu yakni melalui dermaga depo pasar ikan, disana para pengunjung menunggu kapal tanpa melakukan apapun. Maka dari itu pengabdian masyarakat ini menyediakan papan informasi sebagai sarana literasi untuk memberikan informasi kepada pengunjung ketika menunggu kapal. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi dan wawancara langsung di lapangan. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa papan informasi dimanfaatkan dengan baik oleh pengunjung ketika menunggu kapal serta dapat menambah wawasan pengunjung mengenai wisata religi Dewi Sekardadu. Adanya papan informasi selain untuk mengisi waktu luang pengunjung ketika menunggu kapal juga sebagai sarana literasi yang berguna untuk pengunjung. Every year, numerous pilgrims visit the Dewi Sekardadu religious site. One way to access the Dewi Sekardadu religious site is through the fish market depot pier, where visitors wait for boats without doing anything. Therefore, this community service provided an information board as a literacy tool to provide information to visitors while they wait for the boat. This community service used qualitative methods through direct observation and interviews in the field. The results of this community service show that the information board is well-utilized by visitors while waiting for the boat and can increase their knowledge about the Dewi Sekardadu religious site. The presence of the information board not only fills visitors' free time while waiting for the boat but also serves as a useful literacy tool for visitors.
A Descriptive Statistics Study Of Knowledge Among First-Trimester Pregnant Women On Ginger Aromatherapy To Reduce Emesis Gravidarum Pratiwi, Dea Ayu; Yuviska, Ike Ate; Yuliasari, Dewi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 1 (2026): Volume 12 No 1 Januari 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i1.24143

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan yang umum dialami ibu hamil terutama pada trimester pertama, ditandai dengan mual dan muntah yang dapat memengaruhi kondisi fisik maupun psikologis ibu. Salah satu alternatif penanganan non-farmakologis yang aman dan efektif adalah penggunaan aromaterapi jahe. Berdasarkan data di Puskesmas Way Kandis Kota Bandar Lampung, diketahui bahwa masih banyak ibu hamil trimester pertama yang belum memahami manfaat aromaterapi jahe untuk mengurangi keluhan mual muntah selama kehamilan.  Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil trimester pertama tentang aromaterapi jahe dalam mengurangi emesis gravidarum di wilayah kerja Puskesmas Way Kandis Kota Bandar Lampung tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Way Kandis Kota Bandar Lampung pada bulan April–Mei 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 35 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan tingkat pengetahuan responden.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan responden tergolong cukup sebanyak 16 orang (45,7%), kategori baik sebanyak 13 orang (37,1%), dan kategori kurang sebanyak 6 orang (17,1%). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang aromaterapi jahe, namun belum sepenuhnya memahami manfaat, mekanisme kerja, dan keamanan penggunaannya secara menyeluruh.Kesimpulan: Gambaran pengetahuan ibu hamil trimester pertama tentang aromaterapi jahe di wilayah kerja Puskesmas Way Kandis Kota Bandar Lampung tahun 2025 sebagian besar berada pada kategori cukup. Diperlukan edukasi dan penyuluhan berkelanjutan oleh tenaga kesehatan mengenai penggunaan aromaterapi jahe yang tepat dan aman sebagai terapi non-farmakologis dalam mengatasi emesis gravidarum. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Hamil Trimester I, Aromaterapi Jahe, Emesis Gravidarum ABSTRACT Emesis gravidarum is a common complaint experienced by pregnant women, especially in the first trimester, characterized by nausea and vomiting that can affect the mother’s physical and psychological condition. One of the safe and effective non-pharmacological alternatives to reduce nausea and vomiting is ginger aromatherapy. Based on data from the Way Kandis Community Health Center in Bandar Lampung City, many first-trimester pregnant women still have limited knowledge about the benefits of ginger aromatherapy as an alternative therapy for nausea and vomiting during pregnancy.Objective: To describe the level of knowledge of first-trimester pregnant women about ginger aromatherapy in reducing emesis gravidarum at the Way Kandis Community Health Center, Bandar Lampung City, in 2025.Method: This research used a descriptive quantitative method. The population consisted of all first-trimester pregnant women at the Way Kandis Community Health Center, Bandar Lampung City, during April–May 2025. The sampling technique was total sampling, with a total of 35 respondents. The research instrument was a questionnaire, and the data collected included both primary and secondary data. The data were analyzed descriptively to describe respondents’ levels of knowledge.Result: The results showed that 16 respondents (45.7%) had a moderate level of knowledge, 13 respondents (37.1%) had a good level of knowledge, and 6 respondents (17.1%) had a low level of knowledge. These findings indicate that most pregnant women have a moderate understanding of ginger aromatherapy but do not fully comprehend its benefits, mechanisms, and safety of use.Conclusion: The description of first-trimester pregnant women’s knowledge about ginger aromatherapy at the Way Kandis Community Health Center, Bandar Lampung City, in 2025 showed that most respondents had a moderate level of knowledge. It is recommended that continuous education and counseling be provided by health workers regarding the correct and safe use of ginger aromatherapy as a non-pharmacological effort to reduce nausea and vomiting during early pregnancy. Keywords: Knowledge, Pregnant Women, Ginger Aromatherapy, Emesis Gravidarum