Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pengembangan Storyboard dalam Produksi Built-In Product pada Program “Indonesian Idol” Rifalsyah, Fahriza; Sartika, Ika; Fachrurrizal, Fikry
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 5, No 2: Juni 2025 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.1062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan storyboard dalam produksi built-in product pada program Indonesian Idol serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi divisi Marketing Development RCTI. Indonesian Idol merupakan program talent search nasional yang sering menjadi sarana integrasi brand melalui promosi non-konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Model ADDIE digunakan sebagai kerangka analisis utama. Hasil menunjukkan bahwa pengembangan storyboard dilakukan secara bertahap dan kolaboratif, dimulai dari analisis brief brand, perancangan visual sesuai konteks program, hingga proses produksi di lapangan yang menuntut fleksibilitas tinggi. Evaluasi didasarkan pada kesesuaian konsep, hasil produksi, dan tingkat kepuasan klien. Data dari penonton menunjukkan bahwa penyisipan produk tidak mengganggu alur acara dan bahkan mampu meningkatkan ketertarikan terhadap brand. Strategi penyampaian brand yang halus dan kontekstual menjadi kunci keberhasilan pendekatan soft-selling. Penelitian ini menegaskan peran storyboard sebagai alat strategis dalam menjaga keseimbangan antara promosi dan hiburan dalam produksi televisi modern.
PELATIHAN STRATEGI KONTEN DIGITAL : PERENCANAAN PEMBUATAN KONTEN DAN STRATEGI BRANDING DI KAMPUNG WISATA MULYAHARJA BOGOR Dharmawan, Leonard; Febri Astuti, Vivien; Ramdani, Guruh; Otang Sasmita, Hari; Suparman, Suparman; Tri Harpin Pranata, Rici; Fachrurrizal, Fikry
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.%p

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan manajemen konten pengelola wisata lokal di Kampung Wisata Mulyaharja, Kota Bogor. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Program Studi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University ini berfokus pada strategi konten digital, perencanaan pembuatan konten, dan pengembangan branding melalui pendekatan pembelajaran partisipatif. Pelatihan diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari dua kampung wisata, yaitu AEWO (Agro Edu Wisata Organik) dan Saung Eling, dengan tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan pendampingan. Sesi teori memberikan pemahaman konseptual mengenai komunikasi digital, strategi branding, dan storytelling, sedangkan sesi praktik mengarahkan peserta untuk merancang kalender konten, menulis caption promosi, serta membuat identitas visual dengan bantuan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, Gemini, dan Canva AI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam merencanakan, memproduksi, dan mengevaluasi konten digital secara efektif. Evaluasi pascapelatihan memperlihatkan kenaikan engagement media sosial sebesar 40–60%, disertai peningkatan konsistensi visual dan narasi promosi yang lebih komunikatif. Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 4, 8, 9, dan 11 karena mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis kreativitas, teknologi, dan inklusivitas. Secara keseluruhan, pelatihan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital mampu memperkuat identitas lokal, mendorong inovasi, dan mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di tingkat desa.
PENGELOLAAN AKUN TIKTOK @DEUTSCHKURSEBILDUNG DALAM EDUKASI BAHASA JERMAN Azzahra, Adinda; Ramdani, Guruh; Fachrurrizal, Fikry
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8911

Abstract

This study examines the management strategy of the TikTok account @deutschkursebildung as a German language education medium, with a focus on the implementation of Social Media Management Theory and POAC Theory (Planning, Organizing, Implementing, Monitoring). Using qualitative methods through observation, active participation, interviews, and literature review, the study involved account managers as key informants. The results show that content management is carried out systematically with an educational entertainment approach, incorporating elements of entertainment and education through memes, digital trends, and dynamic visualizations that attract young audiences. The planning process includes content meetings and calendar content for consistency, organization through task allocation, creative implementation with trend adaptation, and TikTok data-based monitoring for performance evaluation. The main challenges are the balance between educational entertainment, idea fluctuations, and platform algorithms, which are addressed through adaptive strategies such as brainstorming and format experimentation. The conclusion confirms that the account's success depends on creativity, team coordination, and data evaluation, providing insights for the development of responsive and innovative digital educational media. ABSTRAK Penelitian ini menelaah strategi pengelolaan akun TikTok @deutschkursebildung sebagai media edukasi Bahasa Jerman, dengan fokus pada implementasi Teori Manajemen Media Sosial dan Teori POAC (Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi, partisipasi aktif, wawancara, dan studi pustaka dengan melibatkan pengelola akun sebagai informan utama. Hasil menunjukkan bahwa pengelolaan konten dilakukan secara sistematis dengan pendekatan hiburan edukatif, memasukan unsur hiburan dan edukasi melalui meme, tren digital, dan visualisasi dinamis yang menarik audiens muda. Proses perencanaan meliputi pertemuan konten, dan konten kalendar untuk konsistensi, pengorganisasian melalui pembagian tugas, pelaksanaan kreatif dengan adaptasi tren, serta pengawasan berbasis data TikTok untuk evaluasi performa. Tantangan utama adalah keseimbangan edukasi hiburan, fluktuasi ide, dan algoritma platform, diatasi dengan strategi adaptif seperti bertukar pikiran dan eksperimen format. Kesimpulan menegaskan bahwa keberhasilan akun bergantung pada kreativitas, koordinasi tim, evaluasi data, memberikan wawasan untuk pengembangan media edukasi digital yang responsif dan inovatif.