Juherna, Erna
Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Kecakapan Hidup Anak Tunanetra di SLB-A Perwari Kuningan Juherna, Erna; Sulistiani, Sulistiani; Sunengsih, Ucu; Ismawati, Ismawati; Zein, Nadia Sofia; Nurholifah, Nurholifah; Hayati, Syifa Nidaul; Mawaddah, Nada; Vitria, Rina Nur
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 3: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i3.64497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan keterampilan hidup dan kemandirian siswa tunanetra di SLB-A Perwari Kuningan melalui pendekatan yang holistik dan terintegrasi. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami pentingnya pelatihan keterampilan hidup, seperti orientasi mobilitas sosial dan komunikasi (OMSK), serta peran orang tua dalam mendukung perkembangan kemandirian siswa tunanetra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa tunanetra, guru, dan orang tua siswa di SLB-A Perwari Kuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan OMSK, yang meliputi penggunaan tongkat, braille, dan alat bantu lainnya, sangat efektif dalam membantu siswa tunanetra untuk mengembangkan kemandirian mereka. Selain itu, peran orang tua dalam mendukung pengembangan keterampilan hidup di rumah sangat penting untuk meningkatkan kemandirian siswa. Meskipun terdapat tantangan dalam mengatasi kesulitan sosial dan pemahaman informasi, penggunaan teknologi bantu dan pelatihan keterampilan sosial dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan keterampilan hidup dan kemandirian siswa tunanetra memerlukan pendekatan yang menyeluruh, melibatkan kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.
Peran Lingkungan Sekolah dalam Pengembangan Komunikasi Anak Tuna Wicara di SLBN Luragung Juherna, Erna; Eliza, Eliza; Bayu, Bayu; Prayoga, Imam; Nugraha, Eka; Amalia, Melinda; Jannah, Hana Nur'ul; Salisatulmilah, Listia Amelia; Merani, Cinsyka Aulia
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 3: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i3.64511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lingkungan sekolah dalam pengembangan komunikasi anak tunawicara di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Luragung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa sebagai subjek penelitian. Penelitian dilaksanakan di SLBN Luragung pada Juni–Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SLBN Luragung berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan komunikasi anak tunawicara melalui berbagai upaya strategis. Penyediaan fasilitas khusus, seperti alat bantu komunikasi dan ruang terapi, menjadi elemen penting dalam mendukung proses belajar-mengajar. Selain itu, penerapan kebijakan pendidikan inklusif memungkinkan anak tunawicara untuk memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya. Kolaborasi aktif antara pihak sekolah dan keluarga siswa turut memperkuat hasil pembelajaran dengan menciptakan kesinambungan pembinaan komunikasi di rumah dan sekolah. Secara keseluruhan, lingkungan di SLBN Luragung mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, efektif, dan inklusif bagi anak tunawicara. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang dirancang secara komprehensif dapat menjadi faktor kunci dalam pengembangan komunikasi anak tunawicara. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan lain dalam mengembangkan program pendidikan yang inklusif dan mendukung anak berkebutuhan khusus.
Pengembangan Media Papan Sosial Emosional (Pansos) untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Fitriyati, Lilia; Juherna, Erna
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i2.3328

Abstract

Lilia Fitriyati (NIM: 214223046), Development of Social-emotional Board Media (Pansos) to Improve Social Emotional of 5-6 Years Old Children (PGPAUD), 2023.Early childhood is a golden age, a time when growth and development begin and are on going. One aspect of child development that needs to be developed by educators is the aspect of social development. Social development aspects can be developed with game media. Educators should use interesting media in their learning. One way to develop social-emotional aspects is with Social-emotional Board Media (Pansos).Adopting from the monopoly game This study aims to determine the social-emotional development of children before and after using Social-emotional Board Media (Pansos) for children aged 5-6 years at Kober Nur Ismail. The purpose of this research and development is to find out the increase in children's social-emotional abilities through the use of learning media Social-emotional Board (Pansos). This type of research is research and development by adopting Sugiyono's steps. The research method used in this research is Research and Development (R&D) using steps from Borg and Gall which are simplified into stages, namely potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product testing. The subjects of this study were children at Kober Nur Ismail who were 5-6 years old. From the results of the study it was known that there was an increase in social emotional development by 42.5% with the results of the initial presentation during the pre-test 40% and post-test 82.5%
Pola Asuh Orang Tua dalam Penanganan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Pada Anak Usia Dini Di Desa Cibulan Kecamatan Cidahu Juherna, Erna; Ratna, Dewi; Fatimah, Siti; Helia Nurmala, Nuke; Fatimah Durotul Mukaromah, Maya; Dwi Cahyani, Nur; Tri Wahyuni, Riska; Juhaeriyah, Yayah; Elpiani, Mulya; Islamia Huda, Fadhilah
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola asuh yang diterapkan orang tua dalam penanganan ADHD pada anak usia dini di Desa Cibulan Kecamatan Cidahu. ADHD merupakan gangguan perkembangan neurobiologis yang ditandai dengan kesulitan mempertahankan perhatian, hiperaktivitas, dan perilaku impulsif, yang berdampak pada kehidupan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua dapat dikategorikan menjadi tiga jenis: otoriter, demokratis, dan permisif. Pola asuh demokratis terbukti lebih efektif dalam mendukung perkembangan anak dengan ADHD, di mana orang tua memberikan ruang untuk berkomunikasi dan eksplorasi. Selain itu, faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, sosial ekonomi, dan dukungan sosial juga berpengaruh signifikan terhadap pola asuh. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi orang tua dan pendidik dalam memahami dan menangani anak-anak dengan ADHD secara lebih efektif.
Strategi Pembelajaran Literasi pada Anak Tunanetra dengan Menggunakan Alat Bantu Braille di SLB A Perwari Kuningan Hernawati, Nina; Juherna, Erna; Wahdaniah, Wini; Nur'afifa, Dara; Fitriyenti, Eka; Kartini, Eli; Fauziyah, Rifa; sopiani, cicih; Sarah, Rini; Fauziah, Hisni; Fauziah, Rusmianti
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i2.4495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi pembelajaran literasi siswa tunanetra dengan menggunakan alat bantu braille di SLB A Perwari Kuningan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 22 siswa, sedangkan sampel berjumlah 8 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa tunanetra meningkat setelah menggunakan alat bantu braille dalam proses pembelajaran. Direkomendasikan kepada guru untuk menggunakan alat bantu braille sebagai alternatif dalam pembelajaran terutama dalam meningkatkan pembelajaran literasi siswa tunanetra.
Gangguan Slective Mutism pada Anak Usia Dini: Gangguan Selective Mutism pada Anak Usia Dini Erawati, Endah; Juherna, Erna
Early Childhood Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v1i2.1453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) karakteristik anak selective mutism di Desa Kalapagunung; 2) faktor penyebab anak selective mutism di Desa Kalpagunung; 3) cara penanganan selective mutism di Desa Kalpagunung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) karakteristik utama selective mutism pada SS adalah tidak adanya respon ketika berada di lingkungan luar rumah, aspek perkembangan berjalan sesuai dengan tahap perkembangannya hanya tidak bicara pada situasi sosial tertentu, tidak adanya kontak mata, anak menutup diri dari interaksi sosial, dapat berbicara secara bebas dengan orang-orang yang membuatnya nyaman dan dianggap aman, dan rasa cemas ketika berada di lingkungan baru; 2) Faktor yang menyebabkan SS mengalami gangguan selective mutism adalah akibat dari pola asuh orang tua yang dimana orang tua SS tidak mengenalkan lingkungan luar pada SS sehingga SS merasa takut dan cemas ketika berada di lingkungan luar rumah dan sifat pemalu yang berlebih yang dimiliki oleh SS; 3) Penanganan selective mutism dengan menggunakan tiga cara yaitu yang pertama contigency management dimana orang tua memberikan penguatan positif secara terus menerus pada SS; yang kedua self modeling dimana orang tua memperlihatkan rekaman video aktifitas SS pada SS setiap malam sebelum tidur; dan yang terakhir metode bermain dimana SS dibiarkan bermain sendiri dengan pengawasan orang tua dan bemain bersama peneliti dengan bermain melempar dan manangkap bola serta bermain tebak gambar.
Penanganan Speech Delay pada Abak Usia 6 Tahun menggunakan Metode Bercerita di TK Karya Muda Ciherang Kecamatan Kadugede Novianti, Popi; Juherna, Erna
Early Childhood Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v1i2.1476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) karakteristik anak speech delay di TK Karya Muda; 2) faktor yang menyebabkan siswa di TK Karya Muda dapat mengalami speech delay; dan 3) strategi guru dalam menangani speech delay menggunakan metode bercerita pada anak usia 5-6 tahun di TK Karya Muda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek utama dalam penelitian ini adalah guru, orang tua, dan peserta didik TK Karya Muda yang mengalami speech delay. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Anak speech delay di TK Karya Muda memiliki lima karakteristik umum yaitu tidak mampu mengucapkan sesuatu yang bermakna, tidak mampu menunjukkan reaksi saat bertemu orang lain, tidak mampu membuat kalimat, tidak mampu menirukan suara, dan kata yang diucapkan tidak dapat dipahami oleh orang lain. 2) Faktor yang menyebabkan siswa di TK Karya Muda dapat mengalami speech delay antara lain; adanya sifat pemalu dalam diri, tingginya intensitas penggunaan gawai, kurangnya orang tua dalam mengajak berbicara, tingginya intensitas menonton televisi dan menggunakan gawai, serta pendeknya lidah. 3) Penanganan speech delay menggunakan metode bercerita di TK Karya Muda dilakukan dengan beberapa media yaitu menggunakan boneka, menggunakan gambar digital untuk memperlihatkan gambar tumbuhan atau hewan yang ada di dalam cerita, menggunakan Youtube, dan guru meminta salah satu peserta didik untuk bercerita singkat. Cerita yang dibawakan oleh guru antara lain adalah cerita flora dan fauna.