Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Peran Rekonsiliasi Fiskal Sebagai Instrumen Integrasi Laporan Komersial Dan Laporan Pajak Nazaruddin Wali; Cut Khaisa Ulvia; Tasya Azzura; Ripaldo Hamonangan T; Muammar Khaddafi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi peranan rekonsiliasi fiskal dalam mengatasi perbedaan yang ada antara laporan keuangan komersial dan laporan pajak, yang biasanya muncul akibat perbedaan dalam prinsip-prinsip akuntansi dan aturan pajak. Rekonsiliasi fiskal berfungsi sebagai sarana untuk menyesuaikan perbedaan yang bersifat sementara dan permanen dalam pelaporan laba, sehingga dapat memastikan bahwa kewajiban pajak dihitung dengan adil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif serta melakukan studi kasus pada berbagai perusahaan dalam sektor manufaktur dan layanan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan rekonsiliasi fiskal secara teratur dapat meningkatkan keakuratan dalam laporan pajak, meningkatkan transparansi keuangan, dan meningkatkan kepatuhan terhadap pajak. Hasil ini menyoroti pentingnya adanya integrasi antara akuntansi keuangan dan akuntansi pajak untuk mencapai laporan yang relevan, dapat diandalkan, dan mematuhi peraturan pajak yang berlaku di tingkat nasional.
KESALAHAN UMUM DALAM PENGANGGARAN PERUSAHAAN DAN CARA MENGHINDARINYA Muammar Khaddafi; Nova Crusita Hutabarat; Amanda Putri Wijaya; Ripaldo Hamonangan T; Zulfahmi Zulfahmi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penganggaran yang efektif adalah kunci untuk mengelola sumber daya keuangan perusahaan dan mencapai tujuan strategis. Namun, banyak perusahaan mengalami berbagai kesalahan dalam proses penganggaran yang dapat berdampak negatif pada stabilitas dan pertumbuhan mereka. Artikel ini mengidentifikasi kesalahan umum dalam penganggaran, seperti estimasi pendapatan dan pengeluaran yang tidak akurat, pengabaian biaya tak terduga, serta minimnya keterlibatan tim dalam penyusunan anggaran. Selain itu, alokasi sumber daya yang tidak sesuai dengan strategi perusahaan dan kurangnya fleksibilitas anggaran juga menjadi faktor penyebab utama ketidakberhasilan dalam pengelolaan anggaran. Untuk menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, perusahaan perlu menerapkan beberapa langkah strategis, seperti menggunakan data historis yang akurat, melibatkan berbagai departemen dalam proses perencanaan, serta melakukan evaluasi anggaran secara berkala. Penekanan pada fleksibilitas anggaran juga sangat penting agar perusahaan dapat beradaptasi dengan perubahan kondisi pasar dan situasi ekonomi. Dengan memperhatikan kesalahan umum dalam penganggaran dan menerapkan solusi yang tepat, perusahaan dapat memastikan pengelolaan keuangan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi, dan mencapai tujuan jangka panjang dengan lebih efektif. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan dalam mengoptimalkan proses penganggaran mereka.
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UNTUK UMKM: STUDI LITERATUR TENTANG KENDALA DAN SOLUSI Ripaldo Hamonangan T; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan pengelolaan keuangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, tingkat adopsi SIA di kalangan UMKM seringkali rendah karena berbagai kendala seperti keterbatasan teknologi, kurangnya literasi keuangan, dan biaya implementasi yang tinggi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kendala utama yang dihadapi UMKM dalam mengimplementasikan SIA dan mengeksplorasi solusi yang telah diusulkan dalam literatur. Berdasarkan tinjauan literatur dari jurnal-jurnal ilmiah dan artikel akademik, penelitian ini menemukan bahwa pelatihan teknologi, penggunaan perangkat lunak berbasis cloud, dan dukungan kebijakan pemerintah merupakan beberapa solusi efektif untuk mengatasi hambatan tersebut. Kesimpulannya, penerapan SIA yang efektif pada UMKM membutuhkan pendekatan holistik yang mencakup penguatan kapasitas pelaku usaha, pengembangan infrastruktur teknologi, dan reformasi kebijakan.
AKUNTANSI SYARIAH DALAM PENGELOLAAN DANA SOSIAL: STUDI LITERATUR TENTANG IMPLEMENTASI ZAKAT, WAKAF, DAN INFAQ Ripaldo Hamonangan T; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi syariah memainkan peran penting dalam pengelolaan dana sosial yang dihimpun melalui zakat, wakaf, dan infaq, dengan tujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Meskipun memiliki potensi besar dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat, implementasi akuntansi syariah dalam pengelolaan dana sosial di Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Artikel ini bertujuan untuk menelaah penerapan akuntansi syariah dalam pengelolaan zakat, wakaf, dan infaq, serta menggali tantangan dan solusi yang ditemukan dalam literatur. Berdasarkan tinjauan literatur dari berbagai jurnal dan artikel ilmiah, penelitian ini menemukan bahwa kurangnya keseragaman standar akuntansi syariah, keterbatasan profesional yang terlatih dalam akuntansi syariah, serta pengawasan yang lemah menjadi hambatan utama dalam implementasi yang efektif. Di sisi lain, solusi seperti pengembangan standar yang konsisten, pelatihan sumber daya manusia, dan penggunaan teknologi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dapat membantu mengatasi tantangan ini. Kesimpulannya, penerapan akuntansi syariah yang baik dalam pengelolaan dana sosial memerlukan upaya bersama dalam penguatan kapasitas kelembagaan, pengawasan yang ketat, serta penerapan teknologi untuk efisiensi dan transparansi yang lebih baik.