Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka Berdasarkan Pandangan Guru di Sekolah Pada Jenjang SD Dan SMP Kirana, Dwi Cici; Sinaga, Marlina; Tampubolon, Febri Crownika; Pardede, Ersa Manora; Silitonga, Monica Anjelica; Sinaga, Christa Voni Roulina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20630

Abstract

Kurikulum Merdeka hadir sebagai respons terhadap kebutuhan pendidikan yang lebih fleksibel, relevan, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi Kurikulum Merdeka berdasarkan pandangan guru pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara dengan guru-guru dari berbagai sekolah di Sumatera Utara. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar guru menyambut baik Kurikulum Merdeka karena memberikan keleluasaan dalam memilih pendekatan pembelajaran. Namun, keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan, dan tantangan diferensiasi siswa masih menjadi hambatan utama. Temuan ini menunjukkan perlunya dukungan pelatihan berkelanjutan dan peningkatan infrastruktur pendidikan untuk keberhasilan implementasi kurikulum.
Eksplorasi Etnomatika pada Kue Lapis dan Permainan Tradisional Congklak Ompusunggu, Trinita Oktheresia; Siahaan, Patricia; Damanik, Syafti Alfhiza; Pandiangan, Diva Indah Maria; Pasaribu, Kristina Oktaviani; Pardede, Ersa Manora; Simarmata, Septianus
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i3.4276

Abstract

Budaya lokal menyimpan potensi besar sebagai sumber pembelajaran matematika yang kontekstual, bermakna, dan dekat dengan kehidupan siswa. Etnomatematika adalah pendekatan pembelajaran yang menggabungkan konsep matematika dengan unsur budaya lokal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pendekatan etnografi bertujuan untuk memperoleh deskripsi dan analisis yang mendalam tentang konsep matematika yang terkandung dalam kue lapis dan permainan tradisional congklak, dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kue lapis mengandung konsep seperti perhitungan, pengukuran, perbandingan, barisan bilangan, simetri refleksi, serta konsep bangun datar berupa persegi panjang, simetri lipat, yang berkaitan erat dengan pola aritmetika dan geometri. Sementara itu, permainan tradisional congklak mengandung konsep bangun datar, geometri ruang, perhitungan, geometri transformasi, dan pola bilangan. Penelitian ini menunjukkan adanya kesamaan di antara keduanya dalam konsep matematika yaitu geometri ruang, geometri transformasi, pola bilangan, operasi perhitungan. Aktivitas dalam permainan ini juga mencerminkan prinsip perhitungan sistematis dan keteraturan. Temuan ini memperkuat bahwa objek budaya lokal dapat diintegrasikan dalam pembelajaran matematika sebagai media ajar yang menyenangkan, relevan, serta mendukung pelestarian budaya. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan bahan ajar berbasis etnomatematika untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah. Pendekatan ini juga berkontribusi pada penguatan identitas budaya dalam dunia pendidikan.
Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VII Melalui Strategi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Sihombing, Sabar Dumayanti; Pandiangan, Mesriana; Marbun, Valentina Margaretha; Ningrum, Tasya Kumala; Pardede, Ersa Manora; Sipahutar, Christin Ruth D.; Sianipar, Kristina; Emelia Manalu, Novita Sari
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.357

Abstract

Conceptual understanding plays a crucial role in mathematics learning; however, classroom practices that prioritize procedural execution often hinder students’ ability to construct meaning from mathematical ideas. This issue was observed among seventh-grade students at SMP Cinta Rakyat 3 Pematangsiantar, where problem-solving activities were largely approached through formula memorization rather than conceptual reasoning. This study investigates the extent to which a pedagogical deep learning strategy, defined as a high-level cognitive approach distinct from artificial intelligence, can enhance students’ mathematical conceptual understanding by fostering active engagement, conceptual exploration, and reflective thinking. The research adopted a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design involving 32 students selected through purposive sampling. Students’ understanding was assessed using an essay-based instrument aligned with indicators of conceptual comprehension. Data were examined through descriptive analysis, normality testing, paired-sample t-test, and the calculation of the Normalized Gain (N-Gain) index. The findings reveal a meaningful increase in conceptual understanding following the intervention, indicated by a significant difference between pretest and posttest scores and an average N-Gain of 0.62, classified as a moderate level of improvement. These results highlight the potential of deep learning-oriented instructional practices to support deeper conceptual engagement in mathematics learning. While the absence of a control group restricts broader generalization, the study offers preliminary empirical insight into the effectiveness of deep learning strategies within junior high school mathematics contexts.