Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Review: Metode Analisis Hidrokuinon dalam Kosmetik Rohmayani, Febriana Putri; Subaidah, Windah Anugrah
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 16 No 1 (2025): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v16i1.1417

Abstract

Hidrokuinon adalah agen pemutih wajah yang sering digunakan dalam produk kosmetik. Senyawa ini bekerja dengan menghambat konversi DOPA menjadi melanin melalui penghambatan enzim tirosinase. Penggunaan hidrokuinon dapat menimbulkan efek samping seperti iritasi kulit, kemerahan, sensasi terbakar, okronosis, bahkan meningkatkan risiko kanker. Oleh karena itu, penggunaannya dilarang dalam produk kosmetik yang beredar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan informasi komprehensif mengenai berbagai metode yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengukur kadar hidrokuinon dalam produk kosmetik. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur dari artikel nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang dapat digunakan untuk identifikasi hidrokuinon meliputi uji warna dan kromatografi lapis tipis, sedangkan pengukuran kadar dapat dilakukan dengan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT), Kromatografi Gas-Spektrometri Massa (GC-MS), Spektrofotometri UV-Vis, serta titrasi Serimetri.
Edukasi Literasi Dini Obat Herbal bagi Siswa Sekolah Dasar dalam Rangka Optimalisasi Pemanfaatan Tanaman Keluarga (Toga) Hamdin, Candra Dwipayana; Rohmayani, Febriana Putri; Anindiya, Naya Wahyu; Tarinda, Sabita
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10657

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), namun literasi masyarakat, khususnya anak-anak, masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dini siswa sekolah dasar terhadap obat herbal melalui edukasi interaktif dan praktik langsung. Program dilaksanakan di SDN 2 Bentek, Kabupaten Lombok Utara, dengan melibatkan 30 siswa kelas VI. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental one group pretest-posttest design untuk menilai efektivitas edukasi terhadap peningkatan pengetahuan. Kegiatan terdiri atas penyuluhan mengenai jenis dan manfaat tanaman obat, demonstrasi pembuatan jamu tradisional, serta praktik penanaman TOGA di lingkungan sekolah. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pengetahuan siswa dari hasil pretest ke posttest, dengan sebagian besar siswa mampu menjawab benar ≥80% soal setelah intervensi. Selain itu, observasi partisipatif menunjukkan peningkatan antusiasme dan kemampuan siswa dalam mengenal serta menjelaskan manfaat tanaman obat. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis praktik langsung efektif dalam menanamkan kebiasaan memanfaatkan tanaman obat secara bijak sejak usia dini. Program DOCIL (Duta Obat Cilik Lombok) diharapkan menjadi model edukasi berkelanjutan dalam memperkuat literasi kesehatan dan pelestarian kearifan lokal berbasis TOGA.
Pentingnya Penanaman Nilai - Nilai Kebangsaan Bagi Gen Z Sebagai Upaya Mempertahankan Kedaulatan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045 Rahmah, Diyani Aulia; Bulkis, Nanda; Praditama, Lalu Denendra; Maghfirahandini, Reivirly Khairadaty; Rohmayani, Febriana Putri; Andira, Kharinna Rifa
Journal of Social and Education Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Social and Education
Publisher : Lembaga Riset dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/5qn1qj73

Abstract

Generasi Z memegang peran penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maju dan berdaulat. Namun, derasnya arus globalisasi dan dominasi teknologi digital memunculkan tantangan berupa menurunnya rasa nasionalisme di kalangan generasi ini. Artikel ini mengkaji pentingnya penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi Gen Z sebagai upaya mempertahankan kedaulatan bangsa. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelusuri serta mengkaji jurnal dan literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis Pancasila, pelibatan keluarga, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi menjadi strategi efektif dalam memperkuat identitas kebangsaan. Kolaborasi antara pendidikan formal, non-formal, dan keluarga dinilai krusial dalam membentuk karakter nasionalis yang tangguh, sebagai bekal menghadapi tantangan global menuju Indonesia Emas 2045.