Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konsep Studi Islam Perspektif Tafsir Ibnu Katsir: Analisis Q.S. Luqman Ayat 12-15 Hasri Nur Azizah; Aenul Azizah; Adib Riyadi
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.7909

Abstract

Kajian dalam konsep-konsep studi Islam memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman yang mendalam mengenai ajaran Islam. Salah satu pendekatan yang umum digunakan adalah pendekatan tafsir. Penelitian ini membahas konsep studi Islam melalui perspektif tafsir Ibnu Katsir, khusunya dalam analisis Q.S. Luqman ayat 12-15. Penelitian bertujuan untuk memahami bagaimana tafsir Ibnu Katsir menjelaskan ajaran akhlak dan tahid yang terkandung dalam ayat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan tafsir bil ma’tsur yang mengutamakan pemahaman Al Qur’an dan Hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran dalam ayat ini tetap relevan dalam konteks kehidupan saat ini dengan menekankan pentingnya syukur kepada Allah, tauhid dan berbakti kepada orang tua. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tafsir Ibnu Katsir memberikan panduan praktis untuk menerapkan ajaran Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
KONSISTENSI PEMBIASAAN IBADAH SEBAGAI SOLUSI DEGRADASI SPIRITUAL REMAJA PADA SISWA SMK BAKTI PURWOKERTO Hasri Nur Azizah; Vidiana Rahmawati; Chasna Natiqoh 
ROSYADA: Islamic Guidance and Counseling Vol. 6 No. 1 (2025): Rosyada: Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi atau peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa. Sebagai generasi penerus bangsa remaja akan melanjutkan cita-cita bangsa. Kerena harapan dan masa depan bangsa merupakan tanggung jawab remaja, maka masyarakat sanagat mendambakan sosok remaja yang mampu mengembangkan potensi dirinya dan tugas perkembangannya. Oleh karena itu, remaja yang memiliki perilaku yang baik, disiplin dan juga bertanggung jawab merupakan hal penting yang perlu dimiliki oleh para remaja. Dengan memiliki konsistesi beribadah, maka remaja dapat belajar dari hal yang mendasar dari beribadah itu sendiri, seperti bagaimana cara menjaga konsitensinya ? bagaimana remaja dapat mengamalkannya di kehidupan sehari-harinya? Itu merupakan hal yang perlu diperhatikan. Oleh sebab itu, disini peneliti ingin mengetahui konsistensi remaja dalam beribadah, perkembangan remaja, dan juuga solusi untuk mengatasi perilaku negative remaja. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah untuk menembuhkan konsistensi dalam beribadah, membiasakan siswa SMK Bakti Purwokerto beribadah sesuai dengan waktu yang sudah di tentukan bukan hanya itu saja, dengan menumbuhkan konsistensi beribadah para siswa dapat memiliki kepribadian yang lebih baik dan juga menumbuhkan karakter yang disiplin terhadap ibadah. Metode penelitan yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif. Penelitian kualitatif adalah sebuah studi yang meneliti suatu kualitas hubungan, aktivitas, situasi, atau berbagai macam material. Maknanya, penelitian kualitatif lebih memfokuskan pada deskripsi holistic yang dapat menjelaskan dengan lebih detail mengenai kegiatan sedang berlangsung daripada melakukan perbandingan efek perlakuan tertentu atau menjelaskan tentang sikap atau perilaku seseorang. Sumber data yang diperoleh peneliti adalah dengan melakukan wawancara dan juga mengamati secara langsung, bukan hanya mewawancarai siswanya saja melainkan juga guru yang mengajar di sekolah terkhusus guru PAI yang lebih berperan aktif dalam kegiatan beribadah para siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi secara langsung. Hasil penelitian bahwa Degradasi spiritual yang ada di SMK Bakti berupa jarang beribadah, lebih memilih bermain disbanding beribadah, dan cenderung mengikuti pergaulan yang kurang baik. Dari beberapa Degradasi spiritual yang ada di SMK Bakti, dapat diatasi dengan adanya solusi yang telah di terapkan di SMK bakti yaitu seperti : solat duha berjmaah setiap pagi dan diwajibkan untuk seluruh siswa kecuali yang berbeda agama dengan yang sedang mengalami haid, Jumat imtaq yang dilakukan setiap satu bulan sekali guna menumbuhkan tingkat spiritual pada siswa, dan tadarus bersama. Kata Kunci : Ibadah, Degradasi, Spiritual, Remaja
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MICRO LEARNING MODULAR SEBAGAI INOVASI STRATEGIS DALAM ADAPTASI PEMBELAJARAN STEM BAGI GENERASI Z Dede Dwi Kurniasih; Nurul Yusri; Bambang Triawan Pamungkas; Luthfiyah Mahrusah; Muhammad Q Abdan Sholihan; Hasri Nur Azizah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34578

Abstract

The rapid development of digital technology presents a complex problem in the form of the incompatibility of conventional learning models with the learning characteristics of Generation Z who are digital, multitasking, and require a flexible and interactive approach. This study aims to analyze the implementation of Micro Learning Modular technology as a strategic innovation in adapting STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) learning for Generation Z. The research method uses a qualitative approach with a literature review. Data were obtained through analysis of various scientific literature, indexed articles, academic books, and current education policies. Data analysis was carried out using content analysis through theme categorization, theory synthesis, and triangulation of sources and theories to strengthen the validity of the study results. The results show that Micro Learning Modular increases the effectiveness, efficiency, and engagement of students in STEM learning by fragmenting material into small, flexible and interactive units. This approach strengthens students' critical thinking skills, creativity, collaboration, and digital literacy. In addition, this model supports independent learning and personalized learning that is appropriate to the characteristics of Generation Z. However, implementation in Indonesia still faces challenges such as limited teacher digital literacy, technological infrastructure, and suboptimal policy support. The novelty of this research lies in the development of an integrative model that combines STEM principles with Modular Micro Learning strategies digitally and contextually, to build an adaptive, collaborative learning ecosystem aligned with the Golden Indonesia 2045 vision.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MICRO LEARNING MODULAR SEBAGAI INOVASI STRATEGIS DALAM ADAPTASI PEMBELAJARAN STEM BAGI GENERASI Z Dede Dwi Kurniasih; Nurul Yusri; Bambang Triawan Pamungkas; Luthfiyah Mahrusah; Muhammad Q Abdan Sholihan; Hasri Nur Azizah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34578

Abstract

The rapid development of digital technology presents a complex problem in the form of the incompatibility of conventional learning models with the learning characteristics of Generation Z who are digital, multitasking, and require a flexible and interactive approach. This study aims to analyze the implementation of Micro Learning Modular technology as a strategic innovation in adapting STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) learning for Generation Z. The research method uses a qualitative approach with a literature review. Data were obtained through analysis of various scientific literature, indexed articles, academic books, and current education policies. Data analysis was carried out using content analysis through theme categorization, theory synthesis, and triangulation of sources and theories to strengthen the validity of the study results. The results show that Micro Learning Modular increases the effectiveness, efficiency, and engagement of students in STEM learning by fragmenting material into small, flexible and interactive units. This approach strengthens students' critical thinking skills, creativity, collaboration, and digital literacy. In addition, this model supports independent learning and personalized learning that is appropriate to the characteristics of Generation Z. However, implementation in Indonesia still faces challenges such as limited teacher digital literacy, technological infrastructure, and suboptimal policy support. The novelty of this research lies in the development of an integrative model that combines STEM principles with Modular Micro Learning strategies digitally and contextually, to build an adaptive, collaborative learning ecosystem aligned with the Golden Indonesia 2045 vision.