Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Dan Mekanisme Virgin Coconut Oil Dalam Penyembuhan Luka Diabetes : Tinjauan Literatur Sulita, Herlin; Oktamauri, Ariesa; Afriyani, Neti
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.2.199

Abstract

Luka diabetes merupakan salah satu komplikasi kronis yang paling sering terjadi pada penderita diabetes melitus dan menjadi tantangan besar dalam praktik klinis karena proses penyembuhan yang lambat, tingginya risiko infeksi, dan potensi amputasi. Salah satu alternatif terapi topikal yang semakin mendapat perhatian adalah Virgin Coconut Oil (VCO), yaitu minyak alami yang mengandung asam laurat dan senyawa bioaktif dengan aktivitas antimikroba, antiinflamasi, serta menjaga kelembapan luka. Kajian ini bertujuan untuk menelaah secara naratif efektivitas dan mekanisme kerja VCO dalam penyembuhan luka diabetes berdasarkan temuan ilmiah terkini. Literatur dikumpulkan dari database seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kata kunci relevan, mencakup artikel praklinis maupun klinis. Hasil kajian menunjukkan bahwa VCO dapat mempercepat penyembuhan luka melalui penghambatan pertumbuhan bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa, menurunkan kadar inflamasi, serta mempertahankan kelembapan luka yang mendukung epitelisasi. VCO juga menunjukkan efek sinergis bila digunakan bersama perawatan luka standar. Namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh teknik aplikasi, kepatuhan pasien, dan dukungan keluarga. Kajian ini merekomendasikan VCO sebagai terapi adjuvan yang menjanjikan, khususnya dalam pelayanan kesehatan berbasis komunitas dengan keterbatasan sumber daya, meskipun diperlukan uji klinis terkontrol lanjutan untuk validasi ilmiah yang lebih kuat.Kata Kunci: aktivitas antimikroba, luka diabetes, penyembuhan luka, terapi adjuvan, virgin coconut oil 
DAMPAK KONSELING FARMASIS TERHADAP LUARAN TERAPI PASIEN DIABETES MELITUS : TINJAUAN LITERATUR Oktamauri, Ariesa; Dharmayanti, Luky; Sulita, Herlin; Afriyani, Neti
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v8i2.21390

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat secara signifikan. Komorbiditas pada pasien DM meningkatkan risiko polifarmasi dan Masalah Terkait Obat (MTO). Intervensi farmasis berperan penting untuk mengoptimalkan luaran terapi. Tinjauan ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis intervensi farmasis terkini pada pasien DM serta mengevaluasi dampaknya terhadap berbagai luaran terapi. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Sciencedirect, SAGE, dan Cochrane menggunakan pendekatan PICO. Artikel yang disertakan adalah riset original berbahasa inggris yang dipublikasikan antara tahun 2021–2025, dengan desain uji klinis acak atau kuantitatif prospektif. Sebanyak 10 artikel diikutsertakan dalam tinjauan ini. Jenis intervensi farmasis yang ditemukan meliputi konseling tatap muka, booklet, video edukatif, maupun pendekatan multifaktorial dan pendekatan kelompok, menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepatuhan pengobatan pasien, penurunan kadar HbA1c, glukosa darah puasa, serta perbaikan parameter lipid. Aspek psikososial seperti persepsi pasien dan kepuasan terhadap layanan juga menunjukkan peningkatan. Intervensi farmasis memberikan kontribusi signifikan terhadap pengelolaan DM secara klinis dan holistik. Penyesuaian intervensi berdasarkan kebutuhan individu serta integrasi media edukasi yang adaptif perlu dipertimbangkan dalam pengembangan strategi manajemen diabetes yang lebih efektif dan berbasis bukti.
Studi Pemahaman Pasien Terhadap Kepatuhan Dalam Penggunaan Obat Antibiotik: Tinjauan Literatur Afriyani , Neti; Herlin Sulita; Ariesa Oktamauri
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i1.1408

Abstract

Pelayanan informasi obat sangat diperlukan untuk mendapatkan informasi obat secara tepat karena jika seseorang menggunakan obat secara tidak tepat akan mengakibatkan ketidakpatuhan pasien untuk meminum obat dan dapat menyebabkan resisten. Oleh karena itu, pada tinjauan literatur ini dilakukan evaluasi tingkat pemahaman pasien tentang aturan pakai obat, khasiat obat, cara pakai obat, waktu minum obat, dan perhatian minum obat yang telah di berikan. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengetahui pemahaman dalam penggunaan antibiotik dan untuk mengetahui faktor penyebab ketidakpatuhan terhadap penggunaan antibiotik. Literature Review merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pemilihan topik secara komprehensif, dengan sumber menggunakan jurnal penelitian. Hasil review bahwa angka kepatuhan dalam penggunaan obat antibiotik masih sangat kecil. Perlu dilakukan pemberian informasi dan edukasi di setiap obat yang diberikan supaya resisten terhadap obat antibiotik tidak menjadi masalah dalam pemberian obat antibiotik. Perlu peran apoteker dan tenaga farmasi dalam memberikan informasi, konseling dan monitoring diperlukan selama mengkonsumsi antibiotik karena dapat meningkatkan nilai kepatuhan dalam penggunaan obat antibiotik.
EFEKTIVITAS DAUN KELOR (Moringa Oleifera) SEBAGAI AGEN TERAPI ANTIOBESITAS : ANALISIS LITERATURE TERKINI Sulita, Herlin
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v12i2.843

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat serta berhubungan dengan berbagai penyakit metabolik, seperti diabetes melitus tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Keterbatasan efektivitas serta efek samping obat antiobesitas konvensional mendorong pencarian terapi alternatif berbasis herbal. Artikel ini bertujuan menganalisis efektivitas daun kelor (Moringa oleifera) sebagai agen terapi antiobesitas melalui systematic literature review sesuai pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan ResearchGate dengan rentang publikasi         2021–2025. Sebanyak 25 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun kelor mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, polifenol, alkaloid, saponin, dan tanin yang bekerja melalui modulasi jalur AMPK dan PPAR?. Berbagai studi praklinis dan klinis membuktikan pemberian ekstrak daun kelor dalam dosis 200–2400 mg/hari mampu menurunkan berat badan, indeks massa tubuh, serta memperbaiki profil lipid dengan tolerabilitas baik. Mekanisme antiobesitas meliputi penghambatan adipogenesis, stimulasi lipolisis, regulasi hormon metabolik, serta peningkatan sensitivitas insulin. Secara keseluruhan, daun kelor menunjukkan potensi kuat sebagai terapi komplementer antiobesitas yang aman dan efektif. Meski demikian, penelitian lanjutan berupa uji klinis fase III dengan jumlah sampel lebih besar masih diperlukan untuk memastikan validitas dan penerapannya dalam praktik klinis. Kata Kunci    : Daun kelor, Moringa oleifera, Antiobesitas, Terapi herbal, Senyawa bioaktif