Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Gambran Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Proyek Konstruksi Sekolah Rakyat Sumatera Selatan Oktriyedi, Ferly; Piko, Sari Octarina; Handayani, Lela
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 3 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/24e9ck67

Abstract

Proyek konstruksi merupakan sektor kerja dengan tingkat risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang tinggi akibat kompleksitas aktivitas, penggunaan alat berat, serta paparan bahaya fisik dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil risiko K3 pada Proyek Konstruksi Sekolah Rakyat Sumsel. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, identifikasi bahaya, serta analisis risiko berdasarkan kemungkinan kejadian dan tingkat keparahan dampak. Observasi dilakukan pada berbagai tahapan pekerjaan, meliputi mobilisasi, pembersihan lahan, galian, pembesian, bekisting, pengecoran, pekerjaan baja, arsitektural, hingga finishing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko dominan meliputi jatuh dari ketinggian, tertabrak alat berat, tertimpa material, paparan debu, kebisingan, bahan kimia, serta gangguan ergonomi. Tahapan pekerjaan struktural seperti galian, pembesian, bekisting, dan pengecoran memiliki tingkat risiko tertinggi. Faktor penyebab utama risiko meliputi unsafe condition, unsafe act, kurangnya housekeeping, lemahnya pengendalian teknis, serta keterbatasan pengawasan K3. Upaya pengendalian risiko yang direkomendasikan mencakup penerapan hirarki pengendalian, peningkatan pengawasan, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pelatihan tenaga kerja, serta optimalisasi Sistem Manajemen K3. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa identifikasi bahaya dan pengendalian risiko yang sistematis merupakan kunci dalam menurunkan potensi kecelakaan dan penyakit akibat kerja pada proyek konstruksi. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar evaluasi dan perbaikan praktik K3 pada proyek konstruksi sejenis.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Perempuan di Pabrik Beras Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan Handayani, Lela; Oktriyedi, Ferly; Zalila, Rifka; Piko, Sari Octarina
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): JLIPM - DESEMBER
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi perempuan merupakan aspek penting yang memengaruhi kualitas hidup, produktivitas kerja, dan kesejahteraan keluarga. Pekerja perempuan di pabrik beras berisiko mengalami gangguan kesehatan reproduksi akibat beban kerja fisik, jam kerja panjang, dan keterbatasan akses informasi kesehatan. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan praktis peserta terkait kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, media edukasi, praktik demonstrasi, dan konsultasi individu. Peserta berjumlah ±50 orang, berpartisipasi aktif selama kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sekitar 40% berdasarkan evaluasi kuisioner, serta antusiasme tinggi dalam sesi tanya jawab dan konsultasi individu. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran pekerja perempuan, mengurangi risiko gangguan kesehatan reproduksi, serta mendorong pembentukan budaya perusahaan yang peduli kesehatan. Penyuluhan ini menjadi model pengabdian masyarakat yang efektif untuk memberdayakan pekerja perempuan melalui edukasi kesehatan reproduksi.
Penyuluhan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE) bagi Tenaga HSE di Sekolah Rakyat Sumatera Selatan Oktriyedi, Ferly; Handayani, Lela; Dwibarto, Rendita
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): JLIPM - DESEMBER
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (HSE) bagi tenaga HSE di Sekolah Rakyat Sumatera Selatan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi tenaga HSE dalam mengidentifikasi risiko, menerapkan prosedur keselamatan, dan mengawasi kesehatan serta keselamatan pekerja di lingkungan proyek. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan teoritis berupa penyampaian materi mengenai prinsip dasar K3, identifikasi risiko, pengelolaan limbah konstruksi, serta penggunaan alat pelindung diri (APD), dan pendekatan praktis melalui simulasi evakuasi darurat, demonstrasi APD, serta studi kasus kecelakaan kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip keselamatan kerja, meskipun beberapa peserta masih memerlukan bimbingan tambahan terkait pengelolaan limbah berbahaya dan koordinasi tim dalam situasi darurat. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan evaluasi rutin untuk memperkuat kompetensi praktis tenaga HSE, sekaligus membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan di lingkungan proyek.