Joris, Henra
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANTARA SPIRITUALITAS DAN PRAKTIK ADMINISTRATIF: MENILAI JUMLAH KANTONG PERSEMBAHAN DALAM IBADAH KELUARGA DI RAYON 6 GKI RUT LIDIA Tampinongkol, Taty; Tuarissa, Yaneke Popi; Joris, Henra; Kesaulya, Herlin; Triyono, Agus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibadah keluarga merupakan elemen penting dalam pembentukan spiritual warga jemaat GKI, khususnya dalam lingkup komunitas kecil. Di Rayon 6 GKI Rut Lidia, tradisi ini dijaga dengan baik melalui pertemuan rutin mingguan. Namun, praktik pengedaran sejumlah kantong persembahan selama ibadah—meliputi persembahan umum, diakonia, pembangunan, dan "Aksi Seribu" menimbulkan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap kekhusyukan ibadah dan kenyamanan jemaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah jumlah kantong persembahan memengaruhi kekhusyukan ibadah serta apakah praktik tersebut masih relevan dalam konteks liturgi dan spiritualitas masa kini. Dengan menggunakan desain survei kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 72 responden melalui kuesioner skala Likert. Uji-t dua sampel independen dilakukan untuk melihat perbedaan tingkat kekhusyukan ibadah antara dua kelompok: mereka yang hanya hadir tiga kali dalam enam bulan terakhir (rata-rata = 3,2) dan mereka yang hadir lebih dari enam kali (rata-rata = 4,2). Hasil uji menunjukkan nilai t sebesar ±4,53 dan nilai p < 0,001, menandakan perbedaan yang signifikan dalam persepsi kekhusyukan. Temuan menunjukkan bahwa jemaat yang hadir secara rutin tetap mampu menjaga kekhusyukan ibadah meskipun terdapat rutinitas administratif berupa pengedaran beberapa kantong persembahan. Secara teologis, persembahan dipandang sebagai tindakan penyembahan yang dilakukan dengan sukacita, bukan sebagai kewajiban yang membebani (2 Korintus 9:7). Studi ini menyimpulkan bahwa jumlah kantong persembahan tidak secara signifikan mengganggu kekhusyukan ibadah apabila didukung oleh pemahaman spiritual yang kuat dan transparansi dalam praktik keuangan gereja. Hasil ini mendorong gereja untuk mengevaluasi tata cara ibadah secara kontekstual tanpa mengorbankan kedalaman spiritual.
Peran Kepemimpinan Pastoral dalam Membangun Partisipasi Aktif Jemaat di Gereja Eklesia Wonosobo Tuarissa, Yaneke Popi; Joris, Henra; Tampinongkol, Taty Hetty Helny; Nanlohy, Ansje Fanny; Kesaulya, Herlin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 3.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan pastoral merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong keterlibatan jemaat dalam kehidupan bergereja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan pastoral dalam membangun partisipasi aktif jemaat di Gereja Eklesia Wonosobo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pastoral yang bersifat visioner, komunikatif, dan partisipatif mampu meningkatkan keterlibatan jemaat dalam kegiatan ibadah, pelayanan sosial, pendidikan, dan misi gereja. Namun demikian, masih terdapat tantangan seperti rendahnya kesadaran sebagian jemaat terhadap pentingnya pelayanan bersama dan keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan pastoral yang berorientasi pada pelayanan dan pemberdayaan jemaat merupakan kunci dalam membangun gereja yang hidup dan relevan di tengah masyarakat.
POSISI ILMU SOSIAL, BUDAYA, HUMANIOURA DALAM PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN KONSISTENSI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Joris, Henra; Dumgaer, Merry; Kesaulya, Herline; Apono, Simon; Salawane, Hivanly
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 16 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan dengan judul Posisi Ilmu sosial, budaya, humaniora dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan komsisten Pendidikan Agama bertujuan untuk mengetahui teoritis tentang posisi ilmu sosial, budaya dan humaniora mengetahui dampak posisi ilmu sosial, budaya dan humaniora terhadap ilmu Teologi/Pendidikan Agama Kristen serta mengetahui Pendidikan Agama Kristen dapat memposisikan diri dalam kaidah filsafat ilmu pengetahuan. di sampaikan pandangan epistemologi, aksilogi dan ontology dalam kaiatan posisi Ilmu sosial, budaya, humaniora terhadap dampak dan posisi ilmu teologi dan pendidikan agama Kristen. Pendidikan Agama Kristen dapat mengitergrasikan wahyu dan prinsip-prinsip moral Kristen. Dengan pendekatan interdisipliner, reflektif, dan inklusif, PAK dapat membantu siswa untuk menghadapi tantangan dunia modern tanpa kehilangan dasar iman Kristen, dan juga memperkaya pemahaman mereka tentang dunia melalui ilmu pengetahuan yang seimbang.