Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Comparative Effectiveness of Antidiabetic Therapies on Clinical Outcomes in Type 2 Diabetes Mellitus Outpatients Tandah, Muhamad Rinaldhi; Diana, Khusnul; Hidayat, Chairunisah; Ambianti, Nurul
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i2.481

Abstract

This study used observational analysis with retrospective data collection. A total of 303 outpatients with were included in this study. The research instrument used was secondary from medical record data and examination results of Fasting Plasma Glucose (FPG) and 2-hour plasma glucose (2-h PG) values when the patient first visited and the fourth month after the first visit. The patients' therapy is regarded as effective if the FPG test results range from 80-130 mg/dL and the 2-h PG test value is <180 mg/dL in the fourth month. In patients aged >60 years, it is said to be effective if the results of the FPG examination are around ≤ 180 mg/dL and the 2-h PG examination value is ≤200 mg/dL. Data were analyzed using Kruskal-Wallis analysis. Oral antidiabetics metformin and glimepiride had differences in observed effectiveness (p=0.000) < 0.05 for FPG and 2-h PG examinations in outpatients with type 2 diabetes mellitus. The type of oral antidiabetic glimepiride had differences in observed effectiveness (p=0.002) < 0.05 in the FPG examination and (p=0.006) < 0.05 in the 2-h PG examination. The oral antidiabetic drug groups metformin and glimepiride had differences in observed therapeutic effectiveness in outpatients with T2DM, while the insulin group and the combination group did not have differences in therapeutic effectiveness in T2DM patients.
Gambaran Pengetahuan, Sikap, serta Upaya Pencegahan TB Masyarakat di Tiga Puskesmas Kota Palu Yuliet, Yuliet; Patala, Recky; Sinta, Sinta; R, Sitti Khadijah; Arif, Aditya Ariwinardi; Hidayat, Chairunisah; Susilawati, Ni Made; Hardi, Hardi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/avz1tm83

Abstract

Tuberkulosis (TB) hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Gambaran mengenai tingkat pengetahuan, sikap dan upaya pencegahan masyarakat menjadi langkah penting untuk memperkuat edukasi serta intervensi di layanan kesehatan primer. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di tiga puskesmas di Kota Palu, yaitu Bulili,  Mabelopura dan Kamonji. Kegiatan dilakukan melalui edukasi tentang TB serta penyebaran kuesioner untuk menggali pengetahuan, sikap dan upaya pencegahan TB, sekaligus  mengidentifikasi karakteristik responden. Sebanyak 102 orang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasilnya menunjukkan bahwa 61,8% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 33,3% cukup, dan 4,9% masih kurang. Responden sebanyak 51,0% menunjukkan sikap positif terhadap pencegahan TB, sementara 49,0% masih menunjukkan sikap yang kurang mendukung. Untuk upaya pencegahan, 59,8%  berada pada kategori baik, 38,2%  cukup, dan 2% kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar masyarakat sudah memiliki pengetahuan dan upaya pencegahan yang cukup baik, penguatan edukasi tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan. Upaya ini penting untuk membentuk sikap yang lebih positif dan mendorong konsistensi perilaku pencegahan, sehingga pemutusan rantai penularan TB dapat berjalan lebih optimal.