Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Upaya Peningkatan Hasil Belajar Lompat Jauh Dengan Media Kardus Pada Peserta Didik Kelas X-6 SMA Negeri 9 Malang Adikasmanto Idris; M.E Winarno; Salamet
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 03 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh pada peserta didik kelas X-6 SMA Negeri 9 Malang melalui modifikasi alat bantu kardus. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar lompat jauh dari pra-siklus ke siklus I dan berlanjut ke siklus II. Mulai dari tes awal hanya 7 peserta didik yang mencapai nilai di atas 75, pada siklus 1 ada kenaikan menjadi 17 peserta didik yang mencapai nilai di atas 75, sedangkan pada siklus 2 ada 28 peserta didik yang mencapai nilai di atas 75. Penggunaan kardus sebagai media pembelajaran terbukti mampu memberikan rangsangan, acuan, dan motivasi kepada peserta didik untuk melakukan gerakan lompat jauh dengan lebih baik. 4 Modifikasi ini menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan dan efektif, sehingga meningkatkan hasil belajar lompat jauh peserta didik
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PESERTA EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 1 SIDAYU KABUPATEN GRESIK Muhammad Adam Alif Fahmi; M.E Winarno
Jayabama: Jurnal Peminat Olahraga Vol. 2 No. 1 (2024): Jayabama: Jurnal Peminat Olahraga
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6732/jayabama.v2i1.3200

Abstract

The purpose of this study was to determine and measure the level of physical fitness of extracurricular participants, which aims to encourage an increase physical fitness activities of students for the body condition becomes healthy and fit so that during the learning process it becomes more optimal. This research is descriptive quantitative with data collection using the TKJI test and the results of the study were analyzed using descriptive statistics with percentages. In this study, after data processing and the results physical fitness test of extracurricular futsal students were obtained at 50%, volleyball at 51%, basketball at 55%, badminton at 53%, passusi at 48%, pencak silat at 54%, scouts at 48%, PMR at 48%, pecinta alam at 50%, theater at 49%, youth scientific at 47%. So the level of physical fitness of extracurricular participants in SMA Negeri 1 Sidayu Gresik with a total population of 159 students gets 50% percent in category less
Survei Persepsi Mahasiswa PJKR UM Angkatan 2023 Offering A terhadap Pemberian Tugas Terstruktur dalam Mata Kuliah Hermawan, Afrian; M.E Winarno
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.1.106-114

Abstract

Abstract Pemberian tugas terstruktur dipandang sebagai pendekatan inovatif yang diamanatkan Permendikbudristek No. 3 Tahun 2020 untuk mendukung capaian belajar dan penguatan kompetensi mahasiswa. Namun, implementasinya di lapangan, khususnya pada mahasiswa PJKR UM Offering A 2023, belum optimal. Hanya sedikit mata kuliah yang menerapkannya secara konsisten, berpotensi menghambat pencapaian hasil belajar, pendalaman konsep, serta pengembangan berpikir kritis dan karakter.Penelitian ini bertujuan menggambarkan persepsi mahasiswa mengenai pelaksanaan tugas terstruktur. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif melalui kuesioner dengan 25 responden dari PJKR UM Offering A 2023. Temuan positif dari offering ini dapat menjadi dasar untuk menjajaki penerapan model serupa (dengan penyesuaian) pada offering atau program studi lain di lingkungan PJKR atau fakultas, guna meningkatkan kualitas pembelajaran secara lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tugas terstruktur dipandang sebagai sarana efektif untuk membangun dan menguatkan kedisiplinan akademik. Secara keseluruhan, implementasi tugas terstruktur diterima sebagai bagian yang konstruktif dari proses pembelajaran. Keywords: student perceptions, structured assignments, innovative learning
Perbedaan Hasil Belajar Mahasiswa dalam Mata Kuliah Metodologi Penelitian Ditinjau dari Tingkat Penerapan Self-Assessment Kurniawan, Indra; M.E Winarno
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.1.115-129

Abstract

Pendidikan tinggi kontemporer menuntut mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan belajar mandiri dan keterampilan metakognitif. Self-assessment merupakan komponen kunci dari self-regulated learning yang melibatkan proses evaluasi pemahaman, refleksi strategi belajar, dan penetapan target belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan hasil belajar mahasiswa semester 5 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Universitas Negeri Malang dalam mata kuliah Metodologi Penelitian berdasarkan tingkat penerapan self-assessment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan ex post facto komparatif yang melibatkan 29 mahasiswa (total sampling). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner self-assessment (20 item, skala Likert 4 poin) dan dokumen nilai ujian tengah semester. Mahasiswa dikategorikan menjadi tiga kelompok: Sedang (n=10), Tinggi (n=14), dan Sangat Tinggi (n=5) berdasarkan metode persentil. Data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA dan Post Hoc Tukey HSD (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (F=13,547; p<0,001). Kelompok Sangat Tinggi memiliki rerata nilai 79,00, kelompok Tinggi 68,21, dan kelompok Sedang 63,30. Uji Post Hoc mengungkapkan bahwa kelompok Sangat Tinggi berbeda signifikan dengan kelompok Tinggi (p=0,002) dan kelompok Sedang (p=0,000), mengindikasikan adanya threshold effect dimana self-assessment yang sangat konsisten meningkatkan hasil belajar hingga 24,80%. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa tingkat penerapan self-assessment berkontribusi signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah Metodologi Penelitian.
Studi Deskriptif Pola Hidup Sehat Berbasis Empat Komponen pada Peserta Didik SMPN 2 Tana Tidung: Survei Cross-Sectional Putra Irawan, Mahesa; M.E Winarno
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.1.130-141

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menjabarkan bagaimana pola hidup sehat dijalani oleh peserta didik SMPN 2 Tana Tidung, yang mencakup empat hal penting: pola makanan bergizi, aktivitas fisik, pola tidur, dan kebersihan diri. Kami menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 69 siswa yang dipilih secara total. Data diperoleh melalui kuesioner online berisi 40 pertanyaan dengan skala Likert 1-5, lalu dianalisis melalui analisis statistik deskriptif dengan Microsoft Excel. Hasil penelitiannya yakni secara garis besar, pola hidup sehat peserta didik tergolong baik (71,2%). Kebersihan diri mendapat nilai sangat baik (88,5%), sedangkan pola tidur (67,0%), aktivitas fisik (65,0%), dan pola makan bergizi (64,2%) masuk kategori cukup. Dapat disimpulkan bahwa meskipun peserta didik sudah paham pentingnya pola hidup sehat, masih banyak yang perlu ditingkatkan, khususnya soal pola makanan bergizi dan aktivitas fisik. Penelitian ini memberikan pula informasi awal yang penting dalam membuat program promosi kesehatan remaja yang komprehensif dan sesuai dengan kondisi di Tana Tidung. Kami menyarankan agar sekolah, pemerintah daerah, dan orang tua bekerja sama membuat program kesehatan yang tepat sasaran agar siswa bisa terus menerapkan gaya hidup sehat.
Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada Mahasiswa S2 Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Malang Amirina Surya Mahardikarani; M.E Winarno
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.1.185-195

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi IPK mahasiswa Prodi S2 Pendidikan Olahraga angkatan 2024. Metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang digunakan oleh peneliti. Subjek penelitian terdiri dari 16 mahasiswa yang seluruhnya dijadikan responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang mengukur faktor internal, faktor eksternal, dan faktor institusional, serta data Indeks Prestasi Kumulatif mahasiswa. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa secara bersamaan faktor internal, faktor eksternal, dan faktor institusional berpengaruh signifikan terhadap IPK mahasiswa. Model regresi memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menjelaskan variasi IPK. Namun, secara parsial masing-masing faktor tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, yang diduga dipengaruhi oleh adanya keterkaitan yang tinggi antar faktor yang diteliti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencapaian Indeks Prestasi Kumulatif mahasiswa S2 Pendidikan Olahraga dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor yang saling berhubungan. Hasil dari penelitian ini sebagai bahan pertimbangan bagi program studi dan institusi dalam merancang strategi peningkatan kualitas akademik mahasiswa.