Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sistem Pernapasan Manusia di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan Permata Sari, Nabila Syahna; Widya Ulfa, Syarifah; Nina Adlini, Miza
Comit: Communication, Information and Technology Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Comit: Communication and Information Journal
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/comit.v3i2.9936

Abstract

The Problem-Based Learning (PBL) module is a module characterized by problem-oriented learning that provides students with direct experiences, making the learning process student-centered. Critical thinking can be defined as the process and ability to understand concepts, apply, synthesize, and evaluate obtained or generated information. This study aims to investigate the development of a Problem-Based Learning (PBL) module to improve students’ critical thinking skills on the topic of the human respiratory system. The research technique used in this study is Research and Development (R&D), employing the 4-D model (Define, Design, Develop, and Disseminate), which is one of the research and development methods in the field of education. The research sample consisted of 36 students from class XI-A of SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan. The instrument used in this study was a critical thinking skills test in the form of 10 pretest and posttest essay questions, based on critical thinking indicators. The results showed that the development of the Problem-Based Learning (PBL) module improved students’ critical thinking skills on the human respiratory system, with an N-Gain score of 0.77, categorized as high (effective). The pretest results were 39.44%, while the posttest results reached 95.55%.
Pengembangan LKPD Berbasis Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Bioteknologi Konvesional Kelas XII SMA/IPA Humayroh, Siti; Anas, Nirwana; Nina Adlini, Miza
Sci-tech Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Sci-tech Journal  (STJ)
Publisher : MES Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/stj.v2i2.116

Abstract

The research that has been carried out is entitled "Development of LKPD Based on Project Based Learning to Improve Students' Critical Thinking Skills in Biotechnology Material for Class problems, understanding assumptions, formulating and selecting relevant hypotheses. There are five indicators in developing critical thinking, namely; formulate the main problem, reveal existing facts, choose logical arguments, detect different points of view and draw conclusions. This research aims to improve students' critical thinking skills at DHARMAWANGSA MEDAN PRIVATE HIGH SCHOOL in Biology learning. Research Methodology uses Research and Development. The research population was class XII students at DHARMAWANGSA PRIVATE SMA with a sample size of 32 students. Data collection techniques use LKPD, observation sheets and documentation. Data analysis techniques use the level of validity, level of practicality and level of effectiveness. The research results showed that the Validity Level was 85.5% in the very strong category, the Practicality Level was 71.0% in the practical category and the Effectiveness Level was 56.6% in the quite practical category at DHARMAWANGSA MEDAN PRIVATE HIGH SCHOOL. Based on the research above, it can be concluded that the overall level of validity, level of practicality and level of effectiveness of students at DHARMAWANGSA MEDAN PRIVATE HIGH SCHOOL in biology learning is in the good category, although there are still skill aspects below the average percentage value. So this indicates that students are able to face challenges in students' critical thinking skills in the Project Based Learning model
PEMANFAATAN BARANG BEKAS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARANBIOLOGI PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN Nurhalizah, Nurhalizah; Damayanti, Alpina; Fikri, Fatayatul; Lestari, Puji; Shafira Ginting, Rini; Nina Adlini, Miza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2234-2242

Abstract

Pendidik selama ini belum memanfaatkan media pembelajaran secara ideal dalam mengajarnya, hal ini dikarenakan keterbatasan biaya dan waktu dalam pembuatan media pembelajaran sehingga motivasi guru dalam membuat media efektif, efisien, kreatif berkurang. Maka,  mengakibatkan siswa-siswi menjadi tidaktermotivasi dalam belajar dan minat bealajrnya berkurang.Tujuan umum dari pelaksanaan adalah peserta didik dapat memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran yang dapat membantu dalam proses pembelajaran serta dapat mengembangkan kreativitas peserta didik, dan juga dapat menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode PAR (Participatory Action Research). Terdapat tiga tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Evaluasi dalam kegiatan pengabdian ini diukur dengan menggunakan angket untuk melihat respon siswa terhadap media pembelajaran dari barang bekas yang dilakukan, hasil angket respon siswa kemudian dianalisis dengan menggunakan skala Likert. Persentase rata-rata hasil angket respon siswa yaitu sebesar 90% yang menunjukkan pelatihan pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran biologi pada sistem pernapasan masuk kedalam kategori yang sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran Biologi pada materi sistem pernapasan dapat menjadi salah satu tambahan alternative media pembelajaran untuk membantu pemahaman peserta didik, dapat meningkatkan kreativitas siswa, meningkatkan minat siswa, serta dapat mengedukasi mengenai pentingnya daur ulang sampah plastik untuk melestarikan lingkungan.  
SOSIALISASI PEMANFAATAN BATANG PISANG SEBAGAI KERIPIK UNTUK MEMBANGKITKAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR PANTAI DESA KOTA PARI, KECAMATAN PATAI CERMIN, KABUPATEN SERDANG BERDAGAI Al Hasanah, Fadlilla; Annisa, Ghariza; Jannah, Raudhatul; Dianty Yolanda, Salsa; Warahmah, Sakinah; Nina Adlini, Miza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2274-2284

Abstract

Melimpahnya limbah batang pisang yang dibuang begitu saja tanpa pengolahan lebih lanjut karena minimnya pengetahuan akan manfaat serta tata cara pengolahan batang pisang di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Padahal, batang pisang mengandung sumber serat, mineral, vitamin, dan karbohidrat yang tinggi. Batang pisang mengandung vitamin yang dapat menjaga sistem metabolisme tubuh dan meningkatkan sistem kekebalan serta dapat menjadi sumber energi. Batang pisang merupakan bagian pisang yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun, dengan pengolahan yang tepat, batang pisang dapat dimanfaatkan secara maksimal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimental. Metode penelitian eksperimental merupakan salah satu metode peelitian dengan cara melakukan beberapa percobaan terhadap objek penelitian. Dalam hal ini objek penelitian yang dipakai adalah batang pisang sebagai bahan baku pembuatan keripik. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat untuk mengolah batang pisang menjadi bahan pangan bernilai ekonomis dalam bentuk keripik disambut dengan baik oleh masyarakat dan pelatihan yang diberikan bisa dikatakan telah berhasil, namun kegiatan ini belum memberikan pelatihan bagaimana strategi pemasaran produk. Tindak lanjut pelatihan sangat diperlukan agar masyarakat dapat memproduksi keripik batang pisang dalam skala besar.Kata Kunci: Pisang, Limbah, Batang, dan Keripik
HIDROPONIK DAN AQUAPONIK SEDERHANA: SOLUSI BUDIDAYA SAYUR DI LAHAN TERBATAS DALAM SKALA RUMAH TANGGA Marbun, Nurhasanah; Anisa Mayari, Filzah; Fitriah, Fitriah; Novani, Suci; Nina Adlini, Miza; Khairuna, Khairuna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2834-2843

Abstract

Jumlah penduduk di Indonesia seiring berjalannya waktu terus mengalami peningkatan, dimana hal tersebut memberikan tantangan besar bagi terwujudnya ketahanan pangan nasional, seiring produktivitas lahan pertanian yang berkurang akibat perubahan iklim serta terjadinya konversi lahan. Penerapan inovasi teknologi budidaya tanaman penting dilakukan untuk membantu peningkatan produksi pangan, salah satunya dengan budidaya tanaman tanpa tanah. Teknologi budidaya tanaman tanpa media tanah dapat dilakukan dengan sistem hidroponik dan sistem aquaponik. Sistem hidroponik yang sering digunakan terdiri beberapa macam yaitu  hidroponik Wick System, hidroponik Nutrient Film Technique (NFT), hidroponik Deep Water Culture (DWC), hidroponik Drip System dan hidroponik Ebb and Flow System (Flood and Drain System). Terdapat dua macam model aquaponik yang sesuai dengan skala rumah tangga yaitu Vertiminaponik dan Wolkaponik. Penelitian ini merupakan literatur review dari berbagai sumber yang membahas mengenai pemanfaatan lahan terbatas untuk sistem budidaya hidroponik dan aquaponik sederhana.