Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Lokakarya Modul Ajar Berbasis Cultural Responsive Teaching di SD Lab UM Blitar Akbar, Sa’dun; Oktarianto, M Luthfi; Yuniawatika, Yuniawatika; Persada, Yuris Indria; Aishnabila, Shinta; Salamah, Umi; Farizza, Rifqi Al
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i4.1183

Abstract

Pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal merupakan strategi penting dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, namun guru seringkali mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar yang mengintegrasikan nilai budaya lokal secara sistematis. Menjawab tantangan tersebut, pengabdian ini dilaksanakan di SD Laboratorium UM Kota Blitar dengan tujuan meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan modul ajar melalui lokakarya berpendekatan Cultural Responsive Teaching (CRT). Kegiatan ini terdiri atas pelatihan teoritis dan lokakarya kolaboratif yang melibatkan seluruh guru, baik dari kelas rendah maupun tinggi, serta kepala sekolah, dengan total peserta dan tim sekitar 50 orang. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif yang tinggi dari seluruh peserta. Program ini berhasil menghasilkan sejumlah draf modul ajar tematik untuk kelas rendah dan berbasis mata pelajaran untuk kelas tinggi yang mencerminkan pemahaman guru terhadap prinsip CRT dan integrasi budaya lokal. Sebagai kontribusi baru, program ini menunjukkan bahwa penggunaan media publikasi seperti poster digital efektif sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi peserta. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi aplikatif bagi guru, tetapi juga menonjolkan kebaruan dalam strategi pelibatan komunitas sekolah.
IMPLEMENTASI ASESMEN BERDIFERENSIASI SEBAGAI UPAYA PERWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS PADA SEKOLAH INKLUSI DI KOTA MALANG Farizza, Rifqi Al; Waliah, Diyah Rutin; Arifin, Slamet; Ekawati, Ratna
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5625

Abstract

This study examines inclusive assessment as a fundamental paradigm shift grounded in the principles of equity and equal opportunity. It emphasizes recognizing and valuing student diversity, particularly the unique potential of students with special needs, rather than measuring conformity to a single standard. The implementation of formal assessment in inclusive schools requires extensive modifications and accommodations. Common accommodations include extended time and adjustments to assessment formats, such as large-print texts and illustrated questions. These are based on individual assessments and aligned with Individualized Education Programs (IEPs). In practice, most educators modify the content and format of standard assessments to ensure pedagogical fairness and provide equal opportunities for students to demonstrate their competencies. Beyond evaluation, modified assessment serves as a crucial diagnostic tool. It helps identify students’ learning needs, facilitates targeted interventions, and contributes to improved learning outcomes and self-confidence among students with special needs. Although its effectiveness depends on consistency, collaboration, and data-driven observation, modified assessment represents a meaningful commitment to valuing each student’s learning process and unique potential in inclusive education.