Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP SENYAWA KAFEIN MELALUI METODE PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Rahayu, Szalszabilla; Zuhri, Alya; Rahmawati, Erni; Yusuf, Eddy; Akbar, Rayhan
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2696

Abstract

Konsumsi kafein di kalangan mahasiswa meningkat sebagai cara untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengatasi kelelahan. Pemahaman yang rendah tentang dampak kafein menyebabkan konsumsi yang berlebihan, yang berisiko terhadap kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini penting untuk memberikan informasi yang jelas mengenai dampak jangka panjang konsumsi kafein, sehingga mahasiswa dapat membuat keputusan yang lebih bijak terkait pola konsumsi mereka. Tujuan kegiatan ini meningkatkan literasi kimia dan kesehatan mahasiswa terkait senyawa kafein. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai efek samping yang dapat ditimbulkan oleh konsumsi kafein yang berlebihan. Sebanyak 20 mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Global Jakarta menjadi peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi interaktif, penyebaran poster edukatif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil pre-test menunjukkan rendahnya pengetahuan mahasiswa tentang senyawa kafein dan efek samping yang dapat ditimbulkan akibat konsumsi berlebihan. Penyampaian materi dilakukan melalui materi interaktif, termasuk penggunaan poster edukatif dan slide PPT yang memaparkan karakteristik kafein serta efek fisiologisnya. Setelah materi disampaikan, dilakukan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan mahasiswa, dengan seluruh peserta (100%) menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik kafein, efek samping, dan batas konsumsi yang aman. Kesimpulannya, pendekatan edukatif berbasis visual dan interaktif terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya konsumsi kafein yang bertanggung jawab, bahkan bagi mereka dari latar belakang non-Kesehatan.
Program Edukasi “Bahaya Makanan Tinggi Gula” bagi Siswa SDN 1 Kalibaru: Dampak terhadap Pemahaman Gizi Budipratama Adina, Anugerah; Zuhri, Alya; Chairunisa, Andini; Tabina Bestari, Aurel; Aqustina, Monica; Putri Dinanti, Nesy; Yulinda, Tesah; Yunika, Yunika; Rahayu, Szalszabilla
Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal ANDARA (Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/vzg0a188

Abstract

Perkembangan anak-anak sangat dipengaruhi oleh kesehatan, dan salah satu faktor utama yang mempengaruhi kesehatan tersebut adalah pola makan, terutama konsumsi gula berlebih. Pada era modern ini, konsumsi gula yang tinggi, khususnya di kalangan anak-anak, menjadi masalah kesehatan global yang berdampak jangka pendek dan panjang, seperti obesitas, kerusakan gigi, dan gangguan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang bahaya konsumsi makanan tinggi gula melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan edukasi interaktif dengan menggunakan media visual, seperti poster dan video animasi, yang disertai dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 1 Kalibaru, dengan melibatkan siswa kelas 3 sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan anak-anak mengenai bahaya konsumsi gula setelah mengikuti sesi edukasi. Pada pre-test, hanya 46% jawaban yang benar, sedangkan pada post-test meningkat menjadi 91%. Hasil ini menunjukkan keberhasilan kegiatan pengabdian dalam meningkatkan pemahaman anak-anak tentang pola makan sehat. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai bahaya makanan tinggi gula dan pentingnya mengatur pola makan sehat. Disarankan untuk meningkatkan kerjasama dengan orang tua dan guru dalam msembimbing anak-anak agar lebih disiplin dalam memilih makanan sehat.