Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Reproduksi: Fokus Pada Perdarahan Abnormal Dalam Kehamilan Di Komunitas Pedesaan Saputri, Nurul Aini Suria; Idrus, Maghfira; Manay, Rahma H.
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i4.787

Abstract

Abnormal bleeding during pregnancy is a major cause of maternal morbidity and mortality, particularly in rural areas with limited access to health facilities. This outreach program aims to increase public knowledge and awareness, particularly of pregnant women and their families, regarding the types of bleeding during pregnancy, danger signs, first aid measures, and prevention of further complications. The program implemented an educational approach, interactive discussions, and the distribution of educational media to the community in Lembangloe Village, South Sulawesi. The results showed an increase in participants' understanding of abnormal bleeding and increased family preparedness for pregnancy emergencies. This activity is expected to be the first step in reducing the number of pregnancy complications in remote areas.
EDUKASI BAHAYA DAN PENCEGAHAN STUNTING SECARA DINI TERHADAP 1000 HPK, ANAK PRA SEKOLAH Jasmani, Jasmani; Yulianti, Yulianti; Idrus, Maghfira
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i7.3052-3062

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, terutama pada periode krusial 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai bahaya dan pencegahan stunting secara dini. Kegiatan dilakukan di Desa Kamanre, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, pada bulan Mei 2025, dengan melibatkan 22 ibu yang memiliki anak usia pra sekolah. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, penyebaran leaflet, serta evaluasi pre dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari 27,3% menjadi 81,8% ibu yang memiliki tingkat pengetahuan baik setelah edukasi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif berbasis komunitas sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu terhadap pencegahan stunting. Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya pelibatan kader dan tokoh masyarakat dalam mendukung keberhasilan program edukasi kesehatan.
Penyuluhan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Dalam Upaya Optimalisasi Program Keluarga Berencana Pada Wanita Usia Subur Idrus, Maghfira; Susiyanti, Susiyanti; Rahmi, Nur; Safitri, Rahmah Diani; Fazila, Aditia Silvia; Fony, Fony; Jumriani, Jumriani
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i1.1420

Abstract

Rendahnya pengetahuan dan penerimaan wanita usia subur terhadap metode kontrasepsi jangka panjang menyebabkan tingginya angka kehamilan tidak direncanakan dan ketergantungan pada metode jangka pendek, yang berdampak pada kesehatan reproduksi dan beban program keluarga berencana di wilayah Gowa. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan literasi dan kesediaan wanita usia subur dalam menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang melalui penyuluhan edukatif yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan berupa identifikasi peserta dan penyusunan materi, penyuluhan interaktif dengan pendekatan diskusi kelompok dan demonstrasi alat kontrasepsi selama dua sesi, serta evaluasi pra dan pasca-intervensi menggunakan kuesioner pengetahuan. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan sebesar 35 persen pada 30 peserta, dengan 70 persen menyatakan kesediaan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang pasca-edukasi. Dampak pengabdian ini terwujud dalam optimalisasi program keluarga berencana melalui peningkatan partisipasi wanita usia subur di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), pengurangan risiko kehamilan berulang, dan pemberdayaan bidan dalam layanan mandiri.