Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

TATA CARA PENGINPUTAN DAN PELAPORAN PAJAK STATISTIK KOTA BOGOR FOR INPUTTING AND REPORTING TAX STATISTICS OF THE CITY OF BOGOR Hayati, Yetty Husnul; Putri, Shafira Ananda; Arsanti, Selvi
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jubikom.v4i2.10142

Abstract

ABSTRAK Dalam instansi pemerintah contohnya Badan Pusat Statistik Kota Bogor, profesi perpajakan ditugaskan kepada Bendahara Pemerintah yang berkewajiban untuk memotong / memungut pajak, menyetorkan, dan melaporkan pajak terutang. DJP memiliki laman khusus untuk instansi pemerintah, sehingga penulis tertarik untuk mengetahui cara penginputan dan pelaporan PPh 21 pada instansi pemerintah, yaitu Badan Pusat Statistik Kota Bogor. Penginputan dan pelaporan PPh 21 menunjukkan bahwa penginputan data perpajakan dapat dilakukan dengan menggunakan 2 metode, yaitu penginputan langsung dan tidak langsung. Metode penginputan langsung dilakukan pada situs resmi DJP pada menu SPT 21 Instansi Pemerintah dengan mengisi format perekaman tersebut. Sedangkan metode penginputan tidak langsung dilakukan dengan menggunakan formulir bukti potong yang terdiri dari 4 lembar kerja dan hanya 3 lembar kerja saja yang perlu diisi, yaitu lembar kerja rekap, 21, dan dasar pemotongan. Kata kunci : PPh 21, Tarif Pajak, e-SPT  ABSTRACTIn government agencies, for example the Bogor City Central Statistics Agency, the tax profession is assigned to the Government Treasurer who is obliged to withhold/collect taxes, deposit and report taxes owed. DJP has a special page for government agencies, so the author is interested in knowing how to input and report PPh 21 to government agencies, namely the Bogor City Central Statistics Agency. Inputting and reporting PPh 21 shows that tax data input can be done using 2 methods, namely direct and indirect input. The direct input method is carried out on the official DJP website in the SPT 21 Government Agency menu by filling in the recording format. Meanwhile, the indirect input method is carried out using a proof of deduction form which consists of 4 worksheets and only 3 worksheets need to be filled in, namely recap worksheet, 21, and basic deductions.Keywords: PPh 21, Tax Rates, e-SPT
ANALISIS PEMASARAN DIGITAL TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN APLIKASI OVO ANALYSIS OF DIGITAL MARKETING ON THE DECISION TO USE THE OVO APPLICATION Hayati, Yetty Husnul; Sasongko, Sandi Wahyu; Salmah, Salmah
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jubikom.v4i1.9716

Abstract

ABSTRAK Pertumbuhan bisnis digital atau digital marketing memberi dampak kemajuan pada berbagai sektor yang baik di kehidupan manusia. Pemasaran digital telah mengubah cara perusahaan beroperasi dan berkomunikasi dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas Digital Marketing SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing), SMO (Social Media Optimization), SMM (Social Media Marketing). Penelitian dengan kualitatif asosiatif, menggunakan data utama atau primer dan sekunder dimana tabulasi sederhana sebagai perhitungan dari skor rata-rata. Kemudian uji validitas, reliabilitas, dan normalitas dengan menggunakan regresi linier sederhana, dimana uji  suatu hipotesis dengan melakukan parsial atau uji-t dan simultan sengan kata lain uji F serta uji pada koefisien menghasilkan determinasi yang diolah dengan menggunakan IBM SPSS 25 yang masuk dalam metode analisis data yang digunakan. Hasil data penelitian menunjukkan tingkat efektivitas Digital Marketing dan Pengambilan Keputusan sebesar 3,45 dan 3,42 yang jika dimasukkan ke dalam skala keputusan masuk dalam kategori efektif, rentang 3,40 - 4,20. Analisis uji F diperoleh nilai F hitung sebesar 220,223 dengan nilai F tabulasi sebesar 3,94 dan t hitung sebesar 16,087 dengan nilai t tabulasi sebesar 1,986 pada taraf signifikansi 5%, menunjukkan adanya pengaruh keputusan Digital Marketing (X1). Oleh karena itu, semakin baik Digital Marketing maka akan semakin berpengaruh terhadap penggunaan aplikasi. Nilai R-square sebesar 0,698 berarti Digital Marketing mempengaruhi keputusan penggunaan aplikasi OVO 69,8% selebihnya bernilai 30,2%. Koefisien determinasi 73,27% menunjukkan 73,27% perubahan Pengambilan dari suartu keputusan para pemakai OVO. Kata kunci : Aplikasi OVO, Bisnis, Digital Marketing, Ekonomi, Keputusan Penggunaan.  ABSTRACT The growth of digital business or digital marketing has impacted progress in various good sectors of human life. Digital marketing has changed the way companies operate and communicate with customers. This study aims to analyze the level of effectiveness of Digital Marketing SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing), SMO (Social Media Optimization), SMM (Social Media Marketing). Research with associative qualitative, using primary or primary and secondary data where simple tabulation as a calculation of the average score. Then test the validity, reliability, and normality using simple linear regression, where the test of a hypothesis by doing a partial or t-test and simultaneous in other words the F test and test the coefficient of determination processed using IBM SPSS 25 which is included in the data analysis method used. The results of the research data show the level of effectiveness of Digital Marketing and Decision Making of 3.45 and 3.42 which if put into the decision scale falls into the effective category, the range of 3.40 - 4.20. The F test analysis obtained a calculated F value of 220.223 with a tabulated F value of 3.94 and t count of 16.087 with a tabulated t value of 1.986 at a significance level of 5%, indicating the influence of Digital Marketing (X1) decisions. Therefore, the better the Digital Marketing, the more it will affect the use of the application. The R-square value of 0.698 means that Digital Marketing affects the decision to use the OVO application 69.8%, the rest is worth 30.2%. The coefficient of determination of 73.27% shows 73.27% change in the take-up of the decision of OVO users. Keywords: OVO App, Business, Digital Marketing, Economy, Usage Decision.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TELLER TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA BANK JAWA BARAT DAN BANTEN KANTOR CABANG KOTA BOGOR ANALYSIS OF TELLER SERVICE QUALITY ON CUSTOMER SATISFACTION AT THE BANK OF WEST JAVA AND BANTEN BOGOR CITY BRANCH OFFICES Hayati, Yetty Husnul; Jaini, Putri Maharani; Rosanti, Sri
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jubikom.v4i3.10952

Abstract

ABSTRAKDalam pelaksanaannya, Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) menghadapi tantangan dalam menerapkan prosedur pelayanan teller guna meningkatkan kualitas layanan dan mengelola dana masyarakat. Kepuasan pelanggan dapat tercapai jika bisnis dapat memenuhi ekspektasi mereka, pada gilirannya akan meningkatkan loyalitas pelanggan di masa depan. Kepuasan pelanggan cenderung meningkat melalui peningkatan kualitas pelayanan dari kasir, yang menjadi tempat utama bagi pelanggan untuk menyelesaikan transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan teller terhadap kepuasan nasabah pada Bank BJB Kantor Cabang Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 90 nasabah Bank BJB Cabang Bogor. Data yang dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan teller berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah. Penelitian ini juga menemukan bahwa sekitar 50,9% kepuasan nasabah dipengaruhi oleh faktor lain di luar kualitas pelayanan teller. Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan nasabah merupakan faktor kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti kualitas produk, harga, promosi, dan faktor eksternal lainnya.Kata Kunci : Kualitas pelayanan, kepuasan nasabah, Bank, Pelanggan, Faktor ABSTRACTIn its implementation, Bank Jawa Barat and Banten (BJB) faces challenges in implementing teller service procedures to improve service quality and manage public funds. Customer satisfaction can be achieved if businesses can meet their expectations, which in turn will increase customer loyalty in the future. Customer satisfaction tends to increase through improving the quality of service from the cashier, which is the main place for customers to complete transactions. This study aims to analyze the effect of teller service quality on customer satisfaction at Bank BJB Bogor City Branch Office. This study uses quantitative methods with primary data collected through questionnaires distributed to 90 customers of Bank BJB Bogor Branch. The data collected and analyzed using validity test, reliability test, normality test, F test, and t test. The results showed that teller service quality has a significant effect on customer satisfaction. This study also found that about 50.9% of customer satisfaction is influenced by other factors outside the quality of teller service. This shows that customer satisfaction is a complex factor that is influenced by various aspects, such as product quality, price, promotion, and other external factors.Keywords: Service quality, customer satisfaction, Bank, Customer, Factor
ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN DI KALANGAN MAHASISWA SEKOLAH VOKASI UNPAK ANALYSIS OF FINANCIAL LITERACY LEVEL AMONG UNPAK VOCATIONAL SCHOOL STUDENTS Hayati, Yetty Husnul; Arbi Sagala, Dewi Syafrani; Hardjanto, Djoko
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jubikom.v4i3.10951

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana literasi keuangan mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Pakuan ditinjau berdasarkan kemampuan self control, kemampuan akademik, dan pengelolaan keuangan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan menggunakan Teknik wawancara, kuesioner, observasi, dan studi literatur. Kemudian disusun, dijelaskan, dan ditafsirkan secara sistematis. Penelitian dilakukan di Sekolah Vokasi Universitas Pakuan dengan subjek penelitiannya yaitu mahasiswa Sekolah Vokasi dengan populasi yang berjumlah 135 orang mahasiswa dengan responden sampel 113 mahasiswa Sekolah Vokasi yang penarikan sampelnya dilakukan secara acak (random). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif.  Berdasarkan hasil, maka dapat disimpulkan bahwa  mahasiswa sekolah vokasi belum memiliki literasi keuangan yang baik, ditinjau dari kemampuan self control, kemampuan akademik, dan pengelolaan keuangan pribadi. Kurangnya literasi keuangan ini juga ditunjukkan dengan pendapat dan keputusan yang rendah dalam askes lembaga keuangan terutama dalam Tabungan dan investasi. Kata kunci : Literasi Keuangan, pendekatan kualitatif, pengelolaan, analisis deskriptif, kontrol diri. self control ABSTRACT  This study aims to determine how the financial literacy of Pakuan University Vocational School students is viewed based on self-control ability, academic ability, and personal financial management. This research uses a qualitative approach, data is collected using interview techniques, questionnaires, observation, and literature studies. Then arranged, explained, and interpreted systematically. The research was conducted at the Vocational School of Pakuan University with the research subject being Vocational School students with a population of 135 students with a sample respondent of 113 Vocational School students whose sampling was done randomly. The data analysis technique used in this study is descriptive analysis. Based on the results, it can be concluded that vocational school students do not have good financial literacy, in terms of self control ability, academic ability, and personal financial management. This lack of financial literacy is also indicated by low opinions and decisions in accessing financial institutions, especially in savings and investment. Keywords: Financial Literacy, qualitative approach, management, descriptive analysis, self-control.
ANALISIS PRODUK TABUNGAN TERHADAP JUMLAH NASABAH PADA PT BPRS BOGOR TEGAR BERIMAN Hayati, Yetty Husnul; Abd Kadir, Windy Ayu Marsinta; Taurusyanti, Dewi
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jubikom.v5i3.12912

Abstract

ABSTRAK Perkembangan dunia perbankan di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang lebih mudah diakses, bervariasi, dan sesuai prinsip keadilan. Kehadiran perbankan syariah menjadi alternatif bagi masyarakat yang menginginkan sistem keuangan bebas dari riba, gharar, dan maisir, dengan menekankan prinsip kemitraan serta keberkahan. Salah satu lembaga yang berperan penting adalah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), yang memiliki karakteristik lokal dengan fokus pada pelayanan masyarakat kecil dan menengah. Produk tabungan di BPRS memegang peranan strategis sebagai sumber utama dana pembiayaan sekaligus indikator kepercayaan masyarakat. Melalui akad wadiah yad dhamanah dan mudharabah, tabungan di BPRS menawarkan keamanan, transparansi, serta potensi bagi hasil sesuai syariah. Namun, di tengah persaingan ketat dengan bank konvensional, digital, koperasi, dan fintech, jumlah nasabah tabungan BPRS tidak selalu meningkat secara signifikan. Hal ini menunjukkan pentingnya pengembangan strategi produk tabungan yang adaptif, kompetitif, serta tetap berlandaskan prinsip syariah, agar mampu menarik dan mempertahankan kepercayaan nasabah, khususnya di daerah seperti Kabupaten Bogor.. Kata kunci : Perbankan syariah, BPRS, produk tabungan, wadiah, mudharabah, strategi pemasaran.  ABSTRACT The development of the banking sector in Indonesia has undergone significant changes in line with national economic growth and the increasing public demand for more accessible, varied, and fair financial services. The presence of Islamic banking offers an alternative for those seeking a financial system free from usury, gharar, and maisir, emphasizing the principles of partnership and blessings. One such institution is the Islamic Rural Financing Bank (BPRS), which has local characteristics and focuses on serving small and medium-sized businesses. Savings products at BPRS play a strategic role as a primary source of financing and an indicator of public trust. Through wadiah yad dhamanah and mudharabah contracts, savings at BPRS offer security, transparency, and the potential for Sharia-compliant profit sharing. However, amidst intense competition from conventional banks, digital banks, cooperatives, and fintech, the number of BPRS savings customers does not always increase significantly. This demonstrates the importance of developing adaptive, competitive savings product strategies that remain based on Sharia principles to attract and maintain customer trust, particularly in areas such as Bogor Regency.. Keywords: Islamic banking, BPRS, savings products, wadiah, mudharabah, marketing strategies.
TATA CARA PELAKSANAAN JASA PERBANKAN ATAS TRANSAKSI KLIRING PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA KANTOR CABANG UTAMA CIBINONG Maesaroh, Siti; Hayati, Yetty Husnul
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jubikom.v5i2.12129

Abstract

ABSTRAK Transaksi keuangan semakin meningkat seiring dengan perkembangan perekonomian dan perdagangan, sehingga para pelaku usaha membutuhkan sistem pembayaran yang lebih cepat, mudah dan aman yaitu dengan sistem pembayaran non tunai seperti menggunakan cek dan bilyet giro melalui kliring. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme sistem kliring di BNI KCU Cibinong. Metode penelitian dilakukan dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem penyelenggaraan kliring di BNI KCU Cibinong menggunakan Sistem Kliring Manual, Sistem Kliring Semiotomasi, Sistem Kliring Otomasi, dan Sistem Kliring Elektronik. Mekanisme kliring terdiri dari kliring penyerahan dan kliring pengembalian. Penyelenggaraan kliring memberikan manfaat bagi nasabah, bank peserta kliring dan Bank Indonesia. BNI KCU Cibinong diharapkan untuk lebih menyempurnakan sistem penyelenggaraan kliring, dan terus melakukan evaluasi serta pengelolaan yang baik terhadap pelaksanaan kliring untuk meningkatkan kualitas layanan kliring. Kata kunci : Sistem Kliring, Transaksi Keuangan, Mekanisme Kliring, Jasa, Perbankan.  ABSTRACT Financial transactions are increasing in line with developments in the economy and trade, so that business people need a payment system that is faster, easier and safer, namely a non-cash payment system such as using checks and giro bills through clearing. This writing aims to determine the mechanism of the clearing system at BNI KCU Cibinong. The research method was carried out using data collection techniques, namely observation and interviews. The results of this study can be concluded that the clearing system at BNI KCU Cibinong uses a Manual Clearing System, a Semiautomated Clearing System, an Automated Clearing System, and an Electronic Clearing System. The clearing mechanism consists of delivery clearing and returns clearing. The operation of clearing provides benefits for customers, clearing participating banks and Bank Indonesia. BNI KCU Cibinong is expected to further improve the clearing system, and continue to evaluate and properly manage clearing operations to improve the quality of clearing services. Keywords: Clearing System, Financial Transactions, Clearing Mechanism, Services, Banking.